IMG-LOGO
Daerah

Undangan Terbuka, Bedah Buku Habib Novel “Inilah Dalilnya”

Kamis 12 November 2015 21:25 WIB
Bagikan:
Undangan Terbuka, Bedah Buku Habib Novel “Inilah Dalilnya”

Jakarta, NU Online
Habib Novel bin Muhammad Alaydrus mengundang masyarakat secara umum untuk menghadiri acara bedah buku karyanya yang berjudul “Inilah Dalilnya: Penjelasan Al-Quran Dan Sunnah Atas Amalan Kaum Santri”, Ahad (1511), pukul 08.30 WIB.
<>
Diskusi buku yang bakal digelar di Markas Besar Ar-Raudhah, Jl. Dewutan No. 112 Semanggi, Pasar Kliwon, Surakarta, Jawa Tengah ini terbuka bagi siapa saja. Panitia juga menyediakan hadiah berupa tiga laptop, demikian siaran pers yang diterima NU Online, Kamis (12/11).

Dalam buku itu, Habib Novel berupaya mengulas dasar-dasar syariah terkait sejumlah amalan yang lazim dilakukan masyarakat muslim di Tanah Air, seperti dzikir berjamaah, peringatan maulid Nabi, ziarah kubur, dan kenduri. Belakangan praktik keagamaan tersebut kerap mendapat tudingan sebagai amalan menyimpang dari sunnah alias bid’ah yang pelakunya layak masuk neraka.

Buku karya pengasuh Majelis Ilmu dan Dzikir Ar-Raudhah Surakarta ini hendak menyuguhkan jawaban objektif lewat bahasa yang mudah dan lugas, bahwa praktik keagamaan yang selama ini dilakukan kaum santri itu memiliki landasan kuat dari al-Qur’an dan Sunnah.

Terkait informasi lebih lengkap acara bedah buku ini, calon peserta bisa menghubungi via Whatsapp (+6281904546363) atau BBM (5A0E4BD2). (Mahbib)

Bagikan:
Kamis 12 November 2015 23:2 WIB
Hari Kesehatan, Pemkab Sidoarjo Santuni Yatim Piatu
Hari Kesehatan, Pemkab Sidoarjo Santuni Yatim Piatu

Sidoarjo, NU Online
Pemerintah kabupaten Sidoarjo menyerahkan santunan kepada 20 anak yatim piatu di kabupaten Sidoarjo. Santunan ini diserahkan secara langsung oleh Pelaksana Jabatan (PJ) Bupati Sidoarjo H Jonathan Judyanto usai upacara peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-51 di alun-alun Sidoarjo, Kamis (12/11).
<>
Untuk memacu pembangunan di bidang kesehatan, Pemkab Sidoarjo juga menggelar berbagai macam lomba kesehatan. Sekitar 20 macam perlombaan disajikan di antaranya, lomba kader UKS tingkat SD/MI hingga SMP/MTs, lomba tenaga kesehatan teladan hingga lomba pojok laktasi di Puskesmas maupun perusahaan.

Ada juga lomba desa upaya perbaikan gizi keluarga (upgk) berprestasi, lomba kantin sehat serta lomba pemilihan koordinator imunisasi berprestasi Sidoarjo dan masih banyak lagi yang lainnya. Beberapa macam perlombaan itu, sekaligus memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-51 tahun.

"Menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat harus ditanamkan sejak dini agar tumbuh mengakar menjadi budaya sehat di dalam kehidupan sehari-hari. Melalui peringatan HKN yang mengangkat tema ‘Indonesia cinta sehat’ ini, mari kita jaga kesehatan supaya keluarga dan lingkungan sekitar terhindar dari penyakit," kata H Jonathan.

Jonathan menyampaikan bahwa Menteri Kesehatan RI Nila Farid Moeloek mengapresiasi pemerintah kabupaten/kota serta provinsi yang telah menyediakan 10 persen dari anggaran pembangunannya untuk kesehatan.

Di samping itu, dukungan untuk mewujudkan pembangunan kesehatan juga diperlihatkan oleh pemerintah daerah melalui peraturan daerah (perda). Seperti penerbitan perda kawasan tanpa asap rokok maupun membangun kota ramah lansia.

Pemerintah daerah juga memberikan insentif bagi tenaga kesehatan dari dana APBD-nya. Hal itu untuk mendorong terwujudnya pembangunan kesehatan. Tidak hanya itu saja, fasilitas pelayanan kesehatan khususnya puskesmas di beberapa daerah tertentu juga terus ditingkatkan kompetensi petugas kesehatannya agar dapat memberikan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat.

"Melalui momen HKN ini mari kita jadikan sebagai sarana penyampaian kepada masyarakat agar bangkit dan mulai meninggalkan cara menjaga kesehatan yang bersifat kuratif menuju semangat preventif serta promotif. Mari kita tingkatkan tekat dan semangat bersama untuk menyadarkan betapa pentingnya menjaga kesehatan," pungkas Jonathan. (Moh Kholidun/Alhafiz K)

Kamis 12 November 2015 22:4 WIB
Hari Pahlawan, PMII Wahid Hasyim Gelar Sarasehan Kebangsaan
Hari Pahlawan, PMII Wahid Hasyim Gelar Sarasehan Kebangsaan

Yogyakarta, NU Online
Pengurus harian PMII Wahid Hasyim mengadakan sarasehan bertajuk Hubbul Wathon minal Iman di aula Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya, Universitas Islam Indonesia, Selasa (10/11) malam. Penampilan perdana grup hadrah Samarasanta PMII Wahid Hasyim mengawali refleksi kepahlawanan malam itu.
<>
Acara ini dibuka langsung oleh Ketua PMII Wahid Hasyim UII Samsul Ariski. Menurut koordinator  Badan Semi Otonom Cadas Fajrul Falah, tujuan acara sarasehan ini adalah memperingati Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November. Kita juga ingin menunjukkan eksistensi PMII di UII.

Afiyatun Hafidz yang mengisi acara pada malam itu menegaskan dua hal untuk menjaga keutuhan atau membangun kembali Indonesia.

Pertama, keteguhan iman atau keyakinan, meyakini terlebih dahulu bahwa pancasila adalah ideologi yang pas untuk negara. Kedua, ketepatan penelaahan. Menurutnya,  menjadi pahlawan tidak hanya sebatas ketika mereka bergencat senjata ataupun mengangkat senjata tapi ketika menghadapi zaman sekarang yang lebih modern bagaimana menemukan kriteria seorang pahlawan.

“Jangan mengira bahwa pahlawan hanya mereka yang bergerilya, namun juga dapat dikatakan pahlawan apabila sudah melakukan tindakan yang benar dan baik terutama menjadi pahlawan untuk diri sendiri.”

Afiyatun menyoroti mereka yang ikut memperkeruh perdamaian di tengah masyarakat. (Umi Sholehah/Alhafiz K)

Kamis 12 November 2015 21:3 WIB
IPNU Sukoharjo Siap Koordinasikan Pelajar NU dari Berbagai Wadah
IPNU Sukoharjo Siap Koordinasikan Pelajar NU dari Berbagai Wadah

Sukoharjo, NU Online
Usai dilantik, Ketua IPNU Sukoharjo masa khidmat 2015-2017 Atsani Imam Ghozali menyatakan pihaknya akan tetap mempertahankan beberapa program kegiatan lama yang sudah berjalan dengan baik. Ia berjanji mengoordinasikan pelajar NU yang masih tersebar di berbagai wadah.
<>
“Sebagai langkah utama, kami ingin mengoordinasikan para pelajar NU yang ada di majelis Aswaja, seperti Ahbabul Musthofa dan lain-lain, di sekitar Sukoharjo, sebagai embrio untuk progam kepengurusan selanjutnya,” ungkap Atsani kepada NU Online, Rabu (11/11).

Sani yang akan bermitra dengan Ketua IPPNU Sukoharjo Nindya Aswaranti Seysar menambahkan, dalam mewujudkan programnya tersebut pihaknya akan terus berkomunikasi dengan pengurus NU dan banom lainnya.

Sementara itu, dalam kegiatan pelantikan yang digelar di Kantor NU Sukoharjo tersebut, perwakilan dari PP IPNU Najmu Tsaqib Akhda memberikan semangat kepada para kader IPNU-IPPNU di Sukoharjo, agar bisa lebih berkembang dan memanfaatkan potensi Sukoharjo dan Solo sebgaai Kota Sholawat.

“Yang tak kalah penting, rekan-rekan juga mesti gencar mempromosikan tentang kegiatan Kongres IPNU yang akan dihelat di Boyolali, Desember mendatang. Harapannya masyarakat dan warga NU di Soloraya dapat menyambut positif,” papar Akhda.

Selain dari pengurus pimpinan pusat, tampak hadir dalam kesempatan ini Ketua IPPNU Jawa Tengah Umi Sangadah. (Ajie Najmuddin/Alhafiz K)

IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
Peresmian Bank Wakaf Mikro di Banten Oleh Presiden RI
IMG
IMG