IMG-LOGO
Daerah

Pawai Hingga Gelar Wayang Wali Meriahkan Tahun Baru

Jumat 16 Oktober 2015 12:08 WIB
Pawai Hingga Gelar Wayang Wali Meriahkan Tahun Baru

Jombang, NU Online
Pagelaran Wayang Wali oleh Ki Dalang Sudrun asal Blitar meramaikan puncak kegiatan menyambut tahun baru 1437 Hijriah yang dihelat di Alun-alun Jombang, Rabu (14/10/2015) malam oleh pemerintah kabupaten Jombang.
<>
Dalang yang pernah nyantri di Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas ini mengangkat lakon Damar Nusantara yakni cerita Kembalinya Kukang ke Pangkuan Majapahit.

Selain Ki Sudrun, Penyair kondang asal Sumenep madura Zawawi Imron juga turut meramaikan acara malam itu. Penyair dengan sebutan Celurit Emas itu membawakan sebuah karya berjudul kembali Ke Pangkuan Ibu.

Berbagai kegiatan dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam ini sengaja digelar pemkab Jombang salah satunya sebagai penguatan identitas Jombang sebagai kota santri dengan ratusan pesantren yang dimiliki.

"Jombang merupakan kota santri, tidak kurang 200 pesantren ada di sini. Karenannya tahun baru Islam kita sambtu dengan menggelar pawai Syiar Islam dengan berbagai budaya ala santri," terang Bupati Jombang Nyono saat memberangkatkan peserta.

Pawai Syiar Islam diberangatkan langsung oleh Bupati Nyono Suharli bersama Wakil Bupati Hj Mundjidah Wahab dari depan pendopo kabupaten dimeriahkan dengan marching band tamu dari Pesantren Kajen Pati Jawa Tengah. ".  Kegiatan sudah dimulai sejak hari Senin kemarin, (12/10) yakni dimulai lomba di bidang pendidikan islam seperti menulis cerpen, baca puisi islami, Pawai Syiar Islam hingga pagelaran wayang Wali pada (14/10) malam ini ,"tandasnya.

Bupati menambahkan, kegiatan pawai syiar islam ini diakuinya banyak menampilkan dan mengandung pesan moral meski dikemas dalam bentuk hiburan.   Sebab di bulan muharram banyak terjadi peristiwa penting dalam perkembangan penyebaran agama islam   di sisi lain  pesan kearifan lokal terkait budaya dan pesan persatuan dalam kebhinekaan juga dimunculkan oleh para peserta pawai.

"Rencananya  pawai ta'aruf dalam kemasan bernuansa budaya dan hiburan ini akan terus diselenggarakan sebagai kegiatan tahunan, dan sebagai bentuk penguatan Jombang sebagai kota santri," tandasnya.

Sementara itu, ribuan santri dan pelajar yang terdiri dari pelajar dari Kantor Kementrian Agama dan juga Dinas Pendidikan mulai tingkat RA/TK, SD/MI, SMP/MTs dan juga MA/ SMA ikut menyemarakkan pawai Syiar Islam dengan berbagai penampilan kreatif. Mereka menunjukkan identitas masing-masing sebagai simbol persatuan dalam kebhinekaan.

"Ada sebanyak 250 regu yang mengikuti pawai ini, ada yang menggunakan sepeda hias, bendi dan becak, mobil hias. Sedangkan peserta yang dari RA dan TK berjalan kaki," ujar Purwanto Asisten I Sekda Jombang menambahkan.

Kegiatan Pawai Syiar Islam, ini menjadi daya tarik tersendiri warga Jombang. Sejak pagi ribuan warga yang sudah memenuhi protokal jalan KH Wahid Hasyim yang menjadi jalur utama pawai menyambut tahun islam 1437 H. "Kita berharap kegiatan ini menjadi ajang tahunan," ujar Anggun Aini salah seorang peserta pawai mengaku senang bisa ikut berpartisipasi. (Muslim Abdurrahman/Mahbib)

Bagikan:
IMG
IMG