IMG-LOGO
Daerah

Santri Ma'arif As-Sa'diyah Raih UN IPS Tertinggi

Kamis 25 Juni 2015 17:4 WIB
Bagikan:
Santri Ma'arif As-Sa'diyah Raih UN IPS Tertinggi

Payakumbuh, NU Online
H Sudirman Syair, Pengasuh pesantren Ma'arif As-Sa'diyah di Batu Nan Limo, Nagari Koto Tangah Simalanggang labupaten Lima Puluh Kota, menyatakan bangga atas prestasi para santrinya. Sambil terus berbenah di institusinya, ia mengapresiasi prestasi santrinya yang baru saja meraih nilai Ujian Nasional (UN) tertinggi program IPS tahun ini, dengan total 385,14.
<>
"Kami bersyukur dengan keberhasilan santri dan santriwatinya meraih nilai tertinggi untuk program studi IPS tingkat SMA/MA sekabupaten Lima Puluh Kota. Kami sungguh amat bersyukur," kata Sudirman yang juga Wakil Rais Syuriyah PCNU Lima Puluh Kota ini.

Sudirman menambahkan, rasa syukur keluarga pesantren Ma'arif As-Sa'diyah bertambah pula, karena selain meraih nilai UN tertinggi program studi IPS. Pesantren Ma'arif As-Sa'diyah  juga meraih nilai tertinggi untuk Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN) sekabupaten Lima Puluh Kota.

Menurut Sudirman Syair, dalam UAMBN, murid  kami meraih rata-rata 7,03. Kami berada pada peringkat pertama, dari seluruh madrasah aliyah negeri maupun swasta di kabupaten Lima Puluh Kota. Sedangkan di tingkat Propinsi Sumatera Barat, pesantren Ma'arif As-Sadiyah masuk di peringkat 15. Ini menunjukkan anak madrasah swasta tidak kalah dari madrasah negeri.

"Prestasi yang diperoleh murid tersebut dalam UN dan UAMBN tahun ini, menjadi kado menjelang 20 tahun Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Ma'arif As'Sa'diyah pada 15 Juni 2015 lalu. Ini seakan menjadi kado  terindah dalam memeriahkan 20 tahun YPI Ma'arif As'ad," kata Sudirman menambahkan. (Armaidi Tanjung/Alhafiz K)

Bagikan:
Kamis 25 Juni 2015 22:2 WIB
Hadapi Problem Perempuan, KOPRI Bandung Ngaji Kitab Tahrir Al-Mar'ah
Hadapi Problem Perempuan, KOPRI Bandung Ngaji Kitab Tahrir Al-Mar'ah

Bandung, NU Online
KOPRI PMII kota Bandung mengamati masalah perempuan saat ini sangat multidimensi. Mulai dari kekerasan, peminggiran, penomorduaan, pelabelan, dan beban ganda hingga menyebabkan berbagai masalah yang kompleks. Mereka juga antara lain menyoroti masalah traficking, KDRT, penganiayaan TKW, pelecehan seksual, hingga prostitusi.
<>
“Lantas kita hanya akan diam saja melihat realitas itu? Tentu tidak. Di situlah KOPRI harus berada di garda terdepan ikut serta berjuang dengan melakukan gerakan-gerakan dialektis dengan langkah-langkah yang strategis,” terang Ketua KOPRI PMII kota Bandung Nurul Bahrul Ulum saat dimintai konfirmasi NU Online, Kamis (25/6).

Nurul menuturkan, dalam menghadapi berbagai problem perempuan, KOPRI PMII kota Bandung di bulan Ramadhan ini mengadakan pengajian kitab Tahrir Al-Mar’ah karya Abdul Halim Abu Syuqqah. Pengajian ini rencananya berlangsung pada 26-28 Juni di pesantren Al-Husaeni Ciheulang, Ciparay, Bandung. Sementara nanti yang membacakan kitab atau narasumber ialah Ustadzah Nia Qolbunia, Ketua KOPRI Kota Bandung tahun 1998, yang juga pengurus di pesantren tersebut.

“Kitab Tahrir Al-Mar’ah karya Abdul Halim Abu Syuqqah ini menjadi salah satu pilihan tepat untuk dikaji. Karena di dalamnya adalah ayat-ayat Qur’an dan Hadist Shahih Bukhari Muslim yang mendukung terhadap keadilan gender. Maka, ngaji kitab ini bukan sekadar untuk memperkaya wacana, lebih daripada itu sebagai landasan perjuangan dan landasan pergerakan,” tegasnya perihal dipilihnya Kitab Tahrir Al-Mar'ah.

Mahasiswi UIN Sunan Gunung Djati itu menambahkan, tujuan memahami gender dalam tinjauan Qur’an dan Hadits, dapat diinternalisasikan dalam diri dan diwujudkan dalam sikap dan tingkah laku. “Kesadaran akan pentingnya basis pengetahuan adalah bentuk dari peningkatan kualitas intelektual kader,” ujar Nurul.

Pihaknya menargetkan peserta sekitar 15 orang kader intelektual yang fokus pada wacana Islam dan gender. Tetapi tidak menutup ruang bagi siapapun di luar anggota PMII yang berminat memperdalam kajian keadilan gender dalam tinjauan Qur’an dan Hadits.

Nurul berharap, “Pengajian kitab ini berjalan dengan sukses dan lancar sehingga lahir kader-kader intelektual yang bermanfaat bagi dirinya, keluarga, agama, dan bangsa.” (M Zidni Nafi'/Alhafiz K)

Kamis 25 Juni 2015 21:4 WIB
Pemkab Probolinggo dan GP Ansor Gelar Safari Ramadhan
Pemkab Probolinggo dan GP Ansor Gelar Safari Ramadhan

Probolinggo, NU Online
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) bekerja sama dengan GP Ansor Probolinggo menggelar Safari Ramadhan 1436 H di halaman SMPNU Bantaran, Rabu (24/6). Tampak hadir jajaran teras Pemkab Probolinggo dan pengurus NU setempat.
<>
Hadir dalam kesempatan ini Bupati Probolinggo Hj Puput Tantriana Sari, Mustasyar PCNU Probolinggo H Hasan Aminuddin, Kapolres Probolinggo AKBP Iwan Setiawan, Komandan Kodim 0820 Letkol Inf Heru Agung Aryandhono, Sekda Probolinggo H Moch Nawi didampingi sejumlah Kepala Perangkat Daerah, Ketua PCNU Probolinggo KH Abdul Hadi dan Ketua GP Ansor Probolinggo Muchlis.

Pada kesempatan ini Tantri menyerahkan bantuan berupa perangkat pengeras suara kepada 4 jam’iyah sholawatan, karpet untuk 4 mushalla tiap-tiap desa serta bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) berupa sembako bagi para janda dan hasil pengumpulan baju yang layak pakai serta zakat fitrah dari GP Ansor Probolinggo.

Dalam laporannya, Muchlis mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan sebagai bentuk kepedulian serta peran aktif GP Ansor demi mempererat hubungan tali persaudaraan dan silaturahmi antara Pemkab Probolinggo, GP Ansor Probolinggo, dan masyarakat.

Sementara Bupati Probolinggo Hj Puput Tantriana Sari mengajak masyarakat untuk memperbanyak amal ibadah di bulan suci Ramadahan 1436 H dengan berlomba-lomba meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT melalui sedekah kepada masyarakat yang tidak mampu dan membutuhkan uluran tangan.

Mustasyar PCNU Probolinggo H Hasan Aminuddin mengatakan, kegiatan Safari Ramadhan ini istiqomah dilakukan dalam rangka meningkatkan ukhuwah Islamiah serta menjalin tali silaturahmi antara pejabat pemerintah dan masyarakat di Probolinggo.

“Harapannya semoga dengan kegiatan ini nantinya bisa memperbanyak amal ibadah yang merupakan simbol sebagai tanda keimanan kita kepada Allah SWT. Makmurkanlah masjid dan musholla dengan memperbanyak kegiatan ibadah shalat sunah dan membaca Al-Qur’an untuk mendapatkan pahala dari Allah SWT,” harapnya. (Syamsul Akbar/Alhafiz K)

Kamis 25 Juni 2015 18:1 WIB
NU NTT Imbau Umat Islam Bayar Zakat
NU NTT Imbau Umat Islam Bayar Zakat

Kupang, NU Online
Rais Syuriyah PWNU Nusa Tenggara Timur KH Abdulkadir Makarim mengimbau segenap umat Islam di wilayah Nusa Tenggara Timut agar tingkatkan ibadah di bulan puasa dan memperbanyak pengeluaran zakat, infak dan sedekah (ZIS) untuk mengejar amal ibadah sebagai bekal dunia dan akhirat. <>

“Mari kita membayar zakat, infak dan sedekah di bulan Ramadhan kali ini,” kata Abdulkadir Makarim yang juga ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) kepada NU Online di Kupang, Selasa (23/6) kemarin.

Makarim berharap, agar puasa dijadikan moment pembersihan diri sekaligus mencari pahala bagi umat Islam di NTT dengan  jalan meningkatkan  ibadah dan memperbanyak pengeluaran zakat, Infak dan sedEkah.

“Di bulan Ramadhan, bagi saudara-saudara umat beragama lainnya agar lebih memperhatikan toleransi bagi saudara-saudara kita umat Islam yang saat ini sementara menjalankan ibadah puasa, sebagaimana tahun-tahun sebelumnya begitu besarnya perhatian dan toleransi dari umat-umat  non muslim kepada saudara yang muslim,” katanya.

Maka diharapkan, terjalinlah kerukunan yang selama ini senantiasa dijaga dan dipupuk oleh seluruh umat beragama di daerah ini, katanya. (Ajhar Jowe/Anam)

IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
Peresmian Bank Wakaf Mikro di Banten Oleh Presiden RI
IMG
IMG