IMG-LOGO
Daerah

Pelajar NU Kota Surabaya Ikut Pantau Program Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG’s)


Rabu 16 Maret 2016 03:33 WIB
Bagikan:
Pelajar NU Kota Surabaya Ikut Pantau Program Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG’s)
Jakarta, NU Online
Pelajar NU Kota Surabaya melihat beberapa kegagalan dari sejumlah target program Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG’s). Mereka memandang program ini tidak terlaksana dengan baik.

Menurut Wakil Ketua IPNU Kota Surabaya M Najih Arromadloni, sebagai negara yang berpartisipasi aktif dalam dunia Internasional, Indonesia memang berkomitmen untuk mencapai target pembangunan internasional sebagai salah satu jalan untuk juga memajukan kesejahteraan masyarakat.

Namun, kata Najih, pada pencapaian target pembangunan millenia (MDGs) sebelumnya di tahun 2000-2015 Indonesia tidak berhasil mencapai 4 target dari 8 target yang ditentukan. Kurangnya partisipasi publik adalah salah satu hal krusial yang pemerintah Indonesia evaluasi untuk lebih ditingkatkan lagi

“Saat ini tujuan pembangunan dunia untuk 15 tahun ke depan telah berganti dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, Sustainable Development Goals (SDG’s). Pastinya, untuk kali ini pemerintah melalui Bappenas bertekad untuk mengutamakan keterlibatan publik dalam pencapain SDGs,” kata Najih pada sarasehan bertema Generasi Muda Surabaya Mengenal Sustainable Development Goals (SDG’s), Senin (14/3).

Pada forum yang dihadiri Walikota Surabaya Tri Rismaharini, Ketua PCNU Kota Surabaya Dr Muhibbin Zuhri, dan Dosen Universitas Jember Dr Tri Candra, Najih percaya bahwa untuk SDGs kali ini perlu juga ada usaha lebih dari unsur nonpemerintah untuk berinisiatif membawa Indonesia mencapai target SDGs.

“Karena itu sarasehan ini digelar dengan target agar rekan-rekanita IPNU-IPPNU terlibat aktif dan kritis dalam mengawal pembangunan berkelanjutan.”

Sementara Tri Candra melihat adanya salah satu point dalam SDG’s yang hanya akan menguntungkan kalangan atas, yaitu pembangunan infrastruktur. Ia mengingatkan bahwa dalam meratifikasi SDG’s hendaknya dipersiapkan adanya perubahan sosial baik dalam bentuk horisontal maupun vertikal (industri).

Ketua IPNU Kota Surabaya Agus Setiawan mengingatkan bahwa perjuangan generasi muda NU harus kontekstual sebagaimana Hadlratusyaikh KH Hasyim yang di masa lalu memprioritaskan kemerdekaan, sebelum berpikir pembangunan. (Red Alhafiz K)

Bagikan:
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Maulid Akbar dan Doa untuk Keselamatan Bangsa
Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
IMG
IMG