::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Elit PDIP Silaturrahim ke PBNU

Jumat, 08 Januari 2016 20:35 Nasional

Bagikan

Elit PDIP Silaturrahim ke PBNU

Jakarta, NU Online
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj menerima kunjungan dan silaturrahim elit pengurus Parta Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sore ini, Jumat (8/1) di Gedung PBNU Jl Kramat Raya 164.<>

Kedatangan elit partai pemenang pemilu 2014 itu dalam rangka mengundang secara khusus Ketua Umum dan Sekjend PBNU ke acara Rakernas dan Harlah PDI-P pada tanggal 10 Januari 2016 di JJC Kemayoran Jakarta Pusat.

Dalam sambutannya, Sekjend PDIP, Hasto Kristiyanto mengatakan bahwa ada banyak kesamaan visi antara PBNU dengan PDIP terutama yang menyangkut pendampingan wong cilik dan program-program kerakyatan.

“PDIP memiliki visi memberdayakan rakyat kecil dan itu sejalan dengan visi NU yang sangat peduli pada rakyat kecil,” tandas Hasto.

Sementara itu, Wasekjen PDIP Ahmad Basarah menceritakan, ia telah melaporkan kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri soal dirinya yang bergabung dalam kepengurusan LAZISNU periode 2015-2020 ini. Menanggapi hal itu Megawati sangat berbahagia dan mendukung sepenuhnya.

Sementara itu dalam sambutannya KH Said Aqil Siroj menyatakan bahwa PDIP sebagai partai penguasa hendaknya harus terus bersinergi dengan ormas-ormas yang ada untuk urusan sosial kemasyarakatan.

Selain itu, Dosen Pascasarjana STAINU Jakarta itu juga banyak memberi masukan soal keadaan terkini dunia Islam terutama soal kondisi konflik yang mendera negara-negara teluk di kawasan Timur Tengah.

“Di saat negara-negara teluk berkonflik, kita di Indoenesia harus memberi contoh, bahkan harus siap memediasi,” tandas Kang Said.

Lebih Lanjut, Sekjen HA Helmy Faishal Zaini mengatakan bahwa Indonesia sangat siap untuk menjadi juru damai dan mediator konflik yang terjadi antara Arab Saudi dan Iran ini.

“Kita sangat siap untuk menjadi juru damai konflik negara-negara teluk yang sangat meresahkan itu. Kedua negara baik Iran mapun Arab Saudi adalah representasi negara Islam. Jadi sebagai sesama muslim kita siap membantu mengatasi konflik,” ujar Kang Helmy.

Selain KH Said Aqil Siroj dan H Helmy Faishal Zaini, hadir juga Bendum PBNU, Bina Suhendra, Wasekjen PBNU H Imam Pituduh, dan H Ishfah Abidal Aziz.

Sementara dari pihak PDIP rombongan terdiri dari Sekjen Hasto Kristiyanto, Wasekjen Ahmad Basarah serta beberapa pengurus harian lainnya. (Fariz Alniezar/Fathoni)