IMG-LOGO
Daerah

PCNU Kota Pasuruan Gelar Haul Ke-6 Gus Dur

Sabtu 19 Desember 2015 13:32 WIB
PCNU Kota Pasuruan Gelar Haul Ke-6 Gus Dur

Pasuruan, NU Online
Enam tahun wafatnya Guru Bangsa KH Abdurahman Wahid (Gus Dur) telah berlalu. Namun kenangan perjuangan Presiden Ke-4 RI ini masih melekat di hati para pengagum. Jumat, (18/12) di aula PCNU Kota Pasuruan Haul Ke-6 Gus Dur diperingati dengan berbagai kegiatan oleh Lakpesdam PCNU Kota Pasuruan bersama Banom NU Kota Pasuruan serta BEM se-Kota Pasuruan bertajuk ‘Peradaban Islam  Nusantara, Membumikan Indonesia Ber-Aswaja’.<> 

Rangkaian kegiatan dimulai dengan Khotmil Qur’an disertai dengan Pembacaan Yasin dan tahlil untuk para pahlawan bangsa dan pendiri atau muassis NU.

Dalam sambutan pembukanya, Ketua Lakpesdam PCNU Kota Pasuruan, Waladi Imaduddin Kadmi menyampaikan bahwa Gus Dur jangan hanya sebatas diidolakan saja, tapi juga harus diideologikan dalam kehidupan berbagsa dan bernegara. 

“Karena Gus Dur adalah tokoh yang meng-khatulistiwa dengan dimensi pemikiran yang kosmopolit dan tak lekang oleh zaman,” ujar Waladi.

Peserta yang hadir terdiri dari berbagai elemen kemahasiswaan di Kota Pasuruan seperti BEM Universitas Merdeka Pasuruan, BEM STAIS Pasuruan, serta PMII Komisariat Merdeka dan PMII Komisariat STAIS. 

Acara ini juga dihadiri oleh Banom PCNU Kota Pasuruan seperti Muslimat, Fatayat dan IPPNU dengan khidmad menyimak Tausiyah Ke-Islaman dan Kebangsaan oleh KH. Hasan Ma’ruf, Mustasyar PCNU Kota Pasuruan. Dalam taushiyahnya, Kiai Hasan berpesan untuk mengedepankan Akhlak Mulia Rosulullah SAW dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Rangkaian acara kemudian dilanjut dengan malam gebyar budaya dengan menampilkan lomba Stand Up Comedy Gus Dur yang diikuti oleh peserta dari perwakilan PMII dan BEM di Kota Pasuruan. Masing-masing peserta melontarkan joke khas Gus Dur yang membuat suasana menjadi meriah dengan tawa lepas. 

Lomba Stand Up ini dimenangkan Iwan dari Universitas Merdeka (Unmer) Pasuruan sebagai juara pertama stand up comedy Gus Dur, disusul Nizar dari PMII Merdeka dan Muntaha dari PMII Salahudin diposisi ketiga. Ketiganya mendapat hadiah dan piagam penghargaan dari Lakpesdam PCNU Kota Pasuruan.

Pembacaan puisi menjadi rangkaian acara berikutnya. Sejumlah mahasiswi dengan indah melantunkan puisi tentang Gus Dur. Diantaranya adalah Sakinah dari BEM Unmer Pasuruan yang membacakan puisi karya Inayah Wahid, putri Gus Dur. Acara kemudian ditutup dengan pemutaran manaqib dalam bentuk visual documenter tentang Gus Dur. (Red: Fathoni)

Bagikan:
IMG
IMG