Home Nasional Keislaman English Version Baru Fragmen Internasional Risalah Redaksi Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Santri Jangan Takut Kuliah ke Luar Negeri

Santri Jangan Takut Kuliah ke Luar Negeri

Kudus, NU Online
Dalam rangka menyongsong usia satu abad Madrasah Qudsiyyah Menara Kudus, Ikatan Alumni Qudsiyyah (Ikaq) menggelar acara seminar bertajuk "Kiat Sukses Kuliah di Luar Negeri" yang berlangsung di Hotel Griptha Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (9/1).
<>
Acara yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB tersebut dibuka langsung oleh Ketua Yayasan Pendidikan Islam Qudsiyyah (YAPIQ) yang juga Ketua Pengurus Pusat Lembaga Bathsul Masail Nahdlatul Ulama (LBMNU) KH Em Nadjib Hasan.

Dalam acara seminar tersebut panitia mendatangkan dua narasumber lulusan dari perguruan tinggi ternama luar negeri, yakni H M Zuhal A Latif (Motivator dari Singapura) dan Dr H. Nur Azhar (Direktur Pascasarjana Unsiq Wonosobo)

Dalam kesempatan tersebut, Nur Azhar menyampaikan materi "Srategi ke Luar Negeri Namun Tetap Sunni". Dalam Uraiannya, Nur Azhar mendorong santri-santri Qudsiyyah agar tidak takut untuk kuliah di luar negeri.

"Bergeraklah, keluarlah, maka akan kau temukan jalan keluar. Sebagaimana air yang berhenti, maka akan keruh," ujarnya di hadapan puluhan peserta seminar.

Lebih lanjut, ia memotivasi santri-santri untuk tidak sampai patah semangat meskipun kesulitan dalam biaya. "Jangan kesmiskinan orang tua Anda menjadi penghambat cita-cita Anda. Kalau ada niat yang kuat, insyaallah ada jalan," ujar alumni Qudsiyyah Kudus ini.

Sementara M. Zuhal menyampaikan materi "Menggali Potensi, Meraih Mimpi". Ia mengajak para santri semangat dalam belajar, dan harus mempunyai visi yang besar.

"Kita harus berpikir yang tinggi dan besar, maka kita jadi orang besar," ujar alumni Qudsiyyah yang sekarang menjadi warga Negara Singapura ini.

Di samping itu, santri-santri Qudsiyyah juga didorong untuk menjadi orang yang sukses, sehingga nanti bisa memberi manfaat untuk orang banyak. "Banyak definisi tentang sukses, salah satunya yakni giving (memberi). Mindset kita selama ini suka diberi, padahal dalam Islam kita dianjurkan untuk memberi" tegasnya.

Madrasah Qudsiyyah Menara Kudus merupakan madrasah salaf yang didirikan oleh KHR Asnawi, salah satu tokoh pendiri Nahdlatul Ulama. Madrasah Qudsiyyah resmi berdiri pada tahun 1337 H. (Yusrul Wafa/Mahbib)

 

Posisi Bawah | Youtube NU Online