IMG-LOGO
Daerah

Turis Mancanegara Ikut Rebutan Gunungan Sekaten di Yogyakarta

Sabtu 26 Desember 2015 10:0 WIB
Bagikan:
Turis Mancanegara Ikut Rebutan Gunungan Sekaten di Yogyakarta

Yogyakarta, NU Online
Ribuan warga dari berbagai daerah berebut mengambil isi Gunungan Grebeg Maulud di Halaman Masjid Kauman, Kota Yogyakarta, Kamis.
<>
Turis mancanegara pun ikut berebut mengambil isi gunungan dalam upacara Grebeg Maulud Sekaten Tahun 1949 Jimawal atau 1437 Hijriyah itu.

Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat membuat tujuh gunungan dalam upacara itu, antara lain tiga gunung lanang, satu dibawa ke Puro Pakualaman dan satu buah dibawa ke Kepatihan. 

Selain itu ada satu gunung wadon, satu gunung gepak, satu gunung dharat dan satu gunung pawuhan.

"Kami datang ke sini untuk melihat Grebeg Maulud dan ikut berebut gunungan supaya dapat berkah," kata Mujirah, warga Magelang (Jawa Tengah) yang datang ke Yogyakarta untuk melihat Gerebeg Mulud.

Mujirah sudah menunggu di depan Masjid Kauman sejak 08.00 WIB supaya bisa masuk ke halaman masjid. Saat itu sudah banyak warga yang berkumpul di masjid tersebut.

"Saya masih bersyukur dapat makanan dari gunungan," kata Mujirah, yang rela berdesakan hingga kakinya sering terinjak pengunjung lain demi mendapatkan makanan itu.

Gunungan Grebeg Maulud yang diarak dari Keraton Ngayogykarta Hadiningrat tiba di Masjid Kauman sekitar pukul 10.05 WIB. 

Imam Imam Masjid Kauman membacakan doa saat gunungan tiba. Namun sebelum sang imam selesai membaca doa, warga sudah berdesakan memperebutkan isi gunungan.

Akibatnya tiga warga yang pingsan saat berebut gunungan, dan puluhan lainnya mengalami dehidrasi sehingga harus dirawat di Posko Palang Merah Indonesia yang ada di dekat masjid.

Personel Pareanom Tari Nanox mengatakan 75 petugas sudah dikerahkan untuk mendukung kelancaran upacara Grebeg Maulud Sekaten.

Meski ada yang pingsan dan harus menjalani perawatan, dia mengatakan, secara keseluruhan acara berjalan lancar tanpa kejadian serius.

"Sejauh ini tidak ada kejadian yang serius. Prosesi Grebeg Maulud berjalan lancar meski warga berdesak-desakan," katanya. (Antara/Mukafi Niam) 

Bagikan:
Sabtu 26 Desember 2015 22:0 WIB
Liburan, IPNU-IPPNU Kudus Gaet Kader Baru
Liburan, IPNU-IPPNU Kudus Gaet Kader Baru

Kudus, NU Online
Bidang Pengembangan Pelajar, Santri dan Mahasiswa (PSPM) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Kudus mempelopori berdirinya Forum Komunikasi Antar Pimpinan Komisariat (Forkapik). Forum tersebut khusus digadang untuk memperluas kader ranah Pimpinan Komisariat di sekolah-sekolah menengah atas.
<>
Pada liburan kali ini forum tersebut menggaet bibit baru dalam kegiatan Achievement Motivation Training (AMT) di Kampus Timur STAIN Kudus. Kegiatan tersebut berlangsung Kamis-Jum'at (24-25/12).

Sedikitnya 46 pelajar putra dan putri dari pelbagai sekolah merayakan kegiatan yang sekaligus sebagai bentuk peringatan Maulid Nabi. Kegiatan ini dikemas santai namun serius. Peserta menerima materi pengenalan keorganisasian, kepemimpinan, keislaman, Ahlussunnah wal Jama'ah, hingga ke-IPNU-an dan ke-IPPNU-an dari para narasumber dari pengurus jam'iyyah NU Kudus. Sementara pengurus IPNU dan IPPNU cabang Kudus, di sini menjadi fasilitator.

AMT ini memuat sebagian besar materi pengkaderan formal IPNU-IPPNU jenjang awal, yakni Masa Kesetiaan Anggota (Makesta). Namun kegiatan yang dipanitiai oleh kumpulan pelajar yang tergabung dalam kepengurusan Forkapik ini bukan dimaksudkan untuk mengganti kegiatan Makesta. Ini hanya sebagai gerbang mereka untuk bergabung dalam Forkapik IPNU-IPPNU Kudus.

"Saatnya merayakan maulid Nabi, saatnya menyiapkan kader-kader muda untuk Nahdlatul Ulama. Kami sengaja memilih hari libur maulid ini untuk pelaksanaan AMT sebagai bentuk peringatan lain bagi kami untuk merayakan hari lahirnya Kanjeng Nabi kita. Dengan AMT ini diharapkan sungguh-sungguh akan terlahir bibit-bibit potensial IPNU dan IPPNU di masing-masing sekolah yang kelak menjadi generasi jam'iyyah Nahdlatul Ulama, generasi pendukung Kanjeng Nabi, generasi yang dibanggakan Kanjeng nabi," ungkap Joni Prabowo, Ketua IPNU Kudus.

Forkapik menjadi satu dari dua garapan PSPM IPNU bersama IPPNU Kudus, setelah Lembaga Pers Santri (LPS) Pilar. Forkapik juga telah memiliki media sendiri berupa buletin Adz-Dzaka'. Sementara LPS Pilar hingga kini membawahi beberapa media sejak cetak hingga virtual, yakni majalah semesteran, Pilar, website ipnuippnukudus.or.id, serta fanspage Facebook PC IPNU IPPNU Kudus. [Istahiyyah/Abdullah Alawi]

Sabtu 26 Desember 2015 21:31 WIB
PKD PMII Kupang Diikuti Dua Cabang Persiapan Satu Definitif
PKD PMII Kupang Diikuti Dua Cabang Persiapan Satu Definitif

Kupang, NU Oline
Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menggelar PKD untuk Cabang Persiapan Sikka, Alor, dan Cabang Defenitif Cabang Ende. Kegiatan berlangsung di Wisma Harapan Baik, Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada Jumat (25/12).
<>
Ketua Panitia, Jul Firlan, mengatakan PKD akan berlangsung tanggal 25-27 Desember. Kemudian pada tanggal 28 Desember akan berlangsung Konferensi Cabang ke-VII.  

“Peserta PKD sesuai dengan utusan dua cabang persiapan dan satu cabang defenitif. Sementara yang mengikuti Konfercab diikuti dari Komisariat dan Rayon yang ada di Cabang Kupang. Sedangkan peserta dari cabang lain sebagai peninjau dalam pertarungan Konfercab VII masa khidmat 2015-2016 yang akan datang,” katanya.

Sekretaris Mabincab PMII Cabang Kupang Yanto Minggele mengatakan, kader harus memahami sejarah PMII yang sebenarnya. Jangan ber-PMII setengah-setengah, tapi sungguh-sungguh.

Kata Yanto, demi menjaga keabsahan organisasi, perlu adanya sertifkat mulai dari Mapaba, PKD maupun PKL. Sebab, hal itu menjadi penilaian dan menjadi legal formal dari pengkaderan. (Ajhar Jowe/Abdullah Alawi)

Sabtu 26 Desember 2015 20:31 WIB
Pesan D. Zawawi Imron untuk Pemuda Ansor
Pesan D. Zawawi Imron untuk Pemuda Ansor

Probolinggo, NU Online
Pengurus Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kota Kraksaan dan Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Probolinggo menghadirkan seorang tokoh asal Sumenep, Madura, Jawa Timur, KH D. Zawawi Imron, Sabtu (26/12).
<>
Sastrawan dan budayawan yang dikenal dengan sebutan “Celurit Emas” ini sengaja dihadirkan untuk menjadi pembicara dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di Gedung Hasan Center di Desa Kalirejo Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo.

Ketua PC GP Ansor Kabupaten Probolinggo Muchlis mengatakan, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini dilakukan sebagai bentuk penegasan sikap dari GP Ansor untuk berada di garis depan. “Oleh karena itu tentunya hari ini kami sebagai golongan pemuda Nahdlatul Ulama harus siap menjadi benteng terdepan dalam membela Islam,” katanya.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua PC GP Ansor Kota Kraksaan Taufiq. Menurutnya, kegiatan ini dilakukan sebagai upaya untuk meneladani akhlak dan kepribadian serta tingkah laku Rasulullah SAW untuk bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Setidaknya dengan kegiatan ini, para pemuda Ansor bisa mencontoh semua akhlak dan tingkah laku yang dilakukan oleh Rasulullah SAW. Sehingga bisa menjadi pedoman dalam berinteraksi dengan masyarakat,” ujarnya.

Sementara KH D Zawawi Imron banyak mengupas sentilan-sentilan yang mendidik untuk para anggota PC GP Ansor di Kabupaten Probolinggo. Menurutnya, pemuda Ansor harus memiliki kepedulian terhadap orang lain.

“Meskipun pemuda Ansor memiliki kesulitan sendiri, tetapi masih tetap mementingkan kepentingan orang lain. Hal ini bisa menjadi bukti jika kepedulian pemuda Ansor terhadap sesama sangat tinggi,” ujar Zawawi Imron.

Tidak lupa Zawawi Imron juga banyak memberikan motivasi kepada para pemuda Ansor agar senantiasa rajin bekerja dan tidak berpangku tangan. Sehingga tidak sampai dicap sebagai pemalas.

“Jika ingin menjadi umat Rasulullah Muhammad SAW, maka kita harus rajin bekerja untuk mencari nafkah serta rajin beribadah. Apa yang bisa dikerjakan ya kerjakan dan jangan sampai dibilang pemalas. Yang terpenting, jangan lupa untuk selalu membawa sholawat Nabi Muhammad SAW,” pungkasnya. (Syamsul Akbar/Abdullah Alawi)

IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
Peresmian Bank Wakaf Mikro di Banten Oleh Presiden RI
IMG
IMG