::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Buka Pertemuan IDB, JK Dorong Pembentukan Bank Infrastruktur Islam

Rabu, 18 Mei 2016 09:29 Nasional

Bagikan

Buka Pertemuan IDB, JK Dorong Pembentukan Bank Infrastruktur Islam
ilustrasi
Jakarta, NU Online
Wakil Presiden RI Jusuf Kalla mengharapkan pembentukan Bank Infrastruktur Islam (Islamic Infrastructure Bank) dapat benar-benar terealisasi sehingga dapat membantu program-program strategis di negara-negara anggota IDB (Bank Pembangunan Islam).

Menurut Jusuf Kalla, Indonesia sebagai negara yang penduduk beragama Islamnya sangat besar tentu akan mempunyai harapan yang besar terwujudnya lembaga tersebut.

"Dengan pengalaman yang ada dan kerja sama dengan negara Islam lainnya, tentu sangat berharap dapat terlaksana bank tersebut," ujar Jusuf Kalla di Jakarta, Selasa.

Pembahasan pembentukan Bank Infrastruktur Islam yang diinisiasi Bank Pembangunan Islam (IDB), Indonesia dan Turki masih terus dibahas. Saat ini, tim khusus sudah dibentuk dan akan segera memulai pembicaraan.

Proses pembentukan bank tersebut memang butuh beberapa pembicaraan terkait bagaimana struktur bank, dewan gebernurnya, utilisasi fasilitas semua negara, operasional, termasuk soal kantor pusatnya yang ditengarai masih tarik menarik akan didirikan di Indonesia atau di Turki.

Indonesia merupakan salah satu negara pendiri IDB pada 1975 dan kini masih menjadi salah satu dari 56 negara anggota IDB. 

Wakil Presiden RI Jusuf Kalla sendiri secara resmi baru saja membuka Sidang Tahunan Dewan Gubernur Islamic Development Bank (IDB) Ke-41 di Jakarta, Selasa.

Sejatinya, Sidang Tahunan IDB ke-41 tersebut sudah berlangsung sejak Ahad (15/5) lalu dan dibuka oleh Wapres Jusuf Kalla pada Senin (16/5) namun ditunda menjadi Selasa malam ini. (Antara/Mukafi Niam)