Home Nasional Keislaman English Version Baru Fragmen Internasional Risalah Redaksi Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Wagub Kepri Minta Ansor Terdepan Atasi Masalah di Perbatasan

Wagub Kepri Minta Ansor Terdepan Atasi Masalah di Perbatasan
Batam, NU Online
Di tengah kesibukannya sebagai wakil gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun menyempatkan diri memberikan motivasi kepada peserta Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) dan Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) yang dilaksanakan Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kota Batam.

Nurdin mengatakan, peran GP Ansor harus terus ditingkatkan di wilayah Kepri. Dengan slogan “NKRI harga mati”, maka keberadaan organisasi pemuda NU ini akan menjadi benteng pertahanan di tengah masyarakat.

"Kepri ini daerah perbatasan, maka ia akan menjadi wilayah pertama yang akan merasakan dampak jika terjadi gejolak masalah ekonomi, sosial, budaya hingga politik di negara tetangga," kata Nurdin, Ahad (27/3).

Ia mencontohkan isu terbaru saat ini di laut China Selatan. "Natuna itu wilayah Kepri, kini menjadi perhatian nasional. Maka jika terjadi apa-apa Ansor dan Banser harus siap di garda terdepan,” tambahnya. “Apakah Sahabat siap?" tanya Nurdin dan di jawab dengan kata "Siap" dari peserta.

Selain masalah tersebut, Nurdin juga menekankan agar pemuda Ansor menjauhi narkoba. Menurut Nurdin, kelompok-kelompok yang tidak suka dengan eksistensi Indonesia saat ini melakukan berbagai cara agar Indonesia hancur. Maka, salah satunya adalah meracuni pemudanya dengan narkoba. “Selain terorisme, mereka menghancurkan calon pemimpin negeri ini dengan narkoba" kata Nurdin.

"Mereka secara masif dan sporadis meracuni pemuda negeri ini, dan ini harus menjadi perhatian pemuda Ansor agar para pengedar semakin sempit ruang lingkupnya. Sahabat semua dilatih semimiliter oleh Marinir, maka bantulah aparat penegak hukum dengan mengawasi lingkungan masing-masing," tambahnya.

Menanggapi hal tersebut Sekretaris Ansor Kota Batam Muhammad Irfan menyatakan, pihaknya akan menindaklanjuti perintah orang nomor dua di provinsi Kepri ini. Ia mengimbau kepada ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor untuk lebih agresif memaksimalkan anggotanya di lapangan. “Mengawasi peredaran narkoba di wilayahnya, karena kita telah memiliki 12 pengurus PAC dengan jumlah anggota ribuan," imbuhnya.

Puncak dari kegiatan PKD dan Diklatsar ini adalah upacara penutupan yang dilaksanakan setelah berjalan jauh (longmarch) 35 kilometer. Selaku inspektur upacara, Kasat Korwil Banser Kepri Nuryanto menyatakan bahwa setelah baiat 134 peserta resmi dilakukan ia berharap ilmu yang didapatkan selama pelatihan tiga hari tersebut diaplikasikan di masyarakat.

Selain itu Nuryanto juga mengimbau, agar PKD dan Diklatsar dapat dihelat dua bulan sekali, dan Pimpinan Anak Cabang GP Ansor sebagai penyelenggara. "Agar kader kita ada regenerasi, sahabat PAC harus melaksanakan kegiatan serupa dua bulan sekali secara bergantian anar PAC," tandas Nuryanto.

Kegiatan upacara di akhiri dengan pengambilan baiat yang dipimpin oleh Kiai Muhammad Nasir dari Bengkong Harapan, Kota Batam. Prosesi baiat dan mencium bendera merah putih, pataka NU, pataka Ansor, dan pataka Banser diiringi isak tangis haru dari sebagian besar peserta dan tamu undangan. (Red: Mahbib)

Posisi Bawah | Youtube NU Online