IMG-LOGO
Daerah

Amal Saleh, Wujud Haji Mabrur


Sabtu 16 Mei 2015 14:29 WIB
Bagikan:
Amal Saleh, Wujud Haji Mabrur

Jepara, NU Online
Melaksanakan haji bagi orang yang mampu tergolong mudah. Susahnya ialah menjaga kemabruran haji. Agar haji menjadi mabrur salah satunya diwujudkan dengan banyak melakukan amal saleh.
<>
Demikian dikemukakan H Khoiron Said dalam Idaroh Ikatan Haji Nahdliyyin (IHN) kecamatan Pecangaan dan Kalinyamatan yang berlangsung di serambi masjid Al-Falah desa Margoyoso kecamatan Kalinyamatan, Jepara, Jum’at (15/5) malam.

Menurut pengurus IHN Kalinyamatan yang mewakili Ketua IHN KH Masduqi Yasin, sebagai realisasi haji mabrur dengan mengikuti idaroh IHN. “Idaroh IHN harus di-uri-uri agar semakin lestari dan semangat,” terangnya.

Pertemuan rutin yang digelar dari desa ke desa, lanjutnya, menjadi wahana untuk silaturahmi, thalabul ilmi, dan menjaga kemabruran haji. Hal lain dikemukakan koordinator IHN desa Margoyoso H Maftuchin Budiono. Keaktifan dalam kegiatan yang ada itu ketikamendapat kesempatan Idaroh. Kalau tidak mendapat giliran, lalu vakum.

Karenanya, bulan depan pihaknya mengagendakan rutinan serta peduli dhuafa. “Kami sudah mendata kira-kira 100 haji di desa Margoyoso. Para haji ini akan kami mintai sedekah dan jariyahnya untuk membantu dhuafa yang ada di desa kami,” tutur mantan petinggi desa Margoyoso.

KH Faidli Rahman dalam taushiyahnya menguraikan ciri-ciri haji mabrur. Ia menyebut taat dan takwa kepada Allah hingga akhir hayat. Sosok semisal sahabat Tsa’labah, bagi kiai sepuh ini tidak patut menjadi panutan.

Sebab ketika ia sudah menjadi kaya, ia sudah lupa menunaikan tugasnya sebagai makhluk Allah yakni beribadah. Karena itu, Kiai Faidli berharap jamaah IHN istiqomah beribadah dan melakukan amal saleh. (Syaiful Mustaqim/Alhafiz K)

Bagikan:
IMG
IMG