Home Nasional Keislaman English Version Baru Fragmen Internasional Risalah Redaksi Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Sultan Isyaratkan IPNU Ikut Tanggulangi Masalah Narkoba

Sultan Isyaratkan IPNU Ikut Tanggulangi Masalah Narkoba

Jogja, NU Online
Ikatan Pelajar Nahdaltul Ulama (IPNU) Jogjakarta disarankan juga ikut berpartisipasi dalam menanggulangi masalah narkoba, barang haram yang telah menyebar luas di kalangan masyarakat negeri ini harus diberantas. Apalagi, kalangan pelajar yang ada di
Jogja juga sudah banyak yang memakai. Oleh karena itu, sebagai organisasi yang berbasis pelajar, sudah sepantasnya IPNU juga ikut memikirkan masalah tersebut.

Demikian dikatakan Gubernur DIJ Sri Sultan HB X dalam makalah sambutannya yang dibacakan Kadistrans DIJ Drs Soim pada acara Pelantikan PW IPNU dan Talk Show
Pendidikan bertema KBK PAI Berhasil di Pesantren, Gagal di Pendidikan Formal di ruang seminar kampus APMD Timoho Jogja, Sabtu 9 April 2005, kemarin.

<>

Lebih jauh Sultan menegaskan “IPNU sebagai organisasi kader diharapkan bisa memberikan kontribusi pada bangsa dan negara. ?Tentunya dengan memberikan
pelatihan-pelatihan skill yang bisa mengukir prestasi pada diri kader,” tambahnya. Hal itu dimaksudkan untuk meminimalisir angka pengangguran.

Drs Rahmad Wahab yang mewakili dari pengurus NU DIJ dalam sambutannya mengatakan. IPNU sebagai banon NU harus ikut mengawasi dana pendidikan yang sudah
dianggarkan DPR RI, sebagai organisasi yang beranggotakan pelajar, sudah sepantasnya IPNU ikut memantau penggunana dana tersebut. 

“Agar IPNU tidak dipandang sebelah mata oleh masyarakat yakni sebagai organisasi keagamaan saja, tapi juga organisasi yang ikut mewujudkan keinginan
rakyat Indonesia agar biaya pendidikan tidak mahal,” lanjutnya.

Sedangkan dalam sesi acara Talk Show dengan nara sumber Muhadi Zaenudin dari UII Jogja dam Muhajir dari Dikti DIJ, terungkap. Bahwa, gagalnya Kurikulum. Berbasis Kompetensi Pengajaran Agama Islam (KBK PAI) yang ada di pendidikan formal adalah terletak pada pengajar atau guru. Alasannya, guru sebagai penyalur pesan nilai-nilai agama kurang serius dalam memberikan bimbingan moral.

Sementara itu, Pelantikan yang diikuti seluruh pengurus IPNU periode 2005-2007 dipimpin langsung oleh wakil ketua pengurus pusat IPNU Idi Mujaiyat, dalam
palantikan tersebut juga dihadiri sesepuh NU, pejabat pemerintah Provinsi DIJ pengurus IPNU se-DIJ, dan OSIS SMU se-DIJ. (mar)

Kontributor NU-Online DIJ: A Riyadi Amar

Posisi Bawah | Youtube NU Online