IMG-LOGO
Daerah
HARLAH KE-69 MUSLIMAT NU

“Koin Surga” Muslimat NU Pringsewu Mampu Kumpulkan 93 Juta

Senin 30 Maret 2015 19:4 WIB
Bagikan:
“Koin Surga” Muslimat NU Pringsewu Mampu Kumpulkan 93 Juta

Pringsewu, NU Online 
Pimpinan Cabang Muslimat NU Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung mampu mengumpulkan uang Rp 93.545.000,00. Dana tersebut dihimpun dari anggota yang aktif di majelis ta'lim. Kemudian jumlahnya diumumkan pada peringatan hari lahirnya yang ke-69 di Lapangan Dirgahayu Kecamatan Sukoharjo Ahad (29/3).
<>
Pengumpulan uang tersebut melalui pencanangan Koin Surga yaitu dengan mengumpulkan recehan koin seratusan rupiah sampai seribuan rupiah melalui kegiatan pengajian majelis-majelis ta'lim muslimat.  

Uang tersebut dimasukkan ke dalam bambu satu ruas yang dicat warna hijau yang mereka sebut “celengan bambu”. Celengan tersebut diisi setelah pelaksanaan harlah tahun lalu dan dibuka menjelang pelaksanaan harlah tahun ini. 

Dana tersebut, menurut salah seorang pengurus Muslimat NU Pringsewu Etiek Jukhaeni, akan didistribusikan untuk santunan dhu'afa, lansia, anak-anak yatim dan yatim piatu.

Etiek yang ketua panitia Harlah Muslimat mengungkapkan rasa puasnya dan bersyukur kepada Allah swt. Atas semua karunia yang diberikan-Nya sehingga acara yang dihadiri sekitar 6000 orang itu berjalan dengan lancar dan sukses.

Menurut dia, di harlah ke-69, seyogyanya diperingati dengan berbagai kegiatan yang bersifat meggugah dan men-sponsori semangat warga Nahdliyyin dan Nahdliyat, serta mengadakan kegiatan sosial, kreativitas warga baik dari Badan Otonon, maupun Lembaga yang ada.

Ia menyebutkan rangkaian Harlah yang bersifat pembinaan mental spiritual maupun kegiatan bhakti sosial. Pembinaan mental spritual meliputi Istighotsah, dan pengajian akbar. 

Sedangkan kegiatan bhakti sosial meliputi santunan pada lansia, dhu'afa, dan anak-anak yatim / yatim piatu, khitanan massal, donor darah, KB yang terdiri dari suntik, pil, dan IUD. (Red: Abdullah Alawi)

Bagikan:
Senin 30 Maret 2015 23:14 WIB
Tugas Pokok Ansor: Perkuat NU dan NKRI
Tugas Pokok Ansor: Perkuat NU dan NKRI

Bojonegoro, NU Online 
Setelah kepengurusan empat tahun habis, Pimpinan Cabang (PC) Ansor Bojonegoro menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) ke XII. Acara digelar di Lembaga Pendidikan Walisongo Kecamatan Sugihwaras Kabupaten Bojonegoro.
<>
Pada kesempatan Sabtu (28/3) itu, Pimpinan Wilayah (PW) Ansor Jawa Timur diwakili Rudi Tri Wahid mengatakan, Ansor merupakan ormas kepemudaan di bawah NU. "Apa yang dilakukan Ansor, tidak boleh bertentangan AD/ART NU. Apalagi melawan NU, tidak boleh," pesannya.

Jika ada yang melawan, secara organisatoris hal itu bisa dilaporkan ke PWNU Jawa Timur dan akan dimintai pertanggungjawaban. Tugas pokok Ansor, bertanggung jawab untuk memperkuat NU dan elemennya serta mengawal dan memperkuat NKRI. 

"Selain bertanggung jawab atas sosial dan kemasyarakatan, Ansor juga wajib melakukan kaderisasi di semua level kepengurusan," imbuhnya.

Bupati Bojonegoro, yang diwakili Kepala Bakesbangpolinmas, Hanafi juga berpesan, siapa pun yang dipercaya sebagai ketua nanti diharapkan bisa bekerja sama dan menjunjung demokrasi. 

"Kalau menang, menentukan kepengurusan jangan sampai tebang pilih, agar ke depannya berjalan baik," harapnya.

Ketua PC Ansor Bojonegoro, Hasan Bisri mengatakan, sebelum pelaksanaan Konfercab juga telah dilaksanakan rangkaian pawai ta'aruf dengan diiringi drum band pelajar Walisongo Sugihwaras. "Masa kepengurusan Ansor Cabang empat tahun, sehingga sekarang ini Konferensi," jelasnya.

Rencananya, dalam Konfercab ini akan dibahas pula arah organisasi baik internal maupun eksternal serta merespon situasi di sekitar dengan menjadi benteng Ahlussunah wal Jamaah dan juga NKRI.

Hasilnya dalam Konfercab XII, PC Ansor Bojonegoro empat tahun kedepan dipimpin Abdullah Faizin. "Pemilihan berjalan lancar, terpilih secara aklamasi, karena tidak ada calon lain," pungkasnya.[M. Yazid/Abdullah Alawi]

Senin 30 Maret 2015 22:1 WIB
10 Ribu Peserta Meriahkan Harlah Bersama NU Cilongok
10 Ribu Peserta Meriahkan Harlah Bersama NU Cilongok

Banyumas, NU Online 
Tak kurang 10 ribu peserta mengikuti karnaval dan jalan sehat dalam rangka memperingati hari lahir Nahdatul Ulama (Harlah NU) dan Badan-badan otonomnya di Lapangan Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas pada Ahad (29/3). 
<>
Kegiatan ini diselenggarakan Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas ini diikuti oleh pengurus dan anggota MWC NU, LP Ma'arif NU, Muslimat NU, GP Ansor NU, Fatayat NU, IPNU dan IPPNU se-Kecamatan Cilongok.

Ketua Panitia, Nafi Fairus Maulana mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar pengurus MWC NU dan badan otonom di bawahnya. 

"Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkembangkan semangat berorganisasi dan mencari kader-kader NU yang handal," katanya.

Ia menjelaskan, peringatan harlah kali ini merupakan penggabungan peringatan harlah ke-89 Nahdatul 'Ulama, Harlah ke-69 Muslimat NU, Harlah ke-81 GP Ansor, Harlah ke-68 Fatayat NU, Harlah ke-61 IPNU dan Harlah ke-60 IPPNU tahun 2015. 

"Kegiatan ini memang sengaja disatukan, meskipun rangkaian kegiatannya sudah dimulai sejak bulan Januari," katanya.

Nafi menambahkan, peserta terbagi menjadi dua kategori, yakni kategori Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan umum. Kategori PAUD terdiri dari anak-anak Kelompok Bermain dan Taman Kanak-kanak (TK) di bawah naungan Lembaga Pendidikan (LP) Ma'arif NU Kecamatan Cilongok.

Sedangkan Kategori umum terdiri dari siswa-siswi MI, MTs, MA, SMK, anggota dan pengurus MWC NU, LP Ma'arif NU, Muslimat NU, GP Ansor NU, Fatayat NU, IPNU dan IPPNU se-Kecamatan Cilongok.

"Untuk kategori PAUD start dari Lapangan Desa Karanglo menggunakan kendaraan bermotor, sedangkan untuk kategori umum start dari Lapangan Desa Cikidang dengan jalan kaki, nantinya semua peserta finish di Lapangan Kecamatan Cilongok" katanya.

Sementara itu Ketua MWC NU Kecamatan Cilongok Kiai Arif Mufti berharap dengan kegiatan tersebut dapat memupuk semangat persatuan dan kesatuan umat Islam di Indonesia.

Sehingga, kata dia, dapat terhindar dari faham-faham yang melenceng dari ajaran Islam yang sebenarnya, seperti ISIS yang saat ini sedang mengancam Islam di dunia. "Semoga Islam Indonesia semakin jaya,” katanya. 

Adapun untuk pemenang karnaval, untuk Kategori PAUD juara 1 diraih oleh TK Diponegoro 07 Desa Panusupan dengan total nilai 1.040, juara 2 diraih oleh TK Diponegoro 86 Pernasidi dengan total nilai 975, dan juara 3 diraih oleh Kelompok Bermain Taman Hati Desa Panembangan dengan total nilai 940.

Kemudian untuk Kategori Umum, Juara 1 diraih oleh MTs Ma'arif NU 2 Cilongok dengan total nilai 149, juara 2 diraih oleh SMP Ma'arif NU 1 Cilongok dengan total nilai 146, dan juara 3 diraih oleh Pimpinan Ranting (PR) IPNU-IPPNU Desa Gununglurah dengan total nilai 145. (Agus Riyanto/Abdullah Alawi) 

Senin 30 Maret 2015 21:2 WIB
HARLAH KE-69 MUSLIMAT NU
Hati-hati Pilih Sekolah Dan Pesantren
Hati-hati Pilih Sekolah Dan Pesantren

Pringsewu, NU Online 
Ribu jamaah Muslimat NU menghadiri Lapangan Sukoharjo Kabupaten Pringsewu pada Ahad (29/3). Mereka datang dari segala penjuru kabupaten untuk mengikuti Pengajian Akbar dengan penceramah KH Musyfiq Amrullah.

<>Dalam mauidzohnya kiai yang Ketua PCNU Subang ini mengingatkan pentingnya dalam membentengi generasi penerus dari perkembangan zaman yang semakin canggih. 

Apalagi, kata dia, melalui media media, baik cetak dan elektronik sekarang, banyak sekali faham faham dan aliran aliran baru yang senang menyalah-nyalahkan amaliyah golongan lain.

"Kalau dulu para Walisongo mengislamkan orang orang kafir, sekarang banyak yang mengaku wali mengkafir-kafirkan orang islam," terangnya.

Kiai musyfiq menjelaskan bahwa ini tugas berat Muslimat NU untuk membina generasi penerus agar dengan pendidikan yang benar. 

"Hati hati memilih sekolah dan pesantren untuk anak anak kita. Lihat dulu siapa kiainya apa fikrohnya," pintanya. Menurutnya, jangan sampai anak-anak keluarga NU dikirimkan ke pesantren atau sekolah yang tidak diasuh kiai NU. 

Hal ini, sambung dia, sesuai dengan komitmen Muslimat NU yang diangkat dengan tema pengajian yaitu "Mendidik putra putri yang berilmu amaliyah,  beramal Ilmiyah, berakhlaqul Karimah menuju bangsa yang bermanfaah".

Nampak hadir dalam acara tersebut Bupati Pringsewu, Ketua DPRD Pringsewu, Ketua MUI Kabupaten Pringsewu dan para kiai, pengasuh pondok pesantren serta segenap Pengurus Nahdlatul Ulama Kabupaten Pringsewu. 

pada sambutannya Bupati Pringsewu Sujadi menyampaikan ucapan terimakasih atas sumbangsih Muslimat NU terhadap pembanguan Kabupaten Pringsewu.

"Banyak bantuan dan prestasi Muslimat dalam membangun pringsewu selama ini. Paling takut saya kalau Muslimat NU mogok tidak mendukung," ujarnya disambut senyum para ibu Muslimat.

Sementara itu Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Pringsewu Dra. H. Ani Fitriani menyampaikan bahwa kegiatan pengajian ini merupakan puncak dari rangkaian harlah Muslimat NU ke 69.

Ia menyebutkan, Muslimat NU mampu mengumpulkan dana sebanyak Rp. 95.535.000. Uang itu merupakan hasil “koin surga” akan dipergunakan untuk kegiatan kegiatan sosial seperti santunan kepada faqir miskin dan yatim piatu.” (Muhammad Faizin/Abdullah Alawi)

IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
IMG
IMG
IMG