IMG-LOGO
Nasional

Da’i Takhassus LDNU Akan DiIjazahi Sanad Matn Al-Fiqh Al-Akbar


Sabtu 5 Maret 2016 01:46 WIB
Bagikan:
Da’i Takhassus LDNU Akan DiIjazahi Sanad Matn Al-Fiqh Al-Akbar
Jakarta, NU Online
Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) terus mengembangkan program Pelatihan Kader Da’i (PKD) dimaksudkan untuk menghadapi tantangan dakwah yang semakin hari semakin berat. Karenanya LDNU mencanangkan program PKD Lanjutan (takhassus).

Wakil Ketua LDNU PBNU KH Wahid Nururddin memaparkan bahwa LDNU memiliki tiga tingkatan PKD yaitu tingkat dasar, menengah, dan lanjutan (takhassus). “Pertama, PKD Dasar itu untuk pemula. Peserta dibekali dengan dasar-dasar keislaman seperti akidahya, syariatnya, dan lain-lainnya,” kata Nuruddin.

Kedua, lanjut Kiai Wahid, adalah PKD Menengah. Program ini dirancang untuk peserta yang telah memiliki ilmu-ilmu dasar keislaman sebagaimana yang diajarkan di PKD Dasar. Dalam program ini, peserta dibekali dengan materi-materi dakwah seperti metode berdakwah, studi komunikasi Islam, strategi dakwah yang efektif, dan lain sebagainya.

Dan yang ketiga adalah PKD Lanjutan (takhassus). KH Wahid mengatakan bahwa LDNU sedang menggodok dan merumuskan kurikulum, formulasi, dan prospek (nasib ke depan) dari para alumni PKD Lanjutan ini.

Ia menjelaskan bahwa para alumni program ini diharapkan akan menjadi da’i yang berbasis majelis taklim yang mengajar dan berceramah di maejlis-majelis yang ada di masjid-masjid. Adapun muatan materi dalam program lanjut ini adalah terkait dengan analisa, rencana, target, dan metode berdakwa yang tepat sasaran.

“Kita sedang merumuskan PKD takhassus. Mereka akan menganalisa metode dakwah Nabi, Wali Songo, dan lainnya. Karena dakwah yang dilakukan oleh Nabi dan Wali Songo memiliki high impact. Maka dari itu, kita harus meniru dan terus mengembangkannya,” terangnya.

Salah satu langkah untuk menyempurnakan rumusan PKD takhassus adalah pengijazahan sanad kitab Matn Al-Fiqh Al-Akbar karya Imam Abu Hanifah oleh Syekh Salim Al Alwan Al Husaini. Menurut Kiai Wahid, pengijazahan sanad tersebut dimaksudkan untuk menekankan bahwa ilmu-ilmu yang diajarkan di PKD LDNU itu memiliki silsilah sanad yang jelas sampai ke pengarangnya. Dan ini yang nanti akan ditekankan di program PKD Lanjutan tersebut.  

Sejauh ini, Pelatihan Kader Da’i (PKD) LDNU untuk Program Dasar dan Menengah sudah berlangsung 5 tahun. Pada awal April nanti akan diadakan wisuda akbar dan diikuti oleh sekitar seribu peserta PKD.

Adapun peserta PKD bukan hanya dari warga NU (Nahdliyin) saja, tapi juga ada warga Muhammadiyah dan organisasi masyarakat Islam lainnya. Peserta tersebut berasal dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) bahkan sampai Karawang. (Ahmad Muchlishon/Abdullah Alawi)

Bagikan:
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Maulid Akbar dan Doa untuk Keselamatan Bangsa
Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
IMG
IMG