IMG-LOGO
Nasional

LTN PBNU Latih Pengelola Admin Website dan Media Sosial NU

Ahad 15 November 2015 5:1 WIB
Bagikan:
LTN PBNU Latih Pengelola Admin Website dan Media Sosial NU

Jakarta, NU Online
Lembaga Ta'lif wan Nasyr (LTN) PBNU menggelar pendidikan, pelatihan, pengelolaan media di lantai lima gedung PBNU, Jakarta pada Sabtu (11/11). Kegiatan yang diikuti para admin pengelola dan website dan media sosial di lembaga dan banom NU tersebut merupakan pertemuan kedua kalinya.
<>
Kegiatan dibagi ke dalam dua kelas, yaitu information communication technology (ICT). Kelas tersebut menghadirkan Wakil Sekretaris Ayi Fahmi dengan fokus pada manajemen informatika untuk pengelolaan website. Sementara kelas kedua lebih pada jurnalistik atau manajemen dan pengelolaan kontennya.

Ayi Fahmi mengatakan, kegiatan tersebut masih akan berlanjut. Rencananya tiap minggu dengan fokus tetap pada IT dan kontennnya.

Menurut dia, kegiatan tersebut merupakan salah satu dari empat gugus tugas NU kepengurusan 2015-2020 adalah, pertama, pemantapan keaswajaan. Kedua, mengawal NKRI dan Pancasila. Ketiga, penguatan organisasi. Dan keempat, penguatan kualitas sumber daya manusia.

“Pelatihan ini adalah gugus keempat, penguatan kualitas sumber daya manusia,” ungkapnya.

Kegiatan yang dimulai pagi sampai pukul 20.00 tersebut diikuti sekitar 35 orang. Dia antara mereka ada utusan PCINU Brunei dan Arab Saudi. (Abdullah Alawi)

Bagikan:
Ahad 15 November 2015 20:1 WIB
Inilah Tim yang Lolos Semifinal Liga Santri Nusantara
Inilah Tim yang Lolos Semifinal Liga Santri Nusantara

Bandung, NU Online
Babak delapan besar Liga Santri Nusantara Sepak Bola U 17 Piala Menpora RI sudah selesai. Pertandingan yang digelar selama dua hari Sabtu dan Ahad Pada 14-15 November 2015 dilangsungkan di Lapangan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung Jawa Barat.
<>
Keempat tim yang lolos ke babak semifinal adalah Pondok Pesantren Nurul Islam Jember, Pondok Pesantren Nur Iman Sleman, Pondok Pesantren Darunnajah Garut, Pondok Pesantren Al Asariyah Tangerang.

Nurul Islam Jember mengantongi tiket ke semifinal setelah mengalahkan Pondok Pesantren Alfiah Purwakarta dengan skor 4-1 pada hari Sabtu, (14/11/2015). Sedangkan, pada pertandingan kedua di hari yang sama, Pondok Pesantren Nur Iman Sleman berhasil menang atas Pondok Pesantren Darul Maarif Indramayu dengan skor 3-0.

Pada hari Ahad (15/11/2015) digelar dua pertandingan. Pertandingan ketiga Pondok Pesantren Darunnajah Garut menang atas Pondok Pesantren Walisongo Sragen dengan skor 2-1. Sedangkan pertandingan keempat, mempertemukan antara Pondok Pesantren Al Asyariah Tangerang melawan Pondok Pesantren Al Ikhlas DKI Jakarta. Al Asyariah menang atas Al Ikhlas dengan skor 3-0.

Semifinal dan Final LSN Digelar Di Sidoarjo
Pengurus Pusat LSN Mukaffi Makki mengatakan, semifinal dan final LSN akan digelar di GOR Delta, stadion kebanggaan masyarakat Sidoarjo Jawa Timur.

"Semifinal digelar pada tanggal 3 Desember 2015. Untuk finalnya dilangsungkan pada 6 Desember 2015. Sedangkan pada 4-5 Desember akan didakaan pameran foto LSN selama 2 hari di Royal Plaza Surabaya," tambahnya.

Sedangkan menurut Wakil Ketua Liga Santri Nusantara Romi Basarah mengatakan untuk hadiah para juara mendapatkan uang pembinaan Rp100 juta untuk juara pertama, juara dua 75 juta, dan juara ketiga 50 juta. Sedangkan untuk tim juara harapan, pemain terbaik, pelatih terbaik, dan top score masing-masing mendapatkan hadiah uang pembinaan sebesar 10 Juta.

Selain itu, lanjut Romi, untuk Juara Liga Santri Nusantara 2015 ini akan dikirim pada ajang kompetisi sepak bola U-17 Se Asia. “Lebih lanjut pembinaannya juga dalam bentuk mengirimkan pemenang Liga Santri dalam Ajang kompetisi sepakbola U-17 se-Asia yang akan digelar di Singapura pada bulan Maret 2016,” katanya. (Red: Abdullah Alawi)

Ahad 15 November 2015 18:59 WIB
Kiai Said Saksikan Pelantikan PCNU Kutai Kartanegara
Kiai Said Saksikan Pelantikan PCNU Kutai Kartanegara

Kutai Kartanegara, NU Online
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj menyaksikan pelantikan PCNU Kutai Kartanegara periode 2015-2020 di Pesantren Ribhatul Khail, Tenggarong (Ahad, 15/11).<>

Pelantikan yang dilakukan oleh PWNU Kalimantan Timur ini diikuti oleh seluruh jajaran pengurus PCNU Kutai Kartanegara. Acara mengambil tema "Menguatkan Ahlussunah wal Jamaah an-Nahdliyah sebagai paham yang rahmatan lil'alamin dalam kehidupan berbangsa dan bernegara"

Dalam tausiyahnya, Kiai Said menyatakan kebanggaannya atas perkembangan PCNU Kukar, salah satunya dengan dibangunnya kantor NU yang megah. 

Dalam kesempatan itu, ia mengingatkan kembali agar NU kembali ke pesantren karena NU merupakan kepanjangan dari nilai-nilai dan prinsip-prinsip pesantren. Sebagai bagian dari upaya kembali ke pesantren, kegiatan PBNU diselenggarakan di pesantren, termasuk muktamar ke-33 yang diselenggarakan di empat pesantren di Jombang. 

Hadir dalam acara pelatikan tersebut sekitar 1000 orang yang sangat antusias mengikuti keseluruhan rangkaian acara.

Setelah acara pelantikan, Kiai Said bertemu dengan Sultan Kutai Kartanegara Aji Muhammad Salehuddin II. Mereka membicarakan berbagai hal seperti upaya menjaga perdamaian di Indonesia dan bagaimana menjaga agar masyarakat tetap tenang dalam menghadapi berbagai situasi. (Mukafi Niam) 

Ahad 15 November 2015 17:4 WIB
PWNU Jatim: Hari Santri Bukan Suatu Kebetulan
PWNU Jatim: Hari Santri Bukan Suatu Kebetulan

Surabaya, NU Online
Sebagai rasa syukur atas penetapan 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional oleh Presiden Ir H Joko Widodo, PWNU Jawa Timur beserta MWCNU dan PCNU seprovinsi Jatim, mengadakan tasyakuran Hari Santri Nasional di Hotel Empire Palace Surabaya, Sabtu (14/11) kemarin.  Pihak PWNU Jatim memandang kehadiran takdir Allah SWT.
<>
"Acara ini merupakan rangkaian dari memperingati penetapan Hari Santri Nasional oleh Presiden yang diawali Kirab Hari Santri dan nantinya Insya Allah PBNU akan melaksanakan acara Santri Bela Negara," kata Ketua PWNU Jatim Kiai Mutawakkil Alallah kepada NU Online.

Dalam sambutannya, pengasuh pesantren Zainul Hasan Genggong ini mengatakan, penetapan hari santri ini bukanlah kebetulan, tapi ini sudah ketentuan dari Allah SWT. Terbukti dengan keluarnya surat Keputursan Presiden (Keppres) nomor 22 tahun 2015.

"Nomor suratnya saja sudah sama 22, ini tidak mungkin dimanipulasi, nomor surat itu sesuai dengan jumlah surat yang keluar," jelas kiai Mutawakkil di hadapan ribuan pengurus MWCNU dan PCNU se-Jatim.

Selain nomor, tanggal 22 Oktober 2015 bertepatan dengan tanggal sembilan Muharram. "Yang mana angka sembilan itu menjadi angka spesial bagi NU, karena melambangkan bintang sembilan dan wali songo," ungkapnya. (Rof Maulana/Alhafiz K)

IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
IMG
IMG