IMG-LOGO
Daerah

Istighotsah, GLI hingga Pengobatan Gratis di Harlah Pesantren Ahsanul Ibad

Selasa 22 Maret 2016 17:0 WIB
Bagikan:
Istighotsah, GLI hingga Pengobatan Gratis di Harlah Pesantren Ahsanul Ibad
Lampung Timur, NU Online
Pondok Pesantren Ahsanul Ibad asuhan Kiai Moch Izzuddin Desa Taman Fajar, Kecamatan Purbolinggo, Kabupaten Lampung Timur menggelar  Gebyar Lomba Islami (GLI). Acara ini dilaksanakan, Ahad  (20/3) untuk memperingati Harlah Ke-17 pesantren disambung dengan kegiatan istighotsah dan pengobatan gratis.

Ada 8 cabang lomba yang diikuti oleh 5 kecamatan di Kabupaten Lampung Timur. Perlombaan diikuti dari tingkat Taman Kanak-kanak sampai Sekolah Menegah Atas, seperti mewarnai dan fashion show tingkat TK, puisi religi dan pidato tingkat SMP, tilawah dan kaligrafi tingkat SMA.

“Adanya GLI ini menumbuhkan minat dan bakat generasi NU untuk berprestasi dan meningkatkan keterampilan,” ujar Ketua MWCNU Purbolinggo H Syamsul Huda.

Sementara itu, salah satu juri lomba H Munawir menyatakan, GLI tahun ini meningkat dibandingkan sebelumnya, terlihat banyaknya peserta dari masing-masing kecamatan. 

“Berharap GLI yang akan datang lebih besar lagi dan ditambah banyak lagi cabang perlombaannya,” tutur Munawir.

Adapun official dari Pondok Pesantren Baitul Qur’an Ustadz Khoirul Muzaki menyatakan bahwa dirinya senang sekali dengan adanya kegiatan ini.

“Semoga kegiatan ini dapat mempererat tali silaturahmi antar-pondok pesantren dalam menggalih bakat para santri nahdliyin. (Zulinda/Fathoni)
 
 

Bagikan:
Selasa 22 Maret 2016 20:3 WIB
Ansor Way Kanan: Samin vs Semen Ajarkan Pentingnya Air bagi Kehidupan
Ansor Way Kanan: Samin vs Semen Ajarkan Pentingnya Air bagi Kehidupan
Way Kanan, NU Online
Tanggal 22 Maret diperingati sebagai Hari Air Sedunia (World Water Day). Bertempat di Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Way Kanan Lampung, GP Ansor mengajak sejumlah organisasi kepemudaan menyaksikan film dokumenter Samin vs Semen karya Dhandy Dwi Laksono dan Suparta AZ (Ucok Patra).

"Terima kasih kepada Ansor yang mengajak kita nonton film sambil bincang-bincang santai. Kita berharap dengan adanya pemutaran film ini, kita bisa mengajak orang-orang terdekat kita untuk tidak menyia-siakan air, bagaimana berwudhu dengan tidak boros air salah satunya. Perilaku kita menghargai air perlu terus dikampanyekan," kata Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian (Kasi Wasdal) Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Way Kanan Arif Radigusman, di Blambangan Umpu, Selasa (22/3).

Film Samin vs Semen produksi Watchdoc berdurasi 39 menit 25 detik. Film ini bercerita gerakan perlawanan kelompok masyarakat di kawasan bukit kapur Rembang dan Pati atas rencana pembangunan pabrik semen guna menjaga mata air yang harus dijaga untuk kehidupan mereka.

"Ada tujuh sungai besar di Way Kanan, dan kualitas airnya harus kita jaga bersama. Apalagi nama Way Kanan berasal dari nama satu sungai yang ada. Kalau sungai kotor, tercemar, jelas ada pengingkaran," ujar Arif lagi.

Ketua Pemuda Muhammadiyah Munawar melanjutkan, air saat kemarau di Way Kanan sangat dibutuhkan. "Survei kami harga air bersih 1.000 liter kisaran Rp50 ribu hingga Rp60 ribu. Kondisi semacam ini juga menjadi persoalan karena itu perlu ada solusi bersama. Apalagi sejumlah sungai kualitasnya sudah tidak memadai untuk kebutuhan rumah tangga seperti dipaparkan pihak KLH," tuturnya.

Mis'at, warga Kelurahan Blambangan Umpu menyatakan, beberapa tahun terakhir ini masyarakat sudah tidak bisa mandi di sungai Way Umpu. Kondisi tersebut berbeda dengan tahun 1980.

"Dulu saat kemarau, warga bisa mandi di sungai Way Umpu, sekarang tidak ada lagi yang mau. Air sungai Way Umpu yang tadinya bisa digunakan masyarakat melalui Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) sekarang tidak bisa lagi. Jika warga harus membeli 1.000 liter air sungai Way Umpu Rp10 ribu pun saat kemarau, tentu tidak akan mau," kata Mis'at lagi.

Sungai Way Umpu menurut KLH sudah tercemar, dari kualitas satu menjadi kualitas tiga, yang artinya dari layak konsumsi menjadi tidak lagi layak konsumsi akibat adanya pencemaran diakibatkan penambangan emas ilegal.

"Kita telah menyaksikan bersama film tadi, bagaimana masyarakat Samin berupaya mati-matian menjaga mata air yang bermanfaat bagi pertanian, bagi kehidupan, bagi masa depan. Pernyataan sahabat-sahabat tadi menegaskan jika kualitas air yang baik sangat dibutuhkan bagi keberlangsungan hidup hari ini dan esok. Siapa yang bertanggung jawab? Tentu bukan hanya Ansor, bukan KLH, bukan Pemuda Muhammadiyah, tapi tanggung jawab bersama untuk menjaganya," ujar Ketua GP Ansor Way Kanan Gatot Arifianto yang menjadi moderator diskusi santai tersebut. (Syuhud Tsaqafi/Alhafiz K)

Selasa 22 Maret 2016 19:0 WIB
PCNU Jombang Lakukan Evaluasi Program Organisasi
PCNU Jombang Lakukan Evaluasi Program Organisasi
Jombang, NU Online
Pimpinan Cabang Nahdltul Ulama (PCNU) Kabupaten Jombang, Jawa Timur menggelar rapat evaluasi program dengan semua pengurus di masing-masing divisi, Senin (21/3). Rapat tersebut untuk menilai efektivitas pengurus dalam menjalankan mandat organisasi selama satu periode, juga sebagai upaya meningkatkan sejumlah program yang masih belum terlaksana.

Kegiatan yang berlangsung di aula PCNU Jombang itu berlangsung khidmat. Setiap pengurus yang hadir menyampaikan beberapa capaian kegiatan yang sudah dijalankan, juga kendala atau hambatan saat hendak melaksanakan program. Sehingga sebagian kecil program tersebut masih bersifat rencana bahkan belum bisa terealisasi.

Ketua PCNU Jombang KH Isrofil Amar mengatakan bahwa dalam tempo dekat ini, pihaknya akan melangsungkan Muskercab (musyawarah kerja cabang) PCNU Jombang yang terakhir, mengingat masa kepengurusan PCNU ditampuk kepemimpinannya akan berahir pada pertengahan 2017 mendatang.

"Makanya untuk kesempatan ini kita akan melihat perkembangan program-program yang sudah dilakukan atau yang masih belum dilaksanakan, sebelum melaksanakan muskercab nanti," katanya saat memberikan arahannya.

Menurut Kiai Isrofil, rapat evaluasi program tersebut lebih efisien dilakukan setiap bulan sekali. Hal itu akan lebih mempermudah melakukan koordinasi antarpengurus di masing-masing lembaga. "Harusnya setiap bulan sekali untuk mengetahui perkembangan program," ujarnya.

Hadir dalam rapat tersebut kurang lebih 15 pengurus dari perwakilan berbagai lembaga. Di antaranya LKNU (Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama), LDNU (Lembaga Da'wah Nahdlatul Ulama), LWPNU, Aswaja Center, Lakspesdam NU, LTMNU (Lembaga Ta'mir Masjid Nahdlatul Ulama), Lesbumi dan LFNU (Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama). (Syamsul Arifin/Fathoni)

Selasa 22 Maret 2016 18:0 WIB
Ini 6 Permasalahan Koperasi yang Perlu Dipahami
Ini 6 Permasalahan Koperasi yang Perlu Dipahami
Malang, NU Online
Puluhan kader GP Ansor yang merupakan utusan dari 23 PC Ansor di Jawa Timur menelaah permasalahan kelembagaan koperasi di Hotel Maxone, Kota Malang, Selasa (22/3). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari sesi pelatihan manajemen koperasi yang diselenggarakan Kementerian Koperasi dan UKM RI.

Owner Koperasi Warga di Kota Malang, Priyanto Budi Santoso, tampil sebagai fasilitator. Sejauh ini, kebanyakan koperasi yang ada di Jawa Timur masih melakukan transaksi dengan masyarakat umum, bukan dengan anggotanya.

Karena itu, kader-kader Ansor yang jadi peserta pelatihan, dituntut untuk bisa meretas solusi atas persoalan tersebut. Yaitu, dengan menguasai dan menjalankan aspek-aspek dalam koperasi: idealisme koperasi, kelembagaan, manajemen, permodalan, dan usaha.

Di samping itu, terdapat pokok dan permasalah mendasar koperasi, yaitu keterbatasan sumber daya khususnya SDM dan belum berperannya koperasi untuk memberdayakan ekonomi rakyat.

"Permasalahan tersebut mengerucut pada 6 persoalan," terang Priyanto Budi Santoso.

Pertama, terangnya, kerja sama antar koperasi yang belum berjalan. Kedua, lemahnya kualitas SDM koperasi dan UKM. Ketiga, pengelolaan koperasi dan UKM yang belum profesional.

Disusul masalah keempat berupa diklat koperasi dan UKM yang belum efektif dan terpadu. Kelima, rendahnya partisipasi anggota, dan terakhir bank yang belum percaya kepada Koperasi dan UKM. (Hairul Anam/Fathoni)

IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
Peresmian Bank Wakaf Mikro di Banten Oleh Presiden RI
IMG
IMG