IMG-LOGO
Daerah

Universitas Islam Makassar Raih Akreditasi Institusi B

Rabu 29 April 2015 11:1 WIB
Bagikan:
Universitas Islam Makassar Raih Akreditasi Institusi B

Jakarta, NU Online
Universitas Islam Makassar (UIM), salah satu perguruan tinggi Islam terkemuka di Indonesia Timur meraih akreditasi institusi B dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi, Senin (27/4).
<>
Surat keputusan BAN-PT telah diterima Rektor Universitas Islam Makassar Dr Majdah Agus Arifin Nu'mang Ketua BAN-PT Prof Dr Mansyur Ramly di kantor BAN-PT di Gedung Kementerian Pendidikan Nasional dan Kebudayaan RI, Jakarta Selatan.

Rektor UIM Dr Majdah Agus AN mengungkapkan di sela-sela kunjungannya di kantor BAN-PT, "Setelah mendapatkan akreditasi institusi dengan predikat B. Hal ini menunjukkan UIM terus berbenah dan meningkatkan kualitasnya. Hal ini sesuai dengan target kami pada tahun sebelumnya".

Menurut Majdah, capaian prestasi ini tidak lepas dari kerja sama semua komponen UIM, mulai dari Yayasan, Pimpinan, sampai kepada tenaga kebersihan yang telah memberikan sumbangsih sesuai dengan kemampuannya.

“Capaian prestasi ini, kami dedikasikan untuk para pendiri yang telah mendahului kami serta orang-orang yang telah mewakafkan dirinya, waktu, tenaga, dan sebahagian hartanya untuk pembangunan UIM,” ungkap Majdah.

Setelah penerimaan akreditasi institusi, perguruan tinggi NU ini berkomitmen menjadi kampus yang terus berkembang di dunia internasional. Akreditasi tersebut, kata Majdah, menjadi bukti bahwa UIM telah memenuhi standar mutu yang ditetapkan oleh BAN PT dan tentunya menjadi acuan kerja sama bagi instansi dalam negeri maupun luar negeri. (Andy Muhammad Idris/Mahbib)

Bagikan:
Rabu 29 April 2015 23:15 WIB
Harlah, Ansor Sematkan Pin Kepada Senior
Harlah, Ansor Sematkan Pin Kepada Senior

Sukoharjo, NU Online
Berbeda dengan peringatan-peringatan hari lahir (harlah) ke 81 Gerakan Pemuda (GP) Ansor di daerah lain, bahkan kegiatan sebelumnya. Kali ini Pimpinan Cabang (PC) Ansor Sukoharjo memberikan meyematan tanda pin kepada pengurus syuriyah dan Ketua PCNU Sukoharjo.<>

Pemberian dan penyematan tanda pin langsung diberikan oleh Ketua PC GP Ansor Sukoharjo Nuril Huda kepada syuriyah dan tanfidziyah NU dihadapan para Pengurus PC, Ketua PAC dan anggota GP Ansor dan Banser se-Kab. Sukoharjo. 

"Penghargaan ini sebagai bagian dari rasa syukur GP Ansor dan rasa terima kasih atas bimbingan, arahan, dan bantuan para senior kami," ujar Ketua PC GP Ansor Sukoharjo, Nuril Huda kepada NU Online (27/4).

Pihaknya menjelaskan, dengan penyematan tanda pin tersebut sekaligus membuktikan bahwa antara NU dan banom solid dan bersinergi dalam mengembangkan àjaran ahlussunnah wal jamaah sehingga berharap ke depan bisa berjalan dengan harmonis sesuai dengan ajaran NU. 

"Kami juga berharap GP Ansor ke depan akan lebih baik lagi. Silahkan setiap PAC mengadakan kegiatan, selaku PC akan selalu memberikan suport," tuturnya. 

Sementara itu, Ketua PCNU Sukoharjo, KH Nagib Sutarno dalam sambutanya mengucapkan selamat harlah ke-81 dan mendoakan organisasi pemuda NU tersebut ke depan semakin lebih baik. 

"GP Ansor dan Banser organisasi yang sudah lama, bahkan sebelum kemerdekaan organisasi ini sudah ada dan ikut memerdekakan Indonesia. Selamat ulang tahun, semoga makin maju dan ke depan amanah mengemban tugas," ujar Ketua PCNU.

Pantauan NU Online ke lokasi Ratusan Anggota Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Banser se-Kabupaten Sukoharjo tersebut turut menyemarakkan harlah yang digelar di Pendopo Rumah Sahabat Joko Purwanto, Bendosari, Sukoharjo, Jawa Tengah, (23/4) malam.

Kegiatan tersebut diawali doa bersama dengan dzikir tahlil, mauidhloh hasanah dan makan daging kambing bersama-sama. 

"Melalui kegiatan harlah ini kami berharap GP Ansor semakin maju dan kokoh ke-NU-annya terutama di Kabupaten Sukoharjo ini," terang Ketua Panitia Harlah, Ma'ruf Budiyanto.(mashri/mukafi niam)

Rabu 29 April 2015 22:35 WIB
Sematkan Rompi Balalin, Banser Siap Bantu Tugas Kepolisian
Sematkan Rompi Balalin, Banser Siap Bantu Tugas Kepolisian

Kudus, NU Online
Dalam rangka harlah ke-81 GP Ansor, Satuan Koordinator Wilayah (Satkorwil) Barisan Ansor Serba Guna (Banser) Jawa Tengah menggelar Apel Banser Lalu Lintas (Balalin) di halaman kantor PWNU Jl. Dr. Cipto 180 Semarang, Ahad (26/4) sore. Pada apel yang dikuti sedikitnya 450 anggota Banser ini, Satkorwil menyematkan seragam rompi secara simbolis kepada anggota Balalin.
<>
Komandan Satkorwil Banser Jateng H Hasyim Asy'ari mengatakan pakaian rompi sejumlah 500 yang dibagikan ini merupakan bantuan dari Satuan Korp Lalu Lintas (Satkorlantas) Polri sebagai alat kelengkapan tugas-tugas Banser lalu lintas. Banser dan Satkorlantas Polri telah menjalin kerjasama dalam hal lalu lintas.

"Inti kerjasamanya, Banser siap membantu tugas-tugas kepolisian di masyarakat. Secara teknis telah mendapat dukungan dari Ditlantas Polda Jateng," ujarnya kepada NU Online usai apel.

Ia menjelaskan Banser mempunyai beberapa satuan unit yang masing-masing mempunyai fungsi kemasyarakat berbeda. Antara lain, Balantas (Banser lalu Lintas), Densus 99, Bagana (Banser tanggap bencana), Banser protokoler dan Banser kebakaran.

"Balalin ini adalah Banser terlatih yang siap diterjunkan dalam kondisi darurat guna pengamanan lalu lintas dan tugas-tugas kepolisian," kata Hasyim Asy'ari yang juga Dosen Undip Semarang ini. 

Hasyim mengharapkan kepada anggota Banser supaya meningkatkan kemampuan di segala fungsinya sehingga waktu dibutuhkan setiap saat siap diterjunkan dalam kondisi apapun. 

"Tugas mulia lainnya yang sangat penting adalah Banser sebagai benteng NU, kiai, pesantren dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," tegasnya.

Disamping 450 anggota Banser, turut hadir dalam acara ini waka Ditlantas Polda Jateng, PWNU Jateng, utusan Satkornas Banser dan PW GP Ansor Jateng, PC GP Ansor dan komandan Satkorcab Banse se- Jateng. (qomarul adib/mukafi niam)

Rabu 29 April 2015 21:50 WIB
PP Ulul Albab Balirejo Yogyakarta Adakan Sosialisasi Pencegahan Narkoba
PP Ulul Albab Balirejo Yogyakarta Adakan Sosialisasi Pencegahan Narkoba

Yogyakarta, NU Online
Pondok Pesantren Ulul Albab Balirejo Yogyakarta mengadakan sosialisasi pencegahan narkoba pada Ahad (26/04/15) dengan tema "Dari kami untuk Indonesia Bebas Narkoba" bertempat di Aula Pandawa Balaikota Yogyakarta. <>

Acara ini bertujuan untuk memberikan pengarahan ataupun pengertian agar para remaja mengerti tentang bahaya narkotika. Remaja menjadi salah satu alat yang efektif untuk mewujudkan Indonesia yang benar-benar merdeka, mewujudkan remaja yang religius dan berkualitas.

"Penyalahgunaan narkoba di Indonesia akhir-akhir ini sangat memprihatinkan, khususnya di kalangan remaja. Maka dari itu kami berharap agar dari kalangan santri ataupun remaja umumnya agar peka terhadap fakta yang terjadi sekarang, bahkan agar bisa menjadi pelopor untuk mewujudkan Indonesia bebas narkotika," ujar Moh. Nur Anam selaku ketua panitia penyelenggara.

Pengasuh pesantren Ulul Albab H Ahmad Yubaidi dalam sambutannya  berharap diadakannya acara ini meningkatkan wawasan dan pengetahuan para pelajar, mahasiswa dan santri agar peduli gerakan anti narkoba untuk mewaspadai perkembangan terkini dan deteksi cepat narkoba, yang selanjutnya dapat disosialisasikan kembali tentang bahaya narkoba kepada masyarakat secara umum, khususnya para santri.

“Santri ojo mung iso ngaji lan sarungan, tapi kudu peka lan peduli karo lingkungan (santri jangan hanya bisa mengaji dan sarungan, tapi juga harus peka dan peduli terhadap lingkungan," pesan H Ahmad Yubaidi.

Kegiatan yang dihadiri kurang lebih 150 peserta yang meliputi pelajar, mahasiswa dan santri se-DIY ini turut menghadirkan berbagai nara sumber, yaitu dari BNNP DIY Bambang Wiryadi, dari Polresta DIY Kardiyana serta dari Depag DIY Bapak H. Rohwan.  

Dalam paparannya Bambang Wiryadi berharap agar semua lapisan masyarakat turut berperan agar narkoba tidak menjalar di dunia pendidikan. 

"Indonesia saat ini telah memasuki keadaan darurat narkotika, dimana hal itu merupakan ancaman besar bagi seluruh masyarakat khusus generasi muda. Maka, peran pelajar dirasa sangatlah penting dalam mewujudkan Indonesia bebas narkotika, dengan cara terus bekerja sama mewujudkan kebijakan nasional pemberantasan penggunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN)."

Antusiasme dari para peserta pun terlihat ketika masuk dalam sesi tanya jawab. Dialog yang mengalir terjadi antara peserta dan narasumber pun terlihat sangat menarik. (ihsan/mukafi niam)

IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
Peresmian Bank Wakaf Mikro di Banten Oleh Presiden RI
IMG
IMG