IMG-LOGO
Daerah

Mahasiswa Tarekat Malang Ajak Pesuluk Berpikir Maju Berbasis Tasawuf


Selasa 29 Maret 2016 15:00 WIB
Bagikan:
Mahasiswa Tarekat Malang Ajak Pesuluk Berpikir Maju Berbasis Tasawuf
Malang, NU Online
Pengurus Cabang MATAN (Mahasiswa Ahlith Thariqah Al-Mu'tabaroh An-Nahdliyyah) Kota Malang mengadakan suluk se-Malang Raya di Gedung Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, akhir pekan. Pihak panitia meminta peserta suluk yang terdiri atas mahasiswa itu untuk menunjukan bahwa pemikiran tasawuf bisa dipakai untuk bergerak maju.

Menurut Ketua MATAN Kota Malang Ali Akbar, kegelisahan para mursyidin terhadap gejolak pemahaman Islam yang semakin jauh dari nilai-nilai Islam dan kearifan budaya di Indonesia.

“Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan MATAN kepada peserta sebagai gerakan yang mensinergikan kedalaman spiritual dan ketajaman intelektual serta mengedepankan semangat cinta tanah air,” kata Ali Akbar.

Suluk MATAN merupakan salah satu instrumen dalam proses transfer ilmu dan informasi mengenai pergerakan MATAN sekaligus sebagai media pengenalan kepada para calon sohib-sohibah MATAN.

Acara yang bertema Memeluk Keragaman Menabur Perdamaian ini menyajikan materi Ketarekatan oleh Direktur Marketing PT Behaestex KH Ubaidillah Fadhil, keaswajaan oleh Wakil Rais Syuriyah PWNU Jawa Timur KH Marzuqi Mustamar, keindonesiaan oleh Direktur Penerbit Imtiyaz Gus Rijal Mumazziq, kewirausahaan oleh Wakil Rektor II UNISMA H Noor Shodiq Askandar dan Dosen Saintek UIN Maliki Dr Agus Mulyono, serta ke-MATAN-an oleh Ketua Umum PP MATAN Dr H Hamdani Mu'in.

Semua materi itu disampaikan dalam rangka merangsang peserta calon kader MATAN untuk membangun serta mengembangkan pola pikir yang maju dengan semangat kebangsaan dan tasawuf sebagai dasarnya.

Peserta diajak untuk mengikuti dzikir khusus yang dibimbing oleh Rais Syuriyah JATMAN Kota Malang yang juga mursyid Tarekat Qadiriyah Naqsyabandiyah KH Abdurrahman Yahya.

MATAN didirikan Habib Lutfi bin Yahya dan dideklarasikan bersamaan dengan Muktamar XI JATMAN di Pesantren Al-Munawariyyah Bululawang Malang pada 10 Januari 2012. Organisasi ini terus mengadakan pembinaan demi peningkatan kuantitas dan kualitas kader organisasi. (Acmad Jabar/Alhafiz K)

Bagikan:
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Maulid Akbar dan Doa untuk Keselamatan Bangsa
Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
IMG
IMG