IMG-LOGO
Daerah

PCNU Jepara Doakan Almarhum Slamet Effendy

Jumat 4 Desember 2015 13:4 WIB
Bagikan:
PCNU Jepara Doakan Almarhum Slamet Effendy

Jepara, NU Online
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jepara mengadakan tahlil untuk mengiringi lamarhum Waketum PBNU H Slamet Effendy Yusuf, Kamis (3/12) malam. Mereka juga berdoa untuk almarhum. Ritual ini berlangsung secara sederhana dan khidmat.
<>
Kegiatan yang ditempatkan di Ruang Syuriyah Gedung NU jalan Pemuda 51 Jepara dipimpin langsung Ketua PCNU Jepara terpilih KH Hayatun Abdullah Hadziq yang diikuti belasan nahdliyyin.

Di sela-sela tahlil Kiai Hayatun menyatakan, setengah bulan lalu 14-15 November almarhum masih hadir bersama PCNU Jepara dalam agenda Konferensi Cabang Ke-31 PCNU Jepara. Waktu itu Waketum PBNU itu didaulat untuk membuka kegiatan konferensi.

“Siang dan malam Mas Slamet masih kumpul dan jagong dengan kita. Tetapi kini Mas Slamet telah tiada,” jelas pengasuh pesantren Hadziqiyah Nalumsari Jepara menambahkannya.

Atas kepergian Slamet, ia berdoa semoga amal ibadah dan perjuangannya untuk NU diganjar dengan balasan yang setimpal. Kepada pengurus MWCNU sekabupaten Jepara ia mengimbau agar melaksanakan sholat ghaib dan tahlil untuk almarhum. (Syaiful Mustaqim/Alhafiz K)

Bagikan:
Jumat 4 Desember 2015 23:7 WIB
KONGRES IPNU-IPPNU
Ke Kongres, Pelajar NU Jatim Dilepas Majelis Alumni
Ke Kongres, Pelajar NU Jatim Dilepas Majelis Alumni

Surabaya, NU Online 
Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU) Jawa Timur dilepas Ketua Majelis Alumni IPNU H Muzammil Syafii dari Surabaya pada Jumat (4/12) untuk berangkat kongres kedua organisasi tersebut yang belangsung di di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah.
<>
Sebelum diberangkatkan para pelajar NU terlebih dahulu apel bersama di depan gedung PWNU Jatim, Jl Masjid Al Akbar Timur No 9 Surabaya. Pada kesempatan itu Muzammil berpesan kepada pelajar NU supaya menjaga etika dan akhlak, jangan sampai mencederai nama Jawa Timur. "Jatim itu barometer nasional," katannya.

Selain Muzammil hadir juga Sudirman Ali, Abdul Mujib dan Hj Aisyah Lilia Agustina. Mereka juga anggota Majelis Alumni IPNU dan IPPNU Jatim.

Hj Aisyah Lilia Agustina yang akrab disapa Mbak Icha itu berpesan kepada kader-kader IPNU dan IPPNU supaya di kongres nanti jangan sampai menggebrak meja atau kursi. "Sampaikan argumen kalian dengan sopan dan santun pelajar NU tidak perlu melakukan itu di kongres nanti," lanjut perempuan yang juga anggota DPRD Jatim itu.

IPNU dan IPPNU Jatim adalah satu kesatuan yang akan membawa visi misi pelajar NU. Haikal Atiq Zamzami mengatakan untuk membawa nama baik NU Jatim. "Kita adalah satu komando dan satu tujuan untuk pelajar NU," jelasnya.

Abdullah Muhdi, korlap pemberangkatan kongres, mengatakan, bahwa IPNU dan IPPNU Jatim bergabung dalam satu rombongan. Mereka berjumlah 300 orang dari 25 PC IPNU se Jatim.

"Kita nanti akan berhenti di beberapa titik, diantaranya Jombang, Nganjuk dan Madiun, di tiga tempat itu kita nanti akan konsolidasi dengan Pimpinan Cabang IPNU IPPNU," pungkasnya. [Rof Maulana/Abullah Alawi]

Jumat 4 Desember 2015 22:17 WIB
Anak Madrasah ini Perkuat Timnas U-13 Raih Juara di Manila
Anak Madrasah ini Perkuat Timnas U-13 Raih Juara di Manila

Bangkalan, NU Online 
Alaik Robby Al-Bustomy adalah salah seorang pemain Timnas U-13 yang berhasil menyabet juara internasional sepakbola di Manila, Philipina akhir oktober lalu. Ia adalah siswa kelas 1 MTs Darul Hasan, Desa Lajing, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.
<>
Anak usia 13 tahun itu menjadi buah bibir di Bangkalan karena prestasinya itu. Al-Bustomy lahir pada tanggal 28 Februari 2002 dari keluarga sederhana. Ia tiga bersaudara dari pasangan Abdul Hafid (42) yang keseharianya sebagai nelayan, dan Holifah (39) sebagai ibu rumah tangga.  

Di mata kedua orang tuanya,Al Bustomy dikenal sebagai anak yang berbakti dan tidak banyak neko-neko, “di rumah dia itu anak yang pendiam, jujur dan selalu taat dan hormat sama kedua orang tua," terang Abdul Hafidz seraya menambahkan, kegemaran dan bakat anaknya sudah terlihat sejak kelas 3 SD.

Al Bustomy pernah bergabung di Mitra Bangkalan FC, Bromo FC hingga masuk seleksi Timnas U-13 di Riau. Ia ikut Timnas berbekal Rp.200 ribu Rupiah dari salah satu anggota DPRD Bangkalan.

Hasan Zaini, Ketua Yayasan Darul Hasan, turut bangga atas prestasi yang diraih Alaik Roby Al Bustomy. "Tak menyangka.., Alhamdulillah, anak kami dapat mengharumkan kabupaten Bangkalan,” katanya.  Semoga ini semua dapat menjadi contoh bagi anak-anak yang lain untuk berprestasi, tambahnya. (Eko Prayitno/Abdullah Alawi)

Jumat 4 Desember 2015 20:43 WIB
PMII Hasyim Asy’ari Rutin Berlatih Jurnalistik
PMII Hasyim Asy’ari Rutin Berlatih Jurnalistik

Jombang, NU Online
Pengurus Komisariat (PK) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Hasyim Asy’ari Tebuireng, Jombang rutin melatih anggotanya dalam dunia tulis-menulis dalam bidang jurnalistik setiap bulan pada pekan terahir. 
<>
Rifqie Nurul Hidayat, Ketua Komisariat PMII Hasyim As’ari mengungkapkan, rutinitas ini untuk membangkitkan kembali semangat tulis menulis di mahasiswa prgerakan. 

Ia menilai kegiatan tulis menulis ahir-ahir ini sudah tidak banyak diminati oleh para aktivis. “Ahir-ahir ini warga nahdliyin atau bahkan aktivis PMII sendiri sangat minim tradisi tulis menulis,” katanya saat memberikan arahan di depan peserta sekolah jurnalistik, Kamis (3/12) siang.

Rifqi, panggilan akrabnya menambahkan, selain untuk menumbuh kembangkan minat tulis anggota dan pengurus setiap Rayon. Juga sebagai wujud nyata dari visi misi komisariat ini, yaitu mengorbitkan tiga tradisi yang memang harus dimiliki oleh mahasiswa. 

“Kita memang memilki visi misi menjalankan budaya membaca, diskusi dan menulis, tiga budaya ini yang seharusnya dimilki oleh mahasiswa pergerakan,” pungkasnya. 

Lebih lanjut Ketua Panitia kegiatan, Misrum Al Mathuty menandaskan bahwa selama ini para aktivis lebih memilih berdemonstrasi untuk menyampaikan aspirasinya dan mengenyampingkan media tulisan. “Agar aktivis tidak hanya disibukkan dengan aktivitas turun jalan tapi juga pengawalann dengan wujud tulisan,” tandasnya.

Sebagai pembicara pengurus komisariat mendatangkan dari Media Grup Tebuireng, Ahmad Fauzan. Ia menjelaskan bekal sebagai jurnalis profesional dan tata cara menulis karya ilmiah yang baik dan benar. 

Fauzan juga mengimbau untuk jurnalis pemula harus banyak belajar dan tekun manulis. “pekerjaan menulis sebenarnya hal yang sangat menyenangkan jika terus ditekuni, tidak ada yang instan semuanya butuh proses,” terangnya. 

Acara yang bertajuk “Aktivis Melek Literasi” ini diikuti kurang lebih dari 20 mahasiswa. Menurut pantauan NU Online mereka sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut hingga rampung. 

Zahara Luthfiyah, salah satu peserta sekolah jurnalistik mengungkapkan rasa senangnya mengikuti kegiatan ini. “senang sekali saya mengikuti dari awal, sebab saya sendiri sangat tertarik untuk mengembangkan kreatifitas tulis menulis,” katanya. (SyamsulAbdullah Alawi)

IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
IMG
IMG