IMG-LOGO
Pesantren

Darul Quran Juara Umum Lomba Baca Kitab Kemenag Gunungkidul


Kamis 15 Oktober 2015 04:00 WIB
Bagikan:
Darul Quran Juara Umum Lomba Baca Kitab Kemenag Gunungkidul

Wonosari, NU Online
Pondok Pesantren Darul Quran Wal Irsyad keluar sebagai juara umum pada Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) VI tingkat Kabupaten Gunungkidul Tahun 2015, yang diselenggarakan Kementerian Agama setempat. Kegiatan yang berlangsung di Kompleks Pondok Pesantren Darul Quran wal Irsyad ini diikuti lebih dari 160 peserta dari seluruh Pondok Pesantren se-Kabupaten Gunungkidul.
<>
Ajang tersebut terbagi dalam tiga tingkatan. Pertama, Marhalah Ula berusia 14 tahun yang meliputi cabang lomba Nahwu, Fiqh, Akhlak, dan Tarikh. Kedua, Marhalah Wustho berusia 17 tahun dengan cabang lomba Nahwu, Fiqh, Akhlak, Tarikh, Tafsir, Hadist, Ushul Fiqh, Balaghoh. Ketiga, Marhalah Ulya yang diikuti peserta berusia 20 tahun dengan cabang lomba Nahwu, Fiqh, Akhlak, Tarikh, Tafsir, Hadist, Ushul Fiqh, Balaghoh serta Debat Bahasa Arab dan Debat Bahasa Inggris.

Dalam ajang MQK yang digelar akhir pekan lalu (11/10) itu, Pondok Pesantren Darul Qur’an Wal Irsyad berhasil meraih 20 medali emas, 16 medali perak, dan 4 medali perunggu. MQK menjadi ajang rutin untuk menggali potensi-potensi para santri dalam kebolehannya membaca kitab gundul (kitab kuning).


Imron Rosidi, Panitia Suksesi MQK Pondok Pesantren Darul Quran Wal Irsyad menyampaikan, para pemenang peringkat satu dan dua masing-masing cabang, akan mewakili kabupaten Gunungkidul pada ajang MQK tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta pada Selasa-Rabu (20-21/10) tepatnya di Pondok Pesantren Nurul Haromain, Tuksono, Sentolo, Kulon Progo. “Juara satu dan dua nantinya akan mewakili Gunungkidul ditingkat DIY,” tuturnya.


Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul H. Nur Abadi, yang membuka kegiatan tersebut sangat mengapresiasi diadakannya event tahunan ini. “Alhamdulillah MQK kali ini pesertanya jauh lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya. Mudah-mudahan hal ini bisa membekali diri para santri di masa yang akan datang,” ungkapnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Darul Qur’an Wal Irsyad KH. A. Kharis Masduki, selaku tuan rumah berharap ajang ini menjadi sarana silaturahim, mengasah, serta mengevaluasi seberapa yang peserta serap selama belajar di pesantren. “Semoga perkembangan kajian qiroatil kitab, memahami kitab sebagaimana yang menjadi tradisi pesantren bisa semakin meningkat dari hari ke hari,” terangnya. (Red: Mahbib)

Bagikan:
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
IMG
IMG