IMG-LOGO
Daerah

Belum Setahun Berdiri, Unusida Raih Penghargaan Kopertis

Selasa 16 Juni 2015 11:5 WIB
Bagikan:
Belum Setahun Berdiri, Unusida Raih Penghargaan Kopertis

Sidoarjo, NU Online
Belum genap setahun berdiri, Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (Unusida) berhasil meraih penghargaan bergensi dari Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Jawa Timur pada ajang perguruan tinggi swasta yang berprestasi dalam empat bidang.
<>
Rektor Unusida Fatkhul Anam kepada NU Online menyatakan, dirinya tidak menyangka jika kampus yang dipimpinnya itu mendapatkan penghargaan dari Kopertis. Menurutnya, kampus Unusida yang baru berdiri diibaratkan layaknya bayi baru lahir.

"Ini merupakan penghargaan pertama Unusida. Karena kampus ini baru berdiri dan ibarat kata layaknya masih balita yang baru lahir. Meskipun kita berada di peringkat ke-42 dari 319 perguruan tinggi swasta se-Jatim. Namun, penghargaan ini merupakan sebuah anugerah dari Allah subhanahu wata'ala untuk kita kembangkan ke depannya," beber Anam, Selasa (16/6).

Dikatakan Anam, empat bidang yang menjadi penilaian Kopertis itu di antaranya, tata kelola kelembagaan dan kerja sama, pendidikan dan tenaga kependidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat serta pembelajaran dan kemahasiswaan.

"Kita sudah melakukan optimalisasi pelayanan pendidikan sesuai dengan standar yang ada. Untuk ke depannya kami harapkan semua dosen maupun mahasiswa Unusida untuk meningkatkan semangat mengajar dan belajarnya. Sehingga bisa bermanfaat di kemudian hari," imbuh Anam.

Seperti diwartakan, Surat Keputusan (SK) izin operasional kampus yang terletak di Jalan Monginsidi, Sidoarjo, itu diberikan Mendikbud Mohammad Nuh awal 2014 lalu. (Moh Kholidun/Mahbib)

Bagikan:
Selasa 16 Juni 2015 22:45 WIB
PCNU Lasem Gandeng Pemkab Kembangkan SDM Warga Nahdliyin
PCNU Lasem Gandeng Pemkab Kembangkan SDM Warga Nahdliyin

Rembang, NU Online
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Cabang Lasem menggandeng pemerintah untuk mengembangkan SDM warga Nahdlatul Ulama. Hal itu terbukti, NU Lasem mengundang Bupati Rembang untuk mengembangkan program pemerintah yang bisa dikerjasamakan dengan warga NU. 
<>
Diskusi internal pengurus Cabang NU Lasem bersama Bupati Rembang H Abdul Hafidz dilaksanakan pada hari Ahad (14/6) di Kantor sekretariat PCNU Lasem Jl Bonang Lasem KM 7.

Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Lasem H Muhammad Attabik menjelaskan, kegiatan ini sebagai salah satu upaya untuk mengembangkan potensi sumber daya manusia warga NU Lasem. Selain itu tambahnya, PCNU Lasem ingin bekerja sama dengan pemerintah adalah hal mensejahterakan masyarakat Rembang yang dimulai dari menggerakkan potensi SDM warga Nahdliyin.

Ia menjelaskan keinginannya untuk mengembangkan beberapa potensi SDM. Salah satunya dengan bekerjasama dengan pemerintah untuk menyamakan visi dan misi dalam hal mensejahterakan masyarakat. Sudah ada tiga program yang pasti dan sudah terlaksana bersama dengan pemerintah, diantaranya pertanian sebagai prioritas warga Rembang, yang kedua pengembangan potensi para pemuda di bidang otomotif, dan yang ke pengembangan di bidang kewirausahaan.

Attabik juga menambahkan, ketiga program tersebut akan mendapatkan pendampingan bersama Dinas Pemerintah yang terkait. Selain itu ketiganya, NU Lasem akan mencoba menyamakan di bidang yang lain demi kesejahteraan masyarakat.

"Sejauh ini memang juga ada tiga program bersama dinas terkait yang berjalan, tetapi kami juga akan mencoba diskusi lebih lanjut bersama dengan pemerintah untuk melakukan perbaikan bersama demi kemaslahatan umat. (Ahmad Asmu'i/Mukafi Niam)

Selasa 16 Juni 2015 21:15 WIB
PCNU Tasikmalaya Adakan Penataan Struktur
PCNU Tasikmalaya Adakan Penataan Struktur

Tasikmalaya, NU Online
Guna mengatasi berbagai tantangan yang semakin kompleks, NU Kabupaten Tasikmalaya melaksanakan program penataan struktur NU dari bawah hingga ke atasnya, mulai dari badan otonom, lembaga dan individual anggota, serta juga komunikasi eksternal seperti dengan ormas lain dan pemerintah daerah.
<>
Ketua PCNU Kabupaten Tasikmalaya H Noorcholis Tisnawan menegaskan bahwa program di periodenya ini adalah menggiatkan tatanan struktur NU sampai terbawah, dan juga membenahi administrasi di NU seperti mendata 5000 anggota NU di Kabupaten Tasikmalaya yang sudah memiliki Kartanu, dan salah satu cara NU Kabupaten Tasikmalaya adalah dengan datang ke bawah.

Tahun 2015 ini PCNU sudah melaksankan 60  kali kunjungan ke daerah.

“Dan Alhamdulillah dengan adanya penataan struktur ini di bidang kesehatan kita telah mengadakan pembinaan kesehatan di pesantren-pesantren, dan di bidang pertanian telah ada bibit jagung untuk kita kembangkan,” katanya.

Mengenai penataan organisasi, ia menyampaikan para banom untuk mematuhi batasan umur bagi IPNU, IPPNU, GP Ansor, dan Fatayat NU agar tidak melanggar AD/ART.

Selain konsolidasi ke tiap kecamatan, pembinaan banom dan lembaga NU, ia juga akan mengaktifkan seluruh elemen struktur NU di kabupaten Tasikmalaya, disamping itu kelengkapan administrasi dan pemeliharaan dan pembangunan aset NU. (Husni Mubarok/Mukafi Niam)

Selasa 16 Juni 2015 19:59 WIB
Pelajar Dituntut Beri Kontribusi bagi NU
Pelajar Dituntut Beri Kontribusi bagi NU

Kendal, NU Online
Para pelajar NU dituntut untuk bisa memberikan kontribusinya kepada NU ke arah yang lebih baik. Pesan ini disampaikan oleh Syaifudin, kepala Madrasah MANU 10 Sukorejo Kendal.<>

“IPNU-IPPNU harusnya bisa dan mampu memberikan kontribusi yang bermanfaat bagi Nahdlatul Ulama, apalagi jika dilihat dari pengurus sekarang ini, saya yakin NU di Sukorejo bisa berkembang ke arah yang lebih baik,” ujarnya saat memberikan sambutan dalam forum pembukaan Kegiatan Lakmud, di gedung MANU 10 Sukorejo, Jum’at (12/6/2015).

Ia menambahkan, jika NU mau maju, harus berawal dari anak-anaknya dulu, yaitu IPNU dan IPPNU.

“Nahdlatul Ulama bisa maju asal IPNU-IPPNU-nya sudah mampu memberikan arah yang lebih baik.” tandas pengurus MWC NU Kecamatan Sukorejo ini.

Senada dengan Sukron, yang merupakan sekretaris IPNU Sukorejo. Ia berpendapat bahwa Nahdlatul Ulama harus dibantu oleh banom-banomnya agar bisa maju.

“NU tidak bisa sendirian, harus dibantu oleh banom-banom yang ada, mulai dari IPNU dan IPPNU dulu. Jika sudah saling kerja sama dan saling membantu, insyaallah ekonominya, sosialnya, ipteknya, semuanya akan maju,” ujar alumni Pesantren Darul Amanah Sukorejo ini.

Jika NU sendirian, tambah Sukron, maka tidak bisa berkembang, karena tidak ada yang membantu.

“Jangan sampai NU bekerja sendiri, ayo kita sama-sama bahu-membahu memajukan NU. Jika NU besar, insyaallah bangsa ini juga turut besar karena sebagian besar penduduk kita NU.” tandasnya. Red: Mukafi Niam

IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
Peresmian Bank Wakaf Mikro di Banten Oleh Presiden RI
IMG
IMG