IMG-LOGO
Daerah

NU Surabaya Minta Kaum LGBT Dibimbing, Bukan Diadvokasi


Ahad 7 Februari 2016 15:32 WIB
Bagikan:
NU Surabaya Minta Kaum LGBT Dibimbing, Bukan Diadvokasi
ilustrasi
Surabaya, NU Online
Di tengah penolakan keras masyarakat atas perilaku Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) di Mukernas PKB. Rencananya Di Surabaya kaum LGBT akan menggelar pesta di Happy Puppy, Jl Mayjend Sungkono, Surabaya, Ahad Malam (7/2).

Hal itu mengundang komentar dari Ketua PCNU Surabaya. H A Muhibbin Zuhri meminta kepada masyarakat dan pemerintah supaya membantu kaum GLBT agar mereka kembali fitra kemanusiaannya. "Bukan malah menyokong atau mengadvokasi mereka,” kata Muhibbin.

Selain itu, Muhibbin berharap pemerintah atau lembaga bantuan hukum jangan memberikan bantuan agar kaum LGBT mendapatkan pengakuan legal atas nama hak asasi, orentasi seksual yang given, pembelaan kaum marginal, minoritas, dan semacamnya.

Untuk itu menurutnya negara dan seluruh komponennya harus bantu mereka untuk menikmati kehidupan berdasarkan fitrah kemanusiannya.

Diberitakan oleh sejumlah media online Dewan Pembina Gaya Nusantara, organisasi gay, Surabaya, Dede Oetomo membenarkan adanya Gay Party di Surabaya tersebut. Pesta gay diselenggarakan dalam rangka menyambut Valentine Day.

Di pihak lain, Kabag Ops Polrestabes Surabaya, AKBP Raydian Kokrosono juga membenarkan adanya rencana pesta kaum LGBT di wilayah hukumnya. Namun pihaknya belum memberikan izin dan masih berkoordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

“Informasi awal yang kami terima itu pestanya akan digelar di tempat karaoke. Izin itu ranahnya pemkot. Pihak kepolisian tidak memberikan izin. Bila Satpol PP meminta bantuan untuk membubarkan, kami siap memback up nya,” terang Raydian.

Sedangkan Wakil Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya Kompol Manang Soebeti menyampaikan, pihaknya akan meminta agar pihak pengelola hiburan malam yang dijadikan lokasi menunda, atau meniadakan pesta tersebut. 
Bagikan:
IMG
IMG