Home Nasional Keislaman English Version Baru Fragmen Internasional Risalah Redaksi Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Alumni Pondok Tremas DKI Jakarta Gelar Haul Masyayikh

Alumni Pondok Tremas DKI Jakarta Gelar Haul Masyayikh

Jakarta, NU Online
Ikatan Alumni Pondok Tremas (IAPT) DKI Jakarta dan Banten menggelar pertemuan silaturahmi akbar di Yayasan Al Ahyar Amanah Kramat Jati, Jakarta Timur, Ahad (15/11). Mereka memperingati haul masyayikh pondok Tremas Pacitan almagfurlah KH Muhammad Dimyathi bin Abdulloh.
<>
Kegiatan yang baru pertama kali digelar ini berlangsung khidmat dan penuh suasana kekeluargaan. Hadir pengasuh pondok Tremas KH Luqman Harits Dimyathi, KH Muad Harits, dan keluarga.

Ratusan alumni dari berbagai periode turut menyukseskan acara ini. Mereka merupakan para alumni yang bermukim di wilayah Jabodetabek dan Banten. Tampak pula perwakilan pengurus IAPT Pekalongan dan IAPT Purwodadi.

KH Luqman Harits menekankan peran penting santri dan alumni Tremas dalam berkiprah di tengah masyarakat untuk memperkuat ajaran Ahulussunnah Wal Jama’ah di antaranya melalui jamiyyah Nahdaltul Ulama.

Koordinator Gerakan Nasional Ayo Mondok itu menyampaikan, peran alumni Tremas sangat dinanti oleh masyarakat, terutama dalam rangka turut menjaga keutuhan NKRI. Terlebih pemerintah telah mengakui peran perjuangan para santri dengan ditetapkanya 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional yang merupakan wujud penghargaan kepada perjuangan ulama.

Kiai Luqman mendorong para alumni untuk selalu menjaga sanad keilmuan yang diperolehnya dengan cara memasukkan putra-putrinya untuk belajar di pesantren. "Minimal satu dari putra-putrinya untuk dikirim ke pesantren, agar sanad keilmuan kita terus tersambung dan tidak putus," demikian kata Katib Syuriah PBNU itu.

Sementara Ketua PP LDNU KH Manarul Hidayat yang hadir menyampaikan taushiyah menyampaikan bahwa dengan adanya Gerakan Nasional Ayo Mondok dapat dijadikan wadah dalam menanggulangi paham radikalisme seperti Wahabi dan ISIS yang membahayakan keutuhan NKRI yang telah terbangun sejak zaman wali songo itu.

"Melalui organisasi ikatan alumni pesantren di seluruh Indonesia, mari kita perkuat NKRI dan dakwah Ahlussunnah Wal Jamaah An-Nahdliyah," ajak Kiai Manarul Hidayat.

Kegiatan Haul Masyayikh dan silaturahim alumni DKI Jakarta rencananya akan digelar tiap tahun sekali. Acara ini merupakan salah satu wujud meneladani kiprah para kiai dalam mendidik para santrinya. (Zaenal Faizin/Alhafiz K)

Posisi Bawah | Youtube NU Online