Ansor Krejengan Kerja Bhakti Tata PKL

, Ansor Krejengan Kerja Bhakti Tata PKL
, Ansor Krejengan Kerja Bhakti Tata PKL

Probolinggo, NU Online
Dalam waktu dekat Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Krejengan Kabupaten Probolinggo akan berpartisipasi aktif kerja bhakti melakukan penataan PKL (Pedagang Kaki Lima). Hal ini dikarenakan di Kecamatan Krejengan banyak bermunculan PKL seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat.
<>
Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Krejengan Muhammad Anshori mengungkapkan dalam kegiatan ini para PKL akan ditata dengan baik berdasarkan zona yang telah ditetapkan oleh pemerintah. 

“Sebagai daerah yang bertetangga dengan Kota Kraksaan sebagai ibukota Kabupaten Probolinggo, pemberdayaan ekonomi di Kecamatan Krejengan tumbuh dengan cepat. Jika para PKL ini tidak ditata dengan baik, dikhawatirkan akan menimbulkan masalah di suatu harinya,” ujarnya, Sabtu (14/3).

Menurut Anshori, dari segi potensi lokasi penataan PKL di Desa Sentong Kecamatan Krejengan sangat strategis untuk usaha mikro. Dimana daerah tersebut sering dilalui oleh para pengguna jalan yang akan menuju ke beberapa obyek wisata. 

“Secara tidak langsung, lokasi penataan ini akan menambah akses PKL dalam mendatangkan pembeli sehingga meningkatkan pendapatan dan harkat dan martabat PKL,” jelasnya.

Anshori menjelaskan saat ini para lokasi para PKL terpisah dan sering berpindah-pindah. Kondisi ini bisa menciptakan kesan lingkungan yang kumuh dan kotor. “Penataan PKL ini dilakukan supaya terkesan rapi dan tidak mengotori lingkungan. Sehingga tidak perlu ada pengusiran oleh petugas karena sudah berjualan di lokasi yang telah ditentukan,” terangnya.

Lebih lanjut Anshori menerangkan penataan PKL ini dilakukan dalam rangka untuk meningkatkan harkat dan martabat usaha mikronya. Penataannya akan dilakukan dengan baik agar bisa tertib dan aman dari usaha ilegal menjadi legal.

“Dengan adanya penataan ini, PKL tidak perlu lagi diusir-usir karena sudah memiliki tempat yang resmi. Kalau ada sentra PKL, maka konsumen akan datang dengan sendirinya. PKL ini ditata supaya nantinya bisa lebih layak lagi sebagai pengusaha,” tegasnya.

Penataan PKL dilakukan untuk memberikan ruang gerak dalam rangka pertumbuhan ekonomi masyarakat. “Kami tidak ingin mengurangi rejeki mereka, tetapi ingin menambah dengan melakukan penempatan yang lebih baik. Sebab dengan adanya sentra PKL, harapannya pendapatan masyarakat akan lebih baik lagi,” harapnya. (Syamsul Akbar/Abdullah Alawi)

BNI Mobile