IMG-LOGO
Daerah

Jelang Konfercab, PCNU Sosialisasikan Ahwa


Rabu 21 Oktober 2015 08:00 WIB
Bagikan:
Jelang Konfercab, PCNU Sosialisasikan Ahwa

Jepara, NU Online
Menjelang pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) Nahdlatul Ulama Kabupaten Jepara ke-31 yang akan dilaksanakan 15 November mendatang, PCNU Jepara mengadakan sosialisasi pelaksanaan Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) untuk menentukan dan menetapkan Rais Syuriyah.
<>
“Mekanisme Ahwa adalah model musyawarah mufakat yang ditetapkan pada Muktamar NU ke-33 di Jombang Agustus lalu,” ungkap Ketua PCNU, KH Asyhari Syamsuri di hadapan 10 MWC yang hadir di kantor NU Jepara, Jawa Tengah, Jumat (16/10) lalu.

Menurut Asyhari, pelaksanaan Ahwa ini untuk mengembalikan supremasi syuriyah dalam kepemimpinan NU. Kriteria ulama/ kyai yang dipilih menjadi Ahlul Halli wal Aqdi adalah berakidah ahlussunnah wal jama’ah al-nahdliyyah, bersikap adil, alim, memiliki integritas moral, tawadlu, berpengaruh, memiliki pengetahuan untuk memilih pemimpin, munadzdzim dan muharrik, serta wara’ dan zuhud.

“Saat konfercab nanti, para rais syuriyah MWC NU diharapkan akan memilih sembilan ulama/kiai yang memiliki kriteria tersebut untuk menjadi Ahwa. Lalu Ahwa bermusyawarah menentukan dan menetapkan rais syuriyah,” jelas Asyhari.

Menanggapi penjelasan PCNU tentang Ahlul Halli wal Aqdi, Ketua MWC NU Kota Jepara Hamzah mengatakan, “Sebaiknya PCNU menginventarisir nama ulama/ kyai yang memiliki kriteria tersebut atau setidaknya mendekati kriteria tadi agar Rais Syuriyah MWC kami tidak salah dalam menentukan Ahwa.”

“Dengan nama ulama/kiai yang telah diinventarisir PCNU, kami akan rapat dan berembug menentukan sembilan calon usulan MWC kami nanti,” ujar Hamzah sebagaimana rilis yang diterima NU Online.

Zainuri dari MWC Donorojo mengusulkan agar PCNU menginventarisir 60 ulama/ kyai yang berpengaruh di Jepara. “Hal ini semata-mata membantu MWC untuk memilih Ahwa, bukan untuk mengarahkannya,” kata Zainuri.

Sampai saat ini beberapa ulama/kiai yang disebut-sebut berpeluang menjadi Ahwa antara lain H Ali Irfan Mukhtar, H Muhammady Kosim, Habib Farid Assegaf, Habib Muthohhar, KH Kamil Ahmad, KH Makmun Abdullah Hadziq, KH Ubaidillah Nor Umar, KH Muhsin Ali, KH Makhfudz Shiddiq, KH Nafi’uddin Hamdan, KH Kholilurrohamn, KH Nur Rohman Fauzan dan KH M. Zamazi. (Syaiful Mustaqim/Mahbib)

Bagikan:
IMG
IMG