NU Online Sumbangkan Buku untuk Perpustakaan Pesantren Nurul Yaqin

NU Online Sumbangkan Buku untuk Perpustakaan Pesantren Nurul Yaqin
Padangpariaman, NU Online
Pondok Pesantren Nurul Yaqin Ringan-Ringan, Pakandangan, Kabupaten Padangpariaman, Sumatera Barat terus berbenah. Sejak Januari 2016 Pesantren Nurul Yaqin membenahi perpustakaan yang selama ini terabaikan. Padahal kehadiran perpustakaan merupakan jendela ilmu pengetahuan bagi santri di Pondok Pesantren Nurul Yaqin Ringan-Ringan.

Wakil Pimpinan Pesantren Nurul Yaqin Al-Muhdil Karim Tuanku Bagindo mengungkapkan hal itu saat menerima sumbangan buku dari Wartawan NU Online di Sumatera Barat Armaidi Tanjung, Senin (4/4) di ruangan perpustakaan Pesantren Nurul Yaqin.

Menurut Al-Muhdil Karim, kehadiran perpustakaan ini semakin penting dirasakan. Apalagi dengan jumlah santri yang sudah mencapai seribuan orang ini, tentu membutuhkan bahan bacaan selain kitab-kitab dan buku yang dipelajari di kelas.

"Dengan masih terbatasnya jumlah buku di perpustakaan ini, kami mengajak segenap masyarakat yang memiliki bahan bacaan seperti buku, majalah, jurnal dan sebagainya yang kurang termanfaatkan di rumah atau dikantornya, sudi kiranya untuk menyumbangkan ke perpustakaan ini. Insya Allah, bahan bacaan tersebut akan lebih bermanfaat," harap Muhdil Karim.

Kehadiran perpustakaan ini, kata Muhdil, memberikan peluang yang lebih besar bagi santri Nurul Yaqin memperluas wawasannya. Dengan beragamnya bahan bacaan buku di perpustakaan, maka sudah pasti santri memiliki kesempatan membaca buku lebih banyak. Seiring dengan itu dapat dipastikan wawasan santri juga meningkat dibanding sebelumnya.

Penyerahan buku dari Armaidi Tanjung penulis 34 buku disaksikan Penanggungjawab Perpustakaan Nurul Yaqin Rio Santana Tuanku Pamuncak dan Kepala Tata Usaha/Sekretariat  Pondok Pesantren Nurul Yaqin Ringan-Ringan M. Asyraful Anam Tuanku Bagindo. Penyerahan juga disaksikan sejumlah santri yang tengah membaca di ruangan perpustakaan tersebut.

Menurut Rio, perpustakaan ini diaktifkan sejak Januari 2016. Jumlah buku sekitar seribuan yang berasal dari sumbangan Kementerian Agama Padangpariaman, Kantor Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Padangpariaman. Makanya kita berharap ada donator yang mau menyumbangkan buku seperti yang dilakukan Armaidi Tanjung hari ini.

"Perpustakaan dibuka setiap hari pukul 8.00-11.30 WIB dan 14.00-16.00 WIB. Khusus hari Jumat, hari libur, perpustakaan ini penuhi santri yang haus dengan bahan bacaan. Jenis buku bacaan yang banyak digandrungi santri adalah sejarah, novel dan pengetahuan umum lainnya," kata Rio.

Saat ini, kata Rio, ruangan yang digunakan berukuran 5 x 7 meter berada persis di bangunan bagian depan di gerbang masuk ruangan belajar. Sehingga sangat memudahkan santri memanfaatkan perpustakaan. (Red: Fathoni)

BNI Mobile