IMG-LOGO
Daerah

GP Ansor Sumenep Tekankan Pentingnya Penguatan Sistem Kaderisasi

Senin 4 Januari 2016 15:3 WIB
Bagikan:
GP Ansor Sumenep Tekankan Pentingnya Penguatan Sistem Kaderisasi

Sumenep, NU Online
Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sumenep Madura, Jawa Timur menekankan pentingnya menyeriusi proses kaderisasi. Ini tidak terlepas dari penguatan sistem kaderisasi yang merupakan salah satu visi GP Ansor.<>

Hal itu disampaikan Ketua GP Ansor Sumenep M Muhri Zaen, saat memberikan sambutan dalam pelatihan kepemimpinan dasar (PKD) oleh PAC GP Ansor Pasongsongan di Lembaga Pendidikan Al-Amien, Rajun, Sumenep, Ahad (3/1).

Melalui PKD, ujar mantan Ketua Umum PC PMII Sumenep itu, sistem kaderisasi bakal terkuatkan dengan sendiri. Sebab, hal itu bersentuhan langsung dengan pemberdayaan potensi kepemimpinan kader.

"Tatkala potensi kepemimpinan kader terpupuk dan tereksplor dengan baik, Insyaallah sistem kaderisasi bakal kuat dengan sendirinya," terang M Muhri.

Pihaknya juga berharap kepada para kader Ansor, supaya konsentrasi dalam internalisasi nilai Aswaja dan sifat Rasul dalam gerakan GP Ansor. Di samping itu, membangun disiplin organisasi dan kaderisasi bebasis potensi juga penting diketengahkan.

"Kita harapkan ke depan, GP Ansor Sumenep juga dapat menjadi sentrum lalu lintas informasi dan peluang usaha antarkader dengan stakeholder yang ada," tukas alumnus Pesantren Annuqayah, Guluk-Guluk, Sumenep itu. (Hairul Anam/Fathoni)

Bagikan:
Senin 4 Januari 2016 23:1 WIB
MAN 1 Pringsewu Luncurkan Kelas Tahfiz Quran
MAN 1 Pringsewu Luncurkan Kelas Tahfiz Quran

Pringsewu, NU Online
Kemampuan dalam menguasai Ilmu Al-Quran menjadi perhatian penting Kepala MAN 1 Pringsewu Samsurizal. Madrasah yang notabene memfokuskan pendidikan di bidang agama dapat menghasilkan bibit-bibit ilmuwan di bidang agama khususnya Ilmu Al-Quran.
<>
Perhatian besar ini diwujudkan dalam bentuk peluncuran program baru yang akan dimulai dicanangkan pada semester II tahun pelajaran 2015-2016. Program ini adalah berupa peluncuran Kelas Tahfidz bagi seluruh siswa-siswi MAN 1 Pringsewu.

Menurutnya, program ini akan dilaksanakan setiap jam awal Sabtu yang dipandu oleh guru pembina tahfidz. "Para pembina ini akan mendampingi para siswa untuk menghafalkan Juz 30 dan beberapa hafalan doa yang wajib mereka hafalkan," kata Samsurizal di kantor madrasah setempat, Senin (4/1).

Ia berharap Kelas Tahfidz ini menjadi sarana untuk menambah hafalan doa dan mempertahankan serta menambah hafalan surat-surat pendek Juz 30. Ia mengingatkan bahwa kemampuan menghafal Al-Quran telah menjadi perhatian beberapa kampus Perguruan Tinggi Nasional dengan mengakomodasi para pelajar yang hafal Quran.

"Para pelajar yang hafal 3 juz bisa diterima di Universitas Indonesia. Ini kesempatan yang harus dimanfaatkan oleh kalian yang jelas-jelas pelajar madrasah," tegasnya.

Program kelas tahfidz ini disambut baik oleh para dewan guru MAN 1 Pringsewu. Salah satu guru yang juga pembina ibadah Triyanto mendukung program ini. Menurutnya, program ini sangat bermanfaat bagi siswa khususnya bagi masa depan siswa ketika kembali di masyarakat.

Hal ini diamini oleh guru Mata Pelajaran Al-Quran Hadits Drs H Bunyana. Ia mengimbau segenap pembina kelas tahfidz untuk dapat memberikan perhatian khusus dalam rangka mewujudkan para hafiz dan hafizah MAN 1 Pringsewu. (Muhammad Faizin/Alhafiz K)

Senin 4 Januari 2016 22:2 WIB
Pelajar NU Semin Selenggarakan MTQ Tingkat Kecamatan
Pelajar NU Semin Selenggarakan MTQ Tingkat Kecamatan

Gunung Kidul, NU Online
Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Semin Kabupaten Gunung Kidul menggelar lomba tilawatul Qur’an, Ahad (3/1). Perlombaan ini melibatkan 326 santri TPA dan TPQ sekecamatan setempat di Kompleks SMP Pembangunan Semin.
<>
Sebanyak 12 macam lomba difasilitasi pelajar NU Semin. Masing-masing perlombaan, peserta memperebutkan trofi juara 1-3 dan juara umum.

Ketua Panitia MTQ Alan Nursaid mengucapkan banyak terimakasih kepada para donatur yang sudah membantu terlaksananya kegiatan MTQ baik itu bantuan moral maupun bantuan material. Ia juga berterima kasih kepada rekan dan reknita panita yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk menyukseskan acara MTQ sekecamatan Semin.

“Musabaqoh ini merupakan acara tahunan yang diselenggarakan oleh IPNU dan IPPNU Semin yang kebetulan pada tahun ini bebarengan dengan bulan Maulid Nabi Muhammad SAW,” kata Ketua IPNU Semin Azis Yulianto.

Rais Syuriyah MWCNU Semin KH Mustajib Muhyi mengapresiasi atas terlaksananya kegiatan ini. Ia berharap IPNU dan IPPNU Semin kelak menjadi generasi yang akan meneruskan estafet organisasi dan perjuangan MWCNU Semin. (Khairul Rasyid/Alhafiz K)

Senin 4 Januari 2016 19:3 WIB
Pengurus PMII Tak Boleh Terpengaruh Politik Praktis
Pengurus PMII Tak Boleh Terpengaruh Politik Praktis

Probolinggo, NU Online
Pimpinan Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Probolinggo, Ahad (3/1) melantik 3 (tiga) Pimpinan Komisariat (PK) secara bersamaan di aula Kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Probolinggo, di Desa Warujinggo Kecamatan Leces.<>

Ketiga PK yang dilantik tersebut diantaranya PK PMII STIA Bayuangga dengan ketua Aulia Wahyu Alfiatama, PK PMII UPM dengan ketua M Zainal Abidin dan PK PMII STIH Zaha dengan ketua Reza Ardena. Ketiga PK dilantik oleh Ketua PC PMII Probolinggo Fajar Ilyas untuk masa khidmat 2015-2016.

Pelantikan yang mengambil tema ‘Menyandingkan Perbedaan dalam Satu Gerakan’ ini dihadiri oleh pengurus PCNU Kabupaten Probolinggo, seluruh pengurus dan anggota PMII Probolinggo dan PMII Unars Situbondo serta pengurus PMII Rayon dari Malang.

Dalam sambutannya Ketua PC PMII Probolinggo Fajar Ilyas menyampaikan ucapan selamat kepada para pengurus PK PMII yang sudah dilantik dengan harapan mampu menjalankan amanah yang sudah diberikan. Pengurus harus tetap berpegang teguh kepada tata tertib organisasi dan tidak sampai keluar dari ketentuan apalagi sampai terlibat dalam politik praktis.

“Pengurus PMII tidak boleh sampai terlena oleh politik praktis. Sebab jika terpengaruh dengan politik praktis, maka kepengurusan akan terkotak-kotak dan tentunya mengancam keberlangsungan organisasi,” katanya.

Fajar Ilyas juga menerangkan tentang pentingnya kerja sama dan solidaritas dalam memajukan roda organisasi PMII sehingga manfaatnya benar-benar dapat dirasakan oleh seluruh mahasiswa di Probolinggo. 

“Hal lain yang perlu dilakukan adalah dengan terus melakukan pengaderan di semua tingkatan. Kaderisasi ini sangat diperlukan untuk meneruskan tongkat estafet kepengurusan PMII di tahun-tahun mendatang,” pungkasnya.

Selanjutnya ketiga ketua PK PMII yang sudah dilantik mengaku siap menjalankan amanah yang sudah diterimanya dengan terus mengharapkan doa dan dukungan dari semua pihak, agar dapat memenuhi keinginan yang menjadi cita-cita mahasiswa di Probolinggo. (Syamsul Akbar/Fathoni)

IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
Peresmian Bank Wakaf Mikro di Banten Oleh Presiden RI
IMG
IMG