IMG-LOGO
Daerah

Pelajar NU Pujon Berdoa Untuk Indonesia Damai dan Almarhum Salim Kancil


Rabu 30 September 2015 17:03 WIB
Bagikan:
Pelajar NU Pujon Berdoa Untuk Indonesia Damai dan Almarhum Salim Kancil

Malang, NU Online
Sebanyak 121 pelajar NU dari pelbagai kepengurusan IPNU-IPPNU di Malang mengakhiri makesta dengan istighotsah dan tahlil di SMA Islam NU Pujon kabupaten Malang, Sabtu-Ahad (26-27/9). Mereka meminta kepada Allah untuk keselamatan Indonesia dari kericuhan. Mereka juga berdoa untuk para korban crane dan jamaah haji di Mina. Mereka berdoa agar Allah menerima jenazah Salim Kancil.
<>
“Ketiga kami tujukan  khusus kepada saudara Salim Kancil. Semoga perjuanganya terus diingat oleh masyarakat,” kata Departemen Organisasi IPNU Pujon Yunus Sukron.

Mereka berharap makesta akhir pekan kemarin dapat meningkatkan kewaspadaan kader IPNU-IPPNU di tengah banyaknya golongan di luar NU yang mencoba menghancurkan dan meruntuhkan NKRI dari dalam.

“Kami juga mengundang kepolisian untuk menerangkan tertib lalu lintas dan penanganan jika terjadi kerusuhan di tingkat desa. Karena kejadian yang menimpa saudara kita Salim Kancil di Lumajang, kami sangat sayangkan,” ujar Yunus.

Mereka mempertanyakan lambannya kehadiran aparat polisi untuk membubarkan aksi penganiayaan terhadap Salim di lokasi kejadian.

“Kami menuntut hukuman yang seberat-beratnya untuk para pelaku karena selain menimbulkan korban meninggalnya Salim, namun juga menimbullkan ketakutan yang luar biasa bagi masyarakat yang memperjuangkan haknya,” tegas Yunus.

Dalam rangkaian makesta, mereka juga mengadakan diskusi terkait kekejaman PKI khususnya yang pernah terjadi di kecamatan Pujon.

“Diskusi ini dilaksanakan mengingat belakangan ini banyaknya golongan yang menyebarkan informasi sepihak yang membuat kami selaku pelajar NU risih, banyak kabar mengatakan bahwa yang kejam itu NU karena membantai PKI,” kata Yunus.

Mereka juga menghadirkan beberapa tokoh masyarakat yang waktu itu menyaksikan bagaimana PKI bergerak di daerah Pujon.

Makesta diselenggarakan oleh IPNU-IPPNU Malang. Mereka menggelar makesta gabungan yang melibatkan IPNU-IPPNU Universitas Islam Malang dan ranting-ranting IPNU-IPPNU di Pujon. Makesta diisi dengan antara lain materi pemasaran produk tusuk sate, konveksi, bimbingan belajar, dan jasa pembayaran listrik. (Red Alhafiz K)

Bagikan:
IMG
IMG