IMG-LOGO
Daerah

Teliti E-Ticket Pariwisata, Siswa MAN Tambakberas Menangi LKTI


Jumat 6 November 2015 17:00 WIB
Bagikan:
Teliti E-Ticket Pariwisata, Siswa MAN Tambakberas Menangi LKTI

Jombang, NU Online
Sektor pariwisata diketahui dapat menghasilkan pendapatan yang sangat luar biasa bagi suatu daerah. Bahkan sumbangan dunia pariwiasta amat besar dalam penciptaan lapangan kerja.<>

Seperti diketahui, bahwa kota santri Jombang memiliki potensi objek wisata yang sangat banyak. Baik wisata alam, wisata budaya, kuliner, wisata keluarga atau Ruang Terbuka (RTH)  hingga kawasan Wisata Religi Makam KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

Meihat potensi yang sangat besar ini, Tiga pelajar MAN Tambakberas Jombang, Doni Hermawan, M Aminuddin Zulfi dan Ahmad Agil Auila Wafda melakukan penilitian dengan tema "Penerapan E-Ticket untuk Meningkatkan PAD sektor Pariwisata Kota Santri" yang mengantarkan menjadi juara pada Lomba Karya Tulis Ilmiyah (LKTI) yang digelar PWI Perwakilan Jombang, beberapa waktu lalu.

E-Ticket atau biasa disebut tiket elektronik yang di dalamnya berisi chip elektronik yang dapat menyimpan data dan jumlah saldo uang elektronik (e-money).  Saldo tersimpan dapat digunakan sebagai transaksi. Dengan cara membeli kartu perdana E-Ticket berikut saldo awalnya yang telah ditentukan digunakan untuk membayar tiket pariwisata.

Pengunaan E-Ticket

Cara penggunaan e-ticket untuk pariwisata adalah semua objek wisata memiliki minimal satu pintu masuk elekronik. Wisatawan yang telah memiliki ticket elektronik ini langsung bisa masuk melalui pintu yang tersedia e-ticket elektronik. Kemudian wisatawan menempelkan kartu selama dua sampai tiga detik. 

"Saat lampu telah berubah dari merah menjadi hijau pengunjung langsung mendorong pintu turn stile. Dan untuk mengetahui saldo dalam kartu elektronik secara otomatis akan berkurang sesuai dengan tarif masuk kawasan wisata dan sisa saldo akan terlihat pada display," beber Doni meyakinkan Juri.

Doni memaparkan, dari hasil survey yang dilakukan timnya terhadap responden, diketahui untuk penerapan E-Ticket kawasan wisata bahwa responden 54 persen menyatakan sangat setuju, dan 36 persen setuju sisanya 10 persen tidak setuju. "Alasannya adalah untuk memudhkan masyarakat mengunjungi kawasan atau objek wisata," taandasnya.

Aminuddin Zulfi menambahkan, bahwa hasil penilitian juga diketahui, e-ticket membantu peningkatan PAD sektor pariwisata, sebanyak 56 persen responden menyatakan sangat setuju, 36 persen setuju  dan 8 persen menyatakan kurang setuju." Karena para wisatawan yang ingin menikmati objek wisata di kota santri sudah membeli dulu kartu elektronik, dengan nominal yang diingikan," imbuhnya.

"Manfaat tiket elektronik adalah mempermudah wisatawan untuk mendapatkan pelayanan pariwisata yang maksimal, disamping itu juga meningkatkan pengelolaan objek wisata dan e ticket juga diharapkan bisa meningkatkan PAD pendapatan Asli Daerah dari sektor pariwisata," pungkasnya

Meski demikian, tiga pelajar madrasah ini memberikan rekomendasi jika E-Ticket diterapkan dalam pariwisata juga harus bekerjasama antar-lembaga yang mengelola objek pariwisata, adanya tarif resmi oleh pemerintah daerah dan membangun kerjasama dengan pihak perbankan. (Muslim Abdurrahman/Fathoni)

Bagikan:
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
IMG
IMG