IMG-LOGO
Daerah

Pelajar NU Al-Abror Berbagi Santunan untuk Yatim MTs Setempat

Senin 11 Januari 2016 20:4 WIB
Bagikan:
Pelajar NU Al-Abror Berbagi Santunan untuk Yatim MTs Setempat

Pamekasan, NU Online
Pimpinan Komisariat IPNU dan IPPNU Al-Abror Desa Blumbungan Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan menaruh kepedulian tinggi terhadap sesama rekanita yang tergolong yatim. Mereka mengumpulkan dana dari para siswa-siswi MTs Al-Abror guna diberikan kepada rekanita Rizkiyah, Sabtu (9/1).
<>
Ketua IPPNU Al-Abror Riris Sakinah menegaskan, rekanita Rizkiyah merupakan siswi kelas VII MTs Al-Abror yang ditimpa musibah. Ia kini tergolong yatim karena beberapa hari yang lalu ayahnya meninggal dunia.

"Jadi rekan-rekanita IPNU-IPPNU Al-Abror mengumpulkan sedikit dana untuk membantu teman kita itu. Ia bertempat tinggal di Dusun Kendal, Blumbungan. Ini sebagai ungkapan belasungkawa dan duka cita," kata kader IPPNU lainnya, Muti'ah Febrianti Azizy.

Selaku Pengasuh Pesantren Al-Abror KH Syatibi Sayuthi mengaku sangat terharu dengan kepedulian pengurus IPNU-IPPNU Al-Abror.

Menurutnya, langkah mereka merupakan perwujudan dari spirit kenabian yang peduli kasih terhadap sesama apalagi terhadap yatim piatu. (Hairul Anam/Alhafiz K)

Bagikan:
Senin 11 Januari 2016 23:1 WIB
Sanlat BPUN Way Kanan 2016 Mulai Dibuka
Sanlat BPUN Way Kanan 2016 Mulai Dibuka

Way Kanan, NU Online
Pesantren Kilat Bimbingan Belajar Pasca Ujian Nasional (Sanlat BPUN) 2016 di Kabupaten Way Kanan Lampung akan digelar di Gedung PCNU, jalan lintas Sumatera, Kampung Tiuh Balak I Kecamatan Baradatu. GP Ansor tengah mengupayakan pemakaian tempat di Kantor PCNU setempat dalam rangka partisipasi GP Ansor terhadap peningkatan pendidikan di Way Kanan.
<>
"Hari ini kami resmi mengajukan surat peminjaman tempat untuk pelaksanaan Sanlat BPUN 2016 kepada Ketua PCNU Way Kanan KH Nur Huda," ujar Ketua GP Ansor Way Kanan Gatot Arifianto di Blambangan Umpu, Senin (11/1).

Menurut pemilik gelar adat Lampung Ratu Ulangan itu, pihaknya sudah mempromosikan program utama Yayasan Mata Air yang secara garis mengenai pendidikan, kepemimpinan, dan keberagaman yang ramah itu kepada kepala sekolah SMA sederajat negeri dan swasta pada acara Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat di SMAN2 Blambangan Umpu, Rabu (6/1) dan Kamis (7/1).

Manajemen BPUN Way Kanan berharap kepala sekolah menyampaikan program yang diakui sejumlah pihak berkualitas kepada anak didik atau tetangganya.

Syarat peserta adalah siswa yang baru lulus SMA/MA/SMK. Lulus tes seleksi yang diadakan oleh panitia dan benar-benar mempunyai keinginan untuk melanjutkan kuliah. Mereka harus menyerahkan fotokopi rapor kelas 10, 11 dan 12 lalu dikirimkan ke Netrahyahimsa Institute, Jalan Jenderal Sudirman km 1 nomor 83, Kelurahan dan Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan paling lambat 31 Januari 2016. Informasi lebih lanjut 085382008080.

"Fotokopi rapor digunakan untuk pemetaan dan advis, mau kuliah di mana, jurusan dan fakultas apa hingga peluangnya bagaimana. Tahun ini kami berharap ada 100 pelajar berprestasi tetapi kurang mampu di Way Kanan tahun ini bisa mengikuti Sanlat BPUN,” kata dia.

Sanlat ini merupakan program berkualitas yang siap membimbing pelajar memasuki Perguruan Tinggi Negeri idaman dengan biaya sangat murah, minimal 10 kilogram beras maksimal 20 kilogram beras, berbeda jauh dengan di Bandar Lampung yang informasinya mencapai Rp1,8 juta.

Ia menyarankan, setiap peserta Sanlat BPUN nantinya wajib mendaftarkan Bidik Misi (bantuan biaya pendidikan yang hanya ditujukan untuk calon mahasiswa tidak mampu).

"Saya ikut Sanlat BPUN Way Kanan 2015, lolos Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri dan mendapatkan Bidik Misi. Alhamdulillah biaya konsumsi juga ditanggung. Jadi jangan ragu untuk ikut BPUN," ujar Dicky Aprizal, alumni Sanlat BPUN Way Kanan yang saat ini menjadi mahasiswa Universitas Lampung. (Disisi Saidi Fatah/Alhafiz K)

Senin 11 Januari 2016 22:2 WIB
Harlah Ke-46 MTs Ma'arif NU 08 Panican, 5000 Warga Ramaikan Jalan Sehat
Harlah Ke-46 MTs Ma'arif NU 08 Panican, 5000 Warga Ramaikan Jalan Sehat

Jakarta, NU Online
Sedikitnya 5000 warga dari pelbagai lapisan menempuh kurang lebih 2 Km jalan sehat yang dilepas oleh Bupati Purbalingga. Mereka mengikuti gerak jalan berhadiah yang diadakan dalam rangka memperingati Harlah Ke-46 MTs Ma’arif NU 08 Panican, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga, Ahad (10/1) pagi.
<>
Jalan sehat ini dilepas oleh Bupati Purbalingga yang diwakili oleh Kabag Kesra H Muh Nurhadi. Tampak hadir pengurus LP Ma’arif NU Purbalingga H Muhdir dan Wakapolsek Kemangkon Riyanto.

Nurhadi menyampaikan ucapan selamat kepada MTs Ma’arif NU 08 Panican. “Saya berharap MTs Maarif NU ini ke depan semakin maju dan dipercaya oleh masyarakat,” kata Nurhadi.

Jalan sehat ini dimeriahkan oleh atraksi Sulap Master Tarno dari Brebes. Dalam rangka harlah ini diselenggarakan beberapa even di antaranya adalah pengajian, lomba hadrah, tahfidz, pertandingan futsal antarpelajar SD/MI se-Kecamatan Kemangkon.

Even ini juga dimaksudkan memperkenalkan MTs kepada masyarakat baik dari segi prestasi maupun kegiatan ekstrakurikuler. Tema harlah kali ini berbunyi “46 Tahun Mengabdi untuk Bangsa”.

“Tema ini diambil sebagai motivasi bagi madrasah untuk selalu menciptakan generasi cerdas dan berkualitas melalui pendidikan berbasis keagamaan sebagai penerus bangsa dan tetap mengawal NKRI,” kata Kepala MTs Ma'arif NU 08 Panican Torik Jahidin. (Red Alhafiz K)

Senin 11 Januari 2016 21:3 WIB
Banser Tegal Adakan Pendidikan Khusus Provost dan Protokoler
Banser Tegal Adakan Pendidikan Khusus Provost dan Protokoler

Tegal, NU Online
Sebanyak 120 personel Banser Tegal mengikuti pendidikan dan latihan khusus selama 4 hari di area istirahat Suradadi, Tegal, Kamis-Ahad (7-10/1). Satuan Provost dan Banser Unit Protokoler dimasukan dalam pendidikan untuk meningkatkan kapasitas sejumlah materi seputar kebanseran dan Ke-NU-an.
<>
"Peserta adalah utusan dari satkoryon yang ada di Tegal. Masing-masing tiga personel untuk tiap satuan serta unit tersebut. Ditambah juga utusan dari kabupaten lain yang ada di Jawa Tengah. Bahkan ada peserta datang dari Kalimantan Barat," ungkap Kasatkorcab Tegal Zaeni Mashadi.

Kami ingin Banser memunyai keterampilan yang bisa diandalkan dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya di organisasi dan masyarakat, tambahnya.

Ketua penyelenggara Suharno menambahkan, “Peserta dibekali berbagai macam pelajaran di antaranya, Keaswajaan, Ke-NU-an, kepemimpinan, teknik pengamanan, undang-undang keprotokolan. Kami bagi dalam materi wajib, pokok, dan materi keahlian sehingga di pendidikan ini peserta selama 4 hari mengikuti sesi ruangan, luar ruangan, dan simulasi."

Kasatkornas Alfa Isnaeni yang hadir di lokasi pelatihan memberikan arahan dan materi militansi organisasi. Ia berpesan, "Luruskan dan ikhlaskan niat dalam ber-Banser dan ber-Ansor. Nawaitu berjuang dan beribadah lewat organisasi dan menjaga Aswaja serta NKRI. Banser jangan mudah terkotak-kotak serta harus cerdas dalam berpikir dan bertindak serta manfaat bagi orang lain." (Herry BH/Alhafiz K)

IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
IMG
IMG