Guru Madrasah Harus Pelopori Tanam Nilai Pancasila

Guru Madrasah Harus Pelopori Tanam Nilai Pancasila

Karanganyar, NU Online
Kepala Kantor Kementrian Agama Karanganyar H Musta’in Ahmad menekankan kepada para guru madrasah untuk berupaya menginternalisasi nilai-nilai Pancasila kepada para muridnya. Para guru madrasah, kata H Musta’in Ahmad, harus menjadi pelopornya.
<>
“Setelah Bimtek ini usai, kami berpesan kepada para guru untuk dapat mensukseskan implementasi Kurikulum 2013 ini yang secara garis besar mengandung tiga nilai pokok, pertama yaitu nilai kearifan lokal yaitu suatu kekayaan budaya lokal yang mengandung kebijakan hidup,” ungkap H Musta’in Ahmad saat penutupan Bimtek Kurikulum 2013 yang diikuti oleh guru mata pelajaran PAI dan guru kelas MI sekabupaten Karanganyar, Selasa (27/10).

Yang kedua yaitu nilai-nilai Pancasila, nilai Pancasila merupakan landasan utama bagi penduduk Indonesia dalam bermasyarakat dan berbangsa. Cakupan nilai-nilai Pancasila inilah yang membuat Indonesia aman, damai, dan tentram. Berbeda dengan Negara Islam lain, terutama di Timur Tengah.

Sementara, lanjutnya, saat ini banyak sekali paham-paham yang ingin merusak tatanan kehidupan yang cinta damai ini dengan merongrong NKRI. Salah satunya dengan mengatakan Pancasila adalah syirik, thoghut, dan produk jahiliyah. Padahal sebaliknya, Pancasila ialah produk ulama Nusantara untuk terciptanya keselarasan hidup di Indonesia.

Kemudian nilai yang ke tiga ialah nilai agama, agama akan menjadi tampak lembut ataupun kasar serta menakutkan itu tergantung orangnya. Contoh saja pemaknaan jihad, jika seseorang memaknai jihad di Indonesia sebagai perang saja, maka yang terjadi adalah halal-haram, surga-neraka.

Sementara kami memaknai jihad saat ini ialah berani hidup dan memberikan warna dalam hidup, dengan menerapkan nilai-nilai yang baik, seperti nilai toleransi, kebersamaan, ketuhanan, ibadah,  dan sebagainya, pungkasnya. (Ahmad Rosyidi/Alhafiz K)

BNI Mobile