IMG-LOGO
Trending Now:
Nasional
TEROR BOM SARINAH

Diguncang Teror, Menpora Tetap Optimis Gelar Ajang Internasional


Senin 18 Januari 2016 10:00 WIB
Bagikan:
Diguncang Teror, Menpora Tetap Optimis Gelar Ajang Internasional
Foto: Ilustrasi
Jombang, NU Online
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrowi menyatakan dirinya tetap optimis akan gelar perhelatan kelas internasional di bidang olahraga meskipun belakangan ini Indonesia sedang diguncang teror bom. Ia juga mengajak kepada para pemuda untuk terus mengembangkan bakat yang dimilkinya.

Pernyataan tersebut disampaikan Menpora saat peresmian kolam renang Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Kabupaten Jombang. Menurutnya, keadaan tersebut tidak akan berpengaruh besar terhadap eksistensi pemuda Indonesia dalam berkarya mengharumkan nama negara ini. Hal ini tidak terlepas dari peran aparat keamanan dalam menjualankan tugas-tugasnya.

“Di Jakarta sedang diguncang bom teroris, tapi saya bersyukur karena aparat keamanan kepolisian, TNI dan tim keamanan yang lain bertindak cepat, akhirnya para teroris yang biadab itu bisa dilumpuhkan dalam waktu cepat,” katanya saat memberikan sambutannya, Jumat (15/1) siang.

Menteri asal Kabupaten Bangkalan, Madura itu menceritakan situasi beberapa hari lalu setelah teror bom di Ibu Kota. Sejumlah pihak, termasuk wartawan mempertanyakan jaminan keamanan masyarakat Indonesia ke depan, lantaran Indonesia akan menjadi tuan rumah di ajang kompetisi olahraga dunia pada bulan Oktober tahun ini.

“Beberapa hari lalu berbagai pihak bertanya kepada saya, apakah ada jaminan ke depan Indonesia ini tetap aman karena sebentar lagi Indonesia akan menjadi tuan rumah beberapa event-event besar dunia yang akan diikuti oleh seratus negara pada bulan Oktober 2016 nanti tempatnya di Jakarta,” ucapnya.

Menanggapi pertanyaan dan kekhawatiran dari berbagai elemen masyarakat Indonesia itu, ia menegaskan kompetisi tersebut tetap akan digelar dengan maksimal, sejumlah kebutuhan termasuk dari tim keamanan akan berpartisipasi mengondusifkan pada saat pagelaran.

Selain itu, lanjut Nahrowi, pada tahun 2017 ia berencana untuk menggelar perhelatan moto GP di Ibu Kota. “Kenapa moto GP kita bawa ke Indonesia, karena saya tahu bahwa Indonesia itu adalah tempat dibuatnya produk motor, alat-alat motor dan pemakai motor terbesar adalah Indonesia,” pungkasnya. (Syamsul Arifin/Mahbib)

Bagikan:
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Maulid Akbar dan Doa untuk Keselamatan Bangsa
Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
IMG
IMG