IMG-LOGO
Daerah

Ribuan Nahdliyin Semarakkan Maron Bershalawat

Rabu 2 Desember 2015 8:1 WIB
Bagikan:
Ribuan Nahdliyin Semarakkan Maron Bershalawat

Probolinggo, NU Online
Ribuan Nahdliyin yang ada di Kecamatan Maron dan sekitarnya Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Selasa (1/12) malam meramaikan kegiatan “Maron Bershalawat) yang digelar oleh Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kota Kraksaan bekerja sama dengan Majelis Al Khair wal Barokah Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong Kecamatan Pajarakan, Probolinggo.
<>
Kegiatan yang dipusatkan di lapangan parkir Pasar Baru Maron Kabupaten Probolinggo ini diikuti oleh sekitar 5.000 orang jamaah dari Majelis Al Khair wal Barokah, pengurus GP Ansor dari tingkat cabang, pimpinan anak cabang, ranting dan warga masyarakat.

Sejumlah ulama dan habaibpun juga turut hadir dalam Maron Bershalawat ini. Seperti, Ketua PC GP Ansor Kota Kraksaan Taufiq, jajaran pengasuh Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong KH. Moch. Hasan Syaiful Islam , Gus Hasan Maulana, Gus Hasan Ahsan Malik, Gus Hasan Qomaruzzaman, Gus Ebied, KH. Hasan Nauval, KH. Ainul Yaqien, KH. Nawawi Maksum (Bondowoso) serta tokoh masyarakat se-Kecamatan Maron.

Ketua panitia Bahrianto mengatakan Maron Bershalawat digelar dengan tujuan untuk memelihara nilai dan tradisi Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) An-Nahdliyah. “Setidaknya kegiatan ini mengajak masyarakat agar membiasakan diri membaca shalawat dalam kehidupan sehari-hari sebagai bentuk rasa cinta kita kepada Rasulullah,” katanya.

Kegiatan ini diisi dengan pembacaan shalawat Nabi Muhammad SAW dengan diiringi hadrah Majelis Al Khair wal Barokah dan diakhiri dengan ceramah agama denga tema penguatan  faham Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) untuk menangkal faham lain oleh KH Moch. Hasan Syaiful Islam.

“Kita harus berupaya selalu membentengi diri kita dan keluarga agar senantiasa tetap berpegang teguh kepada aqidah Ahlussunnah wal Jamaah di tengah maraknya paham-paham lain di luar NU,” ujarnya.

Sedangkan Ketua PC GP Ansor Kota Kraksaan Taufiq mengharapkan agar melalui kegiatan ini para generasi muda NU supaya senantiasa terus menerus memelihara tradisi NU yang semakin hari semakin berat tantangannya menghadapi faham lain yang masuk ke Indonesia saat ini. (Syamsul Akbar/Mahbib)

Bagikan:
Rabu 2 Desember 2015 22:2 WIB
Puluhan Santri Tambakberas dan Tebuireng Masuk Kelas Jurnalistik
Puluhan Santri Tambakberas dan Tebuireng Masuk Kelas Jurnalistik

Jombang, NU Online
Puluhan Santri dan Pelajar Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas kabupaten Jombang terlihat antusias mengikuti pelatihan jurnalistik yang digelar KPM Bahrul Ulum bersama Persatuan Wartawan Indonesia Perwakilan (PWI) Perwakilan Jombang.
<>
Kegiatan yang diikuti santri putra dan santri putri yang tergabung dalam KPM BU itu digelar di Aula Yayasan Pondok Pesantren selama dua hari. "Saya minta usai mendapatkan pelatihan jurnalistik ini, santri yang tergabung dalam KPM Bahrul Ulum bisa menghidupkan lagi media pesantren, apakah itu buletin, majalah atau website.”

Kegiatan yang tertajuk Sekolah Jurnalistik Pelajar dan Santri menghadirkan kalangan awak media cetak dan televisi. Mereka antara lain Sutono wartawan Harian Surya, Ramadlan NU Online, Syafii, Radio Elshinta, Syaiful Arif, fotografer Antarajatim, Yusuf Wibisono Berita Jatim, dan Amir Metro TV.

"Santri harus terbiasa menulis, apakah itu menulis berita, sejarah. Semuanya bisa ditulis dan dipublikasikan. Ini adalah kesempatan langka, karena seluruh narasumber untuk pelatihan mulai dari catak, online dan TV hadir memberikan materi," ujar Syafi'i, pengurus PWI Perwakilan Jombang mengatakannya.

Santri harus bisa meniru KH Wahab Hasbullah, pendiri pesantren Bahrul Ulum sekaligus pendiri NU, karena ia sudah terjun dalam dunia jurnalistik sejak tahun 1928. Dengan mendirikan Majalah Warta Nadhatoel Oelama dengan tulisan arab pegon.

"Karenanya santri harus melanjutkan perjuangan Mbah Wahab dalam dunia jurnalistik," imbuhnya.

Syafi’i menambahkannya, Sekolah Jurnalistik bagi pelajar dan santri sengaja digelar untuk memberikan pemahaman bagi kalangan santri pesantren dan pelajar tingkat SMA atau MA di kota santri di tengah arus besar media yang tidak bisa dibendung. "Kita harus bisa ikut mengisi perkembangan arus media, dengan informasi yang benar, dan ini adalah tugas santri kedepan,” jelasnya, Ahad (29/11).

Beberapa materi yang diberikan di antaranya adalah jurnalistik dasar, teknik reportase, teknik menulis berita, teknik wawancara, fotografi, dan video jurnalis, dan produksi media.

Setelah dari pesantren Tambakberas, sekolah jurnalistik juga dilaksanakan di SMA Wahid Hasyim Tebuireng, MTs Bahrul Ulum Ngoro dan juga SMAN 1 Jombang.

“Pelatihan di masing-masing sekolah digelar selama dua hari. Sedangkan materi yang diberikan seputar dasar-dasar jurnalistik. Semisal, teknik reportase, teknik menulis, serta video jurnalis, dan juga fotografi," pungkasnya. (Muslim Abdurrahman/Alhafiz K)

Rabu 2 Desember 2015 15:4 WIB
Inilah Rangkaian Semarak Harlah Ke-5 KMNU di UNILA
Inilah Rangkaian Semarak Harlah Ke-5 KMNU di UNILA

Pringsewu, NU Online
Dalam rangka memperingati lahirnya Keluarga Mahasiswa NU Ke-5 di Universitas Lampung, berbagai kegiatan akan dilaksanakan di Masjid Al Wasi'i Kampus Unila dan Masjid Darul Muawanah Kampung Baru selama lebih kurang 4 hari pada Desember ini.
<>
Salah satu pengurus KMNU Unila Muhammad Nur Hidayat Rosihun mengatakan bahwa rangkaian kegiatan akan diawali dengan Khotmil Quran pada Jumat (4/12) dengan menghadirkan hafidz dan hafidzah Provinsi Lampung.

"Selain Khotmil Quran kita juga akan menggelar khotmil kutub di Masjid Al Wasi'i pada Sabtu (5/12)," katanya saat berkunjung ke kantor kontributor NU Online Pringsewu, Sabtu (28/11) bersama beberapa orang pengurus KMNU lainnya.

Momen utama kegiatan yang bertema Meneguhkan Karakter Islam Rahmatan lil Alamin Untuk Meniti Langkah Peradaban Generasi NUsantara ini adalah Istighotsah dan Tabligh Akbar yang akan diisi oleh Ustadz Ahmad Bukhori Muslim di Masjid Al Wasi'i pada Sabtu (5/12).

"Setelah Kegiatan utama tersebut, masih ada 2 kegiatan lainnya yang akan dilaksanakan di Masjid Al Wasi'i pada 12 dan 16 Desember 2015 yaitu Seminar Keputeian dan Malam Cinta Rasul " Kata Rosihun yang merupakan Mahasiswa FKIP Jurusan Fisika. (Muhammad Faizin/Alhafiz K)

Rabu 2 Desember 2015 12:0 WIB
JELANG KONGRES IPNU-IPPNU
Cabang Berharap Ketua Umum IPPNU Kelak Mengerti Aswaja
Cabang Berharap Ketua Umum IPPNU Kelak Mengerti Aswaja

Jombang, NU Online
Ikatan Pelajar Putri Nahdhatul Ulama (IPPNU) secara nasional akan melangsungkan kongres XVII pada 4-8 Desember 2015 di Boyolali, Provinsi Jawa Tengah. Sejumlah cabang telah menyiapkan diri untuk menyambut momen permusyawaratan tertinggi di IPPNU ini, termasuk kriteria calon ketua umum pimpinan pusat IPPNU periode selanjutnya.
<>
Aliyah, Ketua Pimpinan Cabang (PC) IPPNU Jombang, Jawa Timur mengatakan, calon Ketua PP IPPNU hendaknya kader NU yang amanah dan memahami Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) sebagai ruh gerakan dalam merumuskan dan menjalankan program-program IPPNU.

“Kami perwakilan dari PC IPPNU Jombang memandang calon PP IPPNU yang baik dan progresif adalah kader IPPNU yang amanah dan paham terhadap Aswaja,” katanya kepada NU Online, Rabu (2/12) pagi.

Sampai saat ini pihaknya masih intensif mendiskusikan dan menggali informasi terkait perkembangan semua calon yang sudah ramai diperbincangkan. Selain itu ia meminta kepada semua kadernya untuk tidak gegabah dalam menentukan calon.

Yang tidak kalah penting, kata Aliyah Ketua PP IPPNU, harus memahami Aswaja dari semua sisi dan dapat mengaplikasannya pada kehidupan nyata. Ia mengkhawatirkan masuknya paham atau aliran yang tidak sesuai dengan Islam an-Nahdliyah yang menjunjung tinggi terhadap nilai-nilai kesantunan dalam berdakwah.

“Karena di zaman modern ini terdapat banyak perkembangan termasuk segala informasi dan fasilitas bisa diakses melalui internet, dikhawatirkan dimasuki oleh paham-paham lain dan kepentingan yang yidak sesuai dengan visi misi IPPNU. Namun kalau Ketua PP IPPNU memiliki sikap amanah dan memahami Asawja dengan benar, maka jati diri IPPNU akan tetap terjaga,” terangnya. (Syamsul/Mahbib)

IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
IMG
IMG