IMG-LOGO
Daerah

Gerakkan Minat Baca, PMII Pariaman Resmikan Perpustakaan

Selasa 29 September 2015 7:2 WIB
Bagikan:
Gerakkan Minat Baca, PMII Pariaman Resmikan Perpustakaan

Pariaman, NU Online
Kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) harus lebih banyak membaca buku agar dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusianya. Jika hal itu dilakukan bisa dipastikan mereka memiliki wawasan yang lebih luas dan punya pengetahuan lebih banyak dibanding kader yang tidak suka membaca buku.
<>
Hal itu diungkapkan Sekretaris PKC PMII Sumatera Barat Idris saat peresmian perpustakaan PMII Kota Pariaman, Ahad (27/9/2015) di sekretariatnya Desa Simpang, Kecamatan Pariaman Selatan, Kota Pariaman.

Menurut Idris, peresmian perpustakaan PMII ini merupakan langkah maju PMII Kota Pariaman dalam menyediakan kebutuhan bahan bacaan kader PMII dalam proses mendorong tumbuhnya minat baca di kalangan mahasiswa, terutama kader PMII.

"Perpustakaan harus dapat mendorong kader PMII Kota Pariaman untuk meningkatkan minat baca. Kita prihatin saat ini rendahnya minat baca di kalangan masyarakat, termasuk mahasiswa yang menjadi generasi intelektual di masyarakat.  Salah satu penyebab rendahnya minat tersebut adalah kurangnya perpustakaan  yang menyediakan buku-buku dan bahan bacaan lainnya," kata Idris yang juga mantan Ketua PMII Kota Pariaman ini.

Dikatakan Idris, PKC PMII Sumatera Barat memberikan apresiasi terhadap gagasan pendirian perpustakaan ini. "Kami akan informasikan ke PC PMII lainnya di Sumatera Barat agar dapat mencontoh PC PMII Kota Pariaman ini," kata Idris yang juga sekretaris KNPI Kota Pariaman ini.
 
Turut memberikan sambutan Katib PCNU Kota Pariaman Muhammad Nur, Mabincab PMII Kota Pariaman Ory Sativa Sakban dan dihadiri puluhan kader PMII Kota Pariaman.
 
Ketua PMII Kota Pariaman Jupmaidi Ilham menyebutkan, peresmian perpustakaan yang bertemakan "Satu Gerakan PMII Membaca Untuk Warga Nahdiyin Nusantara" merupakan upaya PC PMII Kota Pariaman meningkatkan kualitas kader ke depan.

"Saat peresmian ini sudah terkumpul sekitar 60 buku dari para senior, Mabincab, warga nahdiyin dan kader PMII sendiri. Buku ini menjadi modal dasar dalam mengembangkan perpustakaan PMII. Memang diharapkan sumbangan buku-buku dan bahan bacaan lainnya dari masyarakat pencinta buku serta yang peduli dengan peningkatan minat baca masyarakat," kata Jupmaidi menambahkan.
 
Alasan utama mendirikan perpustakaan ini, kata Jupmaidi, sangat sulitnya mendapatkan bahan bacaan yang berkaitan dengan pemahaman Islam Ahlussunnah wal Jamaah yang menjadi gerakan perjuangan PMII. Setelah melalui pelatihan di Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapaba) dan Pelatihan Kader Dasar (PKD), kader PMII sulit menemukan bahan bacaan yang bisa meningkatkan pemahaman pergerakan di PMII. (Armaidi Tanjung/Mahbib)
 
 
Foto: Katib PCNU Kota Pariaman Muhammad Nur menggunting pita tanda dibukanya ruangan perpustakaan PMII Kota Pariaman
 

Bagikan:
Selasa 29 September 2015 22:5 WIB
PCNU Wonosobo Sosialisasikan Hasil-Hasil Muktamar Ke-33 NU
PCNU Wonosobo Sosialisasikan Hasil-Hasil Muktamar Ke-33 NU

Jakarta, NU Online
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Wonosobo mengadakan pertemuan perdana dengan pengurus MWCNU Wadaslintang berikut ranting-ranting NU di SMA Ma’arif NU Wadaslintang pada Ahad (27/9). Mereka membahas hasil-hasil putusan Muktamar Ke-33 NU awal Agustus lalu.
<>
Rais Syuriyah PCNU Wonosobo KH Abdul Khalim Alhafidz menyatakan bahwa NU di Wonosobo tetap rukun dan solid. “Implementasi Islam Nusantara di Wonosobo sangat tepat untuk menyikapi paham-paham radikal yang mengancam keutuhan NKRI.”

Rencananya sosialisasi hasil-hasil muktamar ke-33 NU akan dilaksanakan secara berurutan dengan mendatangi setiap MWCNU dan mengundang ranting-ranting di lingkungan MWC setempat.

PCNU Wonosobo, Sekretaris PCNU Wonosobo Nurcholis menambahkan, menyambut baik penerapan sistem Ahlul Halli Wal 'Aqdi. Dengan sistem ini, NU menjunjung tinggi maru’ah ulama.

“Secara personal merasa sangat bangga karena embrio Ahlul Halli dicetuskan dalam Rapat Pleno PBNU tahun 2013 yang diselenggarakan di Wonosobo. Dengan demikian warga NU Wonoosbo selayaknya merasakan kebanggaan sebagai bagian dari sejarah besar NU,” kata Sekretaris PCNU Wonosobo. (Red Alhafiz K)

Selasa 29 September 2015 20:3 WIB
MWCNU Karanganyar Imbau Pelajar NU Tebarkan Kerukunan
MWCNU Karanganyar Imbau Pelajar NU Tebarkan Kerukunan

Demak, NU Online
Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Karanganyar kabupaten Demak Abu Bakar menyebut tugas pelajar NU sebagai ujung tombak penyebaran gagasan toleransi di kalangan pelajar. Abu Bakar memandang posisi penting gerakan pelajar NU di tengah banyaknya provokasi kafir-mengafirkan kelompok Islam tertentu.
<>
Demikian disampaikan Abu Bakar saat konferensi PAC IPNU-IPPNU Karanganyar kabupaten Demak di madrasah diniyyah Miftahul Huda Karanganyar, Ahad (27/9).

“Kita harus senantiasa menjaga kerukunan dan keharmonisan antarsesama manusia. Terlebih juga ketentraman dalam jalin silaturahmi antarsesama muslim. Dewasa ini banyak golongan umat Islam lain yang dengan mudah menghukumi kafir sesama muslim dan bahkan menyatakan bahwa yang berbeda dari golongan mereka layak dibunuh,” kata Abu Bakar.

Pihaknya berharap Pelajar NU Karanganyar untuk berpegang teguh Islam Rahmatal Lilalamin sebagaimana yang diajarkan dalam NU. Menurut Abu Bakar, Islam Ahlus Sunnah Wal Jamaah menjunjung tinggi toleransi dan menghargai sesama.

Sementara perwakilan dari Kecamatan Karanganyar Sutardi mengungkapkan rasa bangga kepada Pelajar NU karanganyar yang senantiasa aktif mengawal generasi muda agar cinta dan bangga kepada bangsa serta junjung tinggi NKRI.

Ketua IPNU Demak Abdul Halim menyampaikan terima kasih atas dedikasi Abdullah dan Izza Aliya selaku Ketua PAC IPNU-IPPNU Karanganyar 2013-2015 yang senantiasa memperjuangkan tetap tegaknya panji NU di kalangan Pelajar.

Forum konferensi yang dipimpin Sekretaris IPNU Demak M Agil Nuruzzaman dan Wakil Ketua IPNU Demak Agus Supriyanto menetapkan Misbahul Laily sebagai Ketua IPNU Karangnayar 2015-2017.

Di tempat terpisah, sidang pemilihan Ketua IPPNU Karanganayar yang dipandu Ketua IPPNU Demak Istiqomah memilih Ana Hatiningsih untuk meneruskan estafet kepemimpinan PAC IPPNU untuk dua tahun ke depan. (M Wahidun/Alhafiz K)

Selasa 29 September 2015 16:3 WIB
Pelajar NU Magetan Fasilitasi Latihan Kepemimpinan OSIS SMK Raudhotul Huda
Pelajar NU Magetan Fasilitasi Latihan Kepemimpinan OSIS SMK Raudhotul Huda

Magatan, NU Online
Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMK Roudlotul Huda desa Kedungpanji kecamatan Lambeyan kabupaten Magetan, menggelar Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK), Ahad (27/9). Pihak penyelenggara pelatihan yang diikuti pengurus OSIS dan perwakilan kelas sekolah ini, memercayakan IPNU-IPPNU Magetan sebagai fasilitator pelatihan.
<>
Ketua IPNU Magetan Thoha Rizal Al-Aziz menuturkan, “Berdasarkan rapat dan pertimbangan dari dewan guru, bahwa LDK diserahkan kepada kami.”

Thoha bersyukur para pelajar tampak antusias mengikuti pelatihan yang difasilitasi IPNU-IPPNU Magetan. “Hal ini juga diungkapkan oleh dewan guru sekolah setempat.”

Para siswa atau pengurus OSIS selalu disiplin dan tepat waktu. Mereka siap dengan sendirinya ketika setiap sesi akan dimulai.

Thoha berharap peserta LDK ini kelak menjadi calon pemimpin IPNU-IPPNU baik di tingkat ranting sampai cabang. “Mereka kelak calon pemimpin untuk masyarakat, bangsa, dan negaranya,” pungkas Thoha.

Usai pelatihan, peserta LDK mengadakan bakti sosial. Mereka membagikan daging hewan kurban kepada masyarakat sekitar. (Ahmad Rosyidi/Alhafiz K)

IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
IMG
IMG