IMG-LOGO
Trending Now:
Daerah

Ansor Jateng Apresiasi Anak Cabang Kaliori untuk 3 Prestasi

Senin 24 Agustus 2015 0:1 WIB
Bagikan:
Ansor Jateng Apresiasi Anak Cabang Kaliori untuk 3 Prestasi

Rembang, NU Online
Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Jawa Tengah memberikan penghargaan kepada Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Kecamatan Kaliori, Rembang, Jateng.
<>
Penghargaan tersebut diterima atas dasar tiga prestasi, yakni PAC GP Ansor paling aktif di cabang Rembang, PAC yang mampu mengaktifkan 23 Ranting dari total jumlah Desa yang ada sebagaimana terlihat pada kepengurusan periode 2011-2015, dan merupakan satu-satunya PAC yang menggelar upacara bendera tiap 17 Agustus dan konsisten dari tahun 2011 hingga saat ini.

"Tentu dengan ini saya harus mengatakan bangga dengan Abdul Rosyid (Ketua PAC GP Ansor Kaliori) dan kawan-kawan yang sudah memperjuangkan Ansor. Tentu hal ini tidak mudah bagi sahabat semua dalam mengibarkan bendera Ansor di Kaliori,” kata Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Provinsi Jawa Tengah H Sumarsono Sugeng pada Konferensi Anak Cabang GP Ansor Kaliori, Ahad (23/8).

Sumarsono berharap hal itu masih bisa terjadi pada periode kepengurusan periode 2015-2018.Jika tidak mampu berbuat lebih, katanya, kepengurusan mendatang setidaknya sanggup menjaga konsistensi prestasi kepengurusan sebelumnya.

"Saya sangat berharap pengurus yang akan datang melebihi kepengurusan yang kemarin. Karena PAC Kaliori sangat solid dan bersama dengan Banser di setiap event Ansor, dan giat dalam mengadakan proses pengkaderan mulai dari PKD hingga PKL,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Sumarsono juga didaulat untuk membuka Konferancab ke-18 GP Ansor Kaliori. Ia berpesan, agar GP Ansor Kaliori mempersipakan kader terbaiknya untuk memimpin lima tahun ke depan. Jika gagal maka tidak ada toleransi untuk melakukan perbaikan. Sumarsono juga menyinggung, Ansor Kaliori merupakan PAC yang mempunyai tim sepak bola yang solid. (Ahmad Asmu’i/Mahbib)

Bagikan:
Senin 24 Agustus 2015 21:1 WIB
Tebar Perdamaian dengan Shalawat
Tebar Perdamaian dengan Shalawat

Jember, NU Online
Seperti diketahui, di kawasan Puger, Jember Jawa Timur pernah terjadi gesekan di akar rumput. Sejumlah ikhtiar dilakukan agar kekerasan tidak meluas. Kini suasana telah kondusif karena masing-masing pihak saling menghargai.<>

Untuk semakin menebar perdamaian di tingkat masyarakat pesisir tersebut, PW Lakpesdam NU Jawa Timur bekerjasama dengan TAF serta  Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan menyelenggarakan Puger Bershalawat untuk Perdamaian, Sabtu (22/8) lalu.

"Kita ingin terus membangun perdamaian khususnya di kawasan ini, karena rasa aman dan nyaman adalah hak yang paling asasi dalam diri dan sebagai warga negara," terang Iskandar Ritonga, Ketua PW Lakpesdam NU Jatim.

Iskandar Ritonga juga berharap semua pihak agar turut memberikan rasa aman bagi lingkungan sekitar. "Pihak keamanan juga hendaknya bisa berperan optimal agar kedamaian yang sudah kita rintis bersama, bisa terus dijaga dengan pemantauan yang maksimal," kata dosen UIN Sunan Ampel Surabaya ini.

Sekitar seribu masyarakat setempat hadir di acara ini. Tampak di kursi undangan, KH Khoir Zad Maddah dan KH Hasyim Wafir dari PCNU Kencong. Juga berkenan memberikan mauidzhah, KH Ali Maschan Moesa dari Surabaya.

Antusias masyarakat semakin tinggi untuk hadir karena ada penampilan grup shalawat Al-Muwashalah pimpinan Hilmi Ajmal Mubarrok dari Jember. (Syaifullah/Fathoni)

Senin 24 Agustus 2015 16:2 WIB
Muslim Gianyar Gelar Halal Bihalal Sekaligus Peringatan Kemerdekaan
Muslim Gianyar Gelar Halal Bihalal Sekaligus Peringatan Kemerdekaan

Gianyar, NU Online
PCNU kabupaten Gianyar bekerjasama dengan Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Gianyar dan seluruh Majelis Taklim se-Kabupaten Gianyar menggelar acara halal bihalal sekaligus tasyakuran Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-70 di Balai Budaya Kabupaten Gianyar, Sabtu (22/8).
<>
Halal bihalal yang mengangkat tema "Baliku Damai. Damailah Indonesiaku" ini dihadiri oleh Raja Puri Pemecutan XI Anak Agung Ngurah Manik Parasara, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompida) Kab. Gianyar, ketua PWNU Provinsi Bali KH Abdul Azis, ketua PW Pagar Nusa Bali H Zainuri, ketua MUI Gianyar H Munadjat beserta seluruh ketua Majelis Taklim se Kabupaten Gianyar. Sedangkan hadir sebagai penceramah adalah Dr KH Syarif Rahmat RA, SQ, MA, pengasuh pesantren Umul Qur'an Tangerang Selatan Banten.

Acara diawali dengan pementasan senandung sajadah cinta "Baliku Damai Damailah Indonesiaku" dibawakan oleh generasi muda Islam Gianyar, yang terdiri dari pembaca shalawat, koor dan puisi sebanyak 17 orang, musisi hadrah kolaborasi sebanyak 8 orang, paduan suara sebanyak 40 orang dan penari Puspanjali, tari Bali sebayak 5 orang. Dan semua itu melambangkan tanggal, bulan dan tahun kemerdekaan RI yang kalau dijumlahkan sebanyak 70 personil dan menandakan HUT Kemerdekaan RI yang ke-70.

Kegiatan yang dihadiri oleh sekitar 2000 undangan ini memenuhi auditorium Balai Budaya Kabupaten Gianyar dan berlangsung dalam suasana yang khidmat dan lancar.

Nurwidyaswato selaku ketua PBHI sekaligus ketua penyelenggara kegiatan dalam sambutannya mengatakan bahwa PHBI sengaja mengundang KH Syarif agar umat Islam kabupaten Gianyar mengerti dan memahami makna Islam Nusantara yang selama ini wacananya telah menjadi topik nasional. 

Nurwid berharap agar KH Syarif berkenan mengupas lebih dalam tentang Islam Nusantara sebagai perwujudan Islam yang Rahmatan lil 'alamin.

Sedangkan Kesbanglinmaspol Kab. Gianyar yang mewakili Bupati Gianyar menyampaikan pesan dari Bupati agar ormas Islam yang ada di Kabupaten Gianyar turut serta menjaga komitmen keamanan Kabupaten Gianyar serta menjaga dan mengawal kerukunan antar umat beragama Kabupaten Gianyar.

KH Syarif Rahmat dalam mauidzoh hasanah-nya mengajak anak-anak Nusantara untuk bersatu padu membangun negeri agar Indonesia damai kembali. Karena saat ini kebanyakan pemimpin bukan berkarya untuk orang lain malah sebaliknya, mereka memeras dan menyengsarakan orang lain.

Lebih lanjut Kiai Syarif memaparkan dua hal yang perlu direnungkan. Pertama ; puasa. Selama berpuasa kita dilatih untuk memintal kain taqwa. Tetapi anehnya setelah berhasil mendapatkan kain taqwa kita malah membuyarkan lagi amal taqwa yang telah kita pintal selama puasa. Kedua; Pahlawan bangsa yang telah susah payah menyusun selembar kain indah yang bernama Nusantara. Namun tidak sedikit anak bangsa yang merusaknya dengan membawa masuk ke Nusantara berbagai macam aliran yang akhirnya merusak Ahlussunnah wal Jama'ah.

Hadirin semakin semangat ketika Kiai Syarif menyanyikan lagu Lebih dari 200 juta jiwa penduduk Indonesia, di mana lagu tersebut selaras dan sejalan dengan konsep Islam Nusantara. (Agus/Idris Maulana/Mukafi Niam)

Senin 24 Agustus 2015 15:1 WIB
Jasmani Pimpin GP Ansor Kaliori Periode 2015-2018
Jasmani Pimpin GP Ansor Kaliori Periode 2015-2018

Rembang, NU Online
Pengurus Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan kaliori Ahad pagi (23/8) mengadakan Konferensi Anak Cabang (Konferancab) ke-18 di Desa Dresi Wetan Kecamatan Kaliori Rembang Jawa Tengah. Kegiatan tersebut menghadirkan seluruh ranting yang ada di 23 desa sebagai peserta Konferancap.
<>
Dalam sidang pemilihan ketua, Jasmani dari Ranting GP Ansor Karang Sekar terpilih memimpin untuk periode 2015-2018.

Dalam kesempatan tersebut ketua domisioner Abdul Rosyid berpesan kepada seluruh kader GP Ansor agar tetap menjaga komunikasi yang baik dengan pengurus NU di semua tingkatan. Tak hanya itu, tapi dengan banom, lembaga, dan Lajnah NU.

Ia juga memberikan apresiasi kepada segenap Ranting yang sudah bersedia berjuang untuk tetap mengibarkan bendera ahlussunnah waljama'ah di bawah panji NU.

"Terima kasih kepada semua kader dan pengurus di semua tingkatan, terutama Ranting GP Ansor yang sudah bersedia memperjuangkan GP Ansor. Teruskan berjuang di Ansor. Dan jangan lupa tetap menjaga komunikasi dengan NU banom, lembaga ,dan Lajnah di semua tingkatan.

Dalam kesempatan itu Rosyid tidak lupa meminta maaf kepada semua Pengurus Ranting mengingat beberapa program kerja yang belum tercapai. Menurut dia, hal itu karena singkatnya masa periode kepemimpinan, di samping aturan organisasi yang mengharuskan seorang katua hanya dapat menjabat satu kali periode dan tidak boleh lebih.

Dalam kesempatan Konferensi yang digelar di Madrasah Diniyah Mimbariyah Desa Dresi Wetan itu dihadiri langsung Ketua Cabang GP Ansor Kabupaten Rembang H Hanis Cholil Barro' yang melakukan pendomisioneran. Sedangkan wakil ketua GP Ansor Jawa Tengah Korwil Jateng Timur H Sumarsono Sugeng memimpin dan menetapkan secara langsung prosesi Sidang Pleno Pemilihan Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Kaliori periode 2015-2018. (Ahmad Asmu'i/Abdullah Alawi)

IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
IMG
IMG
IMG