Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Sanlat BPUN Waykanan Memberikan Wawasan "Plus-Plus"

Sanlat BPUN Waykanan Memberikan Wawasan "Plus-Plus"

Waykanan, NU Online
Pesantren Kilat Bimbingan Belajar Pasca Ujian Nasional (Sanlat BPUN) di Kabupaten Waykanan Provinsi Lampung mendapat apresiasi positif dari peserta yang berasal dari tiga kecamatan dan empat sekolah di daerah tersebut sehubungan memberikan wawasan lebih, ujar sejumlah peserta di Blambangan Umpu, Senin (1/6).
<>
"Kegiatan ini membuat pola pikir kami menjadi optimistis. Sanlat BPUN memberikan wawasan 'plus-plus' bagi saya. Saya tidak ragu lagi mengkampanyekan pentingnya kegiatan luar biasa ini bagi adik-adik kelas saya," ujar Diduri Sri Faridah, peserta dari SMAN 1 Blambangan Umpu.

Sanlat BPUN Waykanan dihelat di Pesantren Tahfidzul Quran 18 Mei hingga 1 Juni 2015. 9 hingga 17 Mei, 27 peserta belajar mandiri setelah mendapatkan modul dari penyelenggara. Namun saat karantina mulai berlangsung, sejumlah peserta mengundurkan diri sehingga diikuti 14 peserta.

"Program ini gratis, tanpa dipungut biaya. Tahun depan, kami siap berpartisipasi mencarikan donatur untuk terselenggaranya BPUN di Waykanan sehingga bisa diikuti adik-adik kelas kami," ujar Ayu Sri Ningsih, Siti Husnul Khotimah, Eis Novia, Nindya Fela Roza dan Frastika dari SMAN 1 Blambangan Umpu.

Sejumlah peserta mengaku jarang melakukan sholat wajib di rumah masing-masing. Tapi saat mengikuti Sanlat BPUN, setiap peserta harus mengikuti sholat rawatib berikut tahajud dan dhuha, terkecuali bagi perempuan yang sedang berhalangan.

"Ini salah satu nilai lebih Sanlat BPUN. Ibadah kami ditempa, bahkan setiap malam Jumat diwajibkan untuk Yasinan," papar Ayu menambahkan. Selain ibadah, Ayu juga mengaku mendapat lecutan semangat dari sejumlah narasumber yang dihadirkan. Salah satu diantaranya, Sekretaris PAC GP Ansor Baradatu Very Triyono.

Very merupakan mahasiswa STAI Ma'arif Baradatu, Waykanan. Very yang membiayai kuliahnya sendiri dengan berdagang telur puyuh hingga sabun mandi bercita-cita melanjutkan kuliah hingga strata 2.

"Sahabat Very membuat kami mempunyai semangat untuk tidak takut berwirausaha. Kami semakin optimistis melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi," ujar Diduri Sri Faridah lagi.

Manajer BPUN Waykanan Gatot Arifianto menambahkan, kualitas peserta Sanlat BPUN Waykanan 2015, dari pola pikir dan ibadah insyaallah mengalami kenaikan.

"Ibadah yang diajarkan selama Sanlat BPUN harus dilanjutkan dan dilakukan di rumah. Santri BPUN Waykanan harus menjadi satu lilin yang bisa menerangi seribu lilin. Memberikan ilmu bermanfaat akan terus dicatat sebagai amal ibadah. Santri BPUN Waykanan 2015 harus mempunyai saham untuk masuk surga dengan tidak ragu dan malu berbagi untuk sesama," ujar Gatot.

Sanlat BPUN Waykanan diikuti peserta dari empat sekolah, yakni SMAN 1 Blambangan Umpu, SMAN 2 Blambangan Umpu, SMAN 1 Baradatu dan SMAN 2 Gununglabuhan. Berdasarkan hasil musyawarah peserta, Disisi Saidi Fatah dari SMAN 1 Blambangan Umpu dipilih menjadi Ketua Alumni Sanlat BPUN Waykanan 2015, lalu Sekretaris Dicky Afrizal dari SMAN 2 Gununglabuhan dan  Bendahara Diduri Sri Faridah dari SMAN 1 Blambangan Umpu. Adapun koordinator bidang studi IPA dipercayakan kepada Suryaningsih dan IPS dipercayakan kepada Siti Husnul Khotimah, keduanya dari SMAN 1 Blambangan Umpu.      

Bendahara PC GP Ansor Waykanan Abdullah Candra Kurniawan menyerahkan piagam keapada perwakilan peserta Sanlat BPUN Waykanan 2015 Ocha Sindy Octa Vintika dari SMAN2 Blambangan Umpu disaksikan Manajer BPUN Waykanan Gatot Arifianto dan Pengasuh pesantren Tahfidzul Quran Ustad Ahmad Jasmani. Red: mukafi niam

BNI Mobile