IMG-LOGO
Daerah

Aktivis Muda NU Pati Gelar Expo Kampus

Sabtu 31 Januari 2015 17:1 WIB
Bagikan:
Aktivis Muda NU Pati Gelar Expo Kampus

Pati, NU Online
Aktivis muda Nahdlatul Ulama’ yang tergabung dalam alumni Bimbingan Pasca Ujian Nasional (BPUN) Mata Air Pati menggelar ekspo kampus untuk para pelajar khususnya kelas XII MA ataupun SMA se kabupaten Pati. Acara tersebut berlangsung di Pendopo Kabupaten Pati, Jum’at (30/01).
<>
“Ekspo ini bertujuan untuk memberikan informasi bagaimana caranya masuk ke kampus-kampus favorit. Karena kebanyakan pelajar-pelajar yang di desa tidak mempunyai akses informasi yang cukup untuk masuk ke kampus favorit,” ungkap Afif, Koordinator Majelis Alumni Sanlat dan BPUN (MAS BPUN) Pati.

Ia juga mengungkapkan bahwa selain memberikan informasi cara masuk ke kampus favorit, MASBPUN juga memberikan motivasi kepada para pelajar Pati, agar nantinya banyak pelajar Pati yang mengenyam pendidikan Tinggi.

“Kalau banyak yang mengenyam pendidikan tinggi, nantinya juga akan bisa membangun daerahnya sendiri.” ungkap Afif, mahasiswa dari UGM.

Lebih Lanjut, Afif juga mengatakan, MAS BPUN Pati ingin mengubah mindset para siswa MA, bahwa belajar tidak hanya belajar ilmu agama, tetapi juga perlu belajar ilmu umum. 

“Kita membantu siswa-siswi yang kurang mampu, yaitu dengan memberikan strategi agar masuk Perguruan Tinggi favorit, baik melalui beasiswa ataupun yang lain.” ujarnya.

“Selain memberikan motivasi dan informasi, Ekspo Kampus ini juga sebagai ajang untuk mempererat alumni MASBPUN Pati. Adapun pesertanya terdiri dari berbagai siswa yang ada di sekolah Pati." Ungkap Sofyan, ketua panitia yang juga mahasiswa Unair. (nur sholikhin/mukafi niam)

Bagikan:
Sabtu 31 Januari 2015 23:59 WIB
Pengurus NU Larangan Tokol Dilantik di Pesantren Az-Zubair
Pengurus NU Larangan Tokol Dilantik di Pesantren Az-Zubair

Pamekasan, NU Online
Sebanyak 500 warga menyaksikan pelantikan pengurus baru ranting NU Larangan Tokol di pesantren Az-Zubair, Langgar Rajeh, Sumberanyar, Pamekasan. Pelantikan yang bersamaan dengan peringatan maulid ini juga dihadiri anggota badan otonom NU seperti Muslimat NU, GP Ansor, Fatayat NU, IPNU, dan IPPNU.
<>
Pengurus baru ini dilantik oleh Wakil Ketua PCNU Pamekasan KH Moh Ramli pada Rabu, (28/1). Kiai Ramli dalam sambutannya mengimbau pengurus baru NU untuk bersinergi dengan banom, lembaga, dan lajnah NU.

“Dengan demikian pelantikan tidak hanya seremonial, tetapi sebagai awal untuk lebih menyejahterakan masyarakat utamanya Nahdliyin dan tetap dalam koordinasi para Ulama NU,” tegas Kiai Ramli.

Penyampai taushiyah maulid ialah pengasuh pesantren As-Salafiyah As-Safi’iyah As-Suja’iyah Pati Jember KH Misbach Kholili. Pengurus PCNU Jember ini mengingatkan bahwa tantangan NU ke depan semakin kompleks dari segala sisi lebih-lebih gempuran kaum Wahabi yang selalu menganggap salah segala amaliah warga NU.

“Untuk itu warga NU harus membentengi diri dengan ilmu-ilmu yang diajarkan oleh para ulama NU,” kata Kiai Misbach.

Hadir pula pengurus PCNU Pamekasan beserta Banom, Pengurus MWCNU Tlanakan, aparat kecamatan Tlanakan, Kapolsek, dan Danramil Tlanakan. (Moh Wahyudi/Alhafiz K)

Sabtu 31 Januari 2015 23:2 WIB
PMII Purworejo Bimbing Calon Aktivis Sosial
PMII Purworejo Bimbing Calon Aktivis Sosial

Purworejo, NU Online
Pengurus PMII Purworejo menggelar Training Of Fasilitator (TOF) selama tiga hari, Kamis-Sabtu (29-31/1) di desa Cuweran Lor kecamatan Loano, Purworejo. Sedikitnya 38 kader PMII dari tiga komisariat mengikuti pelatihan yang didampingi instruktur dari Semarang dan Yogyakarta. Mereka dibekali perangkat yang cukup untuk memecahkan persoalan di masayarakat.
<>
"Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi sistem kaderisasi informal yang sudah menjadi program kerja organisasi. Training ini sangat penting dan dibutuhkan oleh kader agar mereka menjadi terampil saat berbicara didepan umum," kata ketua panitia M Fadli, Jumat (30/1).

Kegiatan yang mengambil tema “Metodologi Pelatihan Fungsi dan Peranan Fasilitator Transformatif” ini justru sangat dibutuhkan oleh para peserta ketika telah selesai kuliah dan membaur bersama di tengah masyarakat terutama saat melakukan sebuah advokasi terhadap sebuah persoalan yang terjadi di masyakarat.

"Mahasiswa memiliki tanggung jawab sosial untuk terus mengawal sebuah perubahan. Tanpa mengusai teknik fasilitasi ini tentu hasilnya tidak akan maksimal," tambahnya.

Sementara itu, Ketua PMII Purworejo Muhamad Arifin mengatakan, kaderisasi baik formal, non formal, maupun informal merupakan upaya pembentukan kader yang mampu menjawab tantangan zaman.

"Padahal pendidikan yang seharusnya dapat dijadikan sebagai  mediasi transformasi sosial guna menciptakan tatanan masyarakat yang lebih adil justru kini berlaku sebaliknya. Maka forum-forum training seperti ini diharapkan mampu memberikan pemahaman kepada kader serta mengembalikan pendidikan kepada ril yang sesungguhnya," tandasnya.

Lebih lanjut Arifin berharap, usai pelatihan ini para alumni mampu memberikan warna baru dalam hal wacana ataupun pengetahuan guna memberikan daya dorong para pengkaderan di lingkup kampus mengingat semakin parahnya nalar mahasiswa yang cenderung malas berorganisasi.

"Kenyataan hari ini kita dihadapkan pada sikap mahasiswa kebanyakan yang tidak lagi memiliki jiwa sosial yang tinggi bahkan cenderung hedonis. Kuliah hanya dijadikan sebagai mode dan tren untuk menunjukkan status sosial kepada masyarakat lain. Ini yang sebenarnya juga menjadi tantangan para kader setelah mereka selesai mengikuti training ini," katanya. (Lukman Hakim/Alhafiz K)

Sabtu 31 Januari 2015 20:45 WIB
IPNU Ciamis Gelar Latihan Kader Utama
IPNU Ciamis Gelar Latihan Kader Utama

Ciamis, NU Online
Sebanyak 30 pelajar NU Ciamis mengikuti Latihan Kader Utama (LAKUT) selama tiga hari, Jumat-Ahad (30/1-1/2). Kegiatan dalam rangka memantapkan kapasitas kader pelajar NU ini, diadakan di kantor Sekretariat PCNU Ciamis.
<>
Peserta merupakan kader pilihan dan merupakan kader terbaik dari tiap-tiap anak cabang yang sudah memenuhi persyaratan mengikuti Lakut.

Aspek penilaian Lakut ini sangat ketat. Dengan fasilitator dari Dewan Pembina Cabang dan Tim Fasilitator PW IPNU Jawa Barat, peserta dilatih untuk menjadi kader IPNU yang disiplin dan dituntut untuk menjadi kader loyal.

"IPNU merupakan garda terdepan kaderisasi NU. Dengan jenjang kaderisasi Lakut ini diharapkan kader IPNU lebih berkualitas dan berkapasitas demi kemajuan NU di masa mendatang," ucap Ketua IPNU Ciamis Moch Wahab Hasbullah.

Kegiatan yang mengangkat tema "Membangun Kader Militan" ini banyak mendapat respon serta apresiasi dari berbagai pihak terutama PCNU.

"Lakut ini sangat penting bagi calon pengurus NU ke depan. IPNU harus benar-benar menciptakan kader NU berkualitas serta mapan dalam keilmuan. Jangan sampai kader IPNU seperti tong kosong yang bunyinya nyaring," kata salah seorang pengurus NU Ciamis Cholik Sahruna. (Yuzep Ahmad/Alhafiz K)

IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
Peresmian Bank Wakaf Mikro di Banten Oleh Presiden RI
IMG
IMG