IMG-LOGO
Daerah

Berbagi Ceria di Bulan Ramadhan, Universitas Pasundan Gelar Kompetisi Kaligrafi

Sabtu 18 Juni 2016 1:0 WIB
Bagikan:
Berbagi Ceria di Bulan Ramadhan, Universitas Pasundan Gelar Kompetisi Kaligrafi
Bandung, NU Online
Dalam rangka memeriahkan bulan suci Ramadhan, Universitas Pasundan (Unpas) Bandung menggelar lomba kaligrafi dan adzan tingkat SD dan panti asuhan dalam rangkaian kegiatan "Unpas Berbagi Cerita, Ceria, dan Cinta" di Bandung, Jumat (17/6).

"Kegiatan ini lebih berbentuk charity, terus ngabuburit bareng anak- anak yatim dan anak-anak SD," kata Ketua Panitia Kegiatan Lomba Kaligrafi dan Adzan Unpas, Bagus.

Pihaknya menggelar acara itu untuk menghibur sekaligus memberikan edukasi religi kepada mereka sambil menemani ngabuburit.

Peserta lomba kaligrafi yang berusia dari 6- 12 tahun tersebut terlihat antusias dengan lomba yang diadakan. Hal tersebut terlihat dari jumlah karya yang masuk ke panitia.

"Untuk lomba kaligrafi dari tiga hari yang lalu sudah disebarkan surat undangan ke sekolah sekolah dan hari ini banyak yang masuk dan sudah dinilai oleh dewan juri," kata Bagus

Rizki, salah satu peserta lomba kaligrafi mengaku senang dan yakin bisa menang lomba

"Saya senang karena sudah bikin dua hari yang lalu, pasti bisa menang," katanya optimis.

Selain itu para pengisi materi pada kegiatan itu memberikan tausiah kepada peserta intinya untuk menjaga keharmonisan di masyarakat serta mengikuti ajaran sebagai muslim dengan sebaik-baiknya.

"Intinya setelah kegiatan ini memberikan hal positif bagi anak-anak dan menjalani ukhuwah Islamiyah dengan baik," kata Bagus menambahkan.(Antara/Zunus)
Bagikan:
Sabtu 18 Juni 2016 22:1 WIB
Muslimat NU Jember Resmi Kelola RS Munaparahita
Muslimat NU Jember Resmi Kelola RS Munaparahita
Jember, NU Online
Muslimat NU Jember akan melebarkan kontribusinya di bidang layanan kesehatan menyusul diserahkannya pengelolaan rumah sakit (RS) Munaparahita kepada organisasi yang dipimpin Nyai Emi Kusminarni itu. Secara simbolis, penyerahan ini dilakukan oleh Gus Firjoun Barlaman, berupa sertifikat gedung kepada Muslimat NU yang diwakili Emi Kusminarni di kompleks Pesantren Ash-shiddiqi Putra, Talangsari, Kabupaten Jember, Jumat (17/6).

Menurut Emi, hal tersebut merupakan sejarah baru bagi Muslimat NU Jember. "Ini amanah, semoga bermanfaat untuk umat dan kita semua," ujar Emi kepada NU Online.

Sebelumnya, RS Munaparahita dikelola oleh kelompok Talangsari. Dengan segala keterbatasan dana dan daya, pengelolaan Munaparahita berjalan lamban dan tertatih-tatih. Muslimat NU di bawah kepemimpinan Emi Kusminarni mendapat amanah untuk mengelola rumah sakit milik Muslimat NU Jember itu. Dengan demikian, ke depan RS. Munaparahtia secara otonom akan dikelola oleh Muslimat NU.

"Bagi saya, ini Munaparahita era baru. Kami minta dukungan semua pihak agar Munaparahita bisa melayani umat sesuai harapan," ujarnya.

Emi menambahkan, secara administrasi RS Muanaparahita berada di bawah naungan Yayasan Kesejahteraan Muslimat NU Jember. Saat ini pihaknya menjalin kerja sama dengan Stikes dr. Soebandi Jember untuk mensuplay sekaligus meningkatkan pelayanan kepada umat. "Semua kita perbarui, termasuk izin operasional karena ini lama tidak jalan, sehingga mati izinnya," terangnya.

Saat ini RS Munaparahita memiliki 4 perawat dan 1 dokter. Lokasinya cukup stategis, hanya 250 meter ke arah selatan jalan protokol Jember. Tepatnya di jl. Imam Bonjol, Kelurahan Kaliwates. Luas tanahnya mencapai sekitar 4.700 M2. Dengan luas yang demikian, memungkinkan adanya pengembangan sarana  penunjang lainnya. (Aryudi AR/Alhafiz K)

Sabtu 18 Juni 2016 21:5 WIB
Kader Ansor Manfaatkan Aplikasi Android "Ansor Apps"
Kader Ansor Manfaatkan Aplikasi Android
Kudus, NU Online
Para anggota-kader Gerakan Pemuda Ansor Kudus menyambut baik kehadiran aplikasi android "Ansor Apps". Sejak diaktifkan PP GP Ansor, mereka pengguna android beramai-ramai mengunduh melalui google playstore dan memanfaatkan berbagai fitur dalam aplikasi tersebut.

Wakil Ketua GP Ansor Gebog Kabupaten Kudus M Saifudin Nawawi mengapresiasi Ansor Apps. Dikatakan, Aplikasi ini mampu mempererat jalinan komunikasi dan silaturahmi antarkader lintas daerah. Selain itu, warga Ansor bisa membeli kebutuhan marchandise dan pulsa handphone.

"Karena sangat banyak manfaatnya, saya usul ditambah fitur konsultasi dengan adminnya dan usahakan update beritanya jangan lambat,"ujarnya, Sabtu (18/6).

Apresiasi senada dilontarkan Ketua GP Ansor Kudus H Muhammad Sarmanto Hasyim. Ia mengatakan, aplikasi ini sangat membantu untuk kepentingan program Ansor di semua tingkatan. Ansor aplikasi membawa manfaat yang berkaitan dengan aspek informasi maupun sumber dana organisasi.

"Di era globalisasi dan informasi bebas, kader Ansor dituntut secara cepat memperoleh informasi dari internal maupun ekternal. Sekarang sahabat Ansor bisa mengakses tiap waktu ke pusat lewat aplikasi ini," katanya.

Aspek sumber dana organisasi, ujarnya, mampu mendorong anggota menyalurkan infaq dana ke organisasi. "Karena di dalamnya disediakan fitus donasi organisasi Ansor,"imbuhnya singkat.

Ansor Apps merupakan aplikasi berbasis android yang diluncurkan resmi PP GP Ansor.Bagi pengguna android bisa mengunduh aplikasi Ansor Apps melalui google playstore.

Aplikasi ini menyediakan berbagai fitur guna melayani kebutuhan anggota-kader Ansor. Di antaranya,fitur berita ansor, fitur toko yang menjual marchandise Ansor dan fitur donasi. Ansor Apps ini juga melayani pembayaran tagihan PLN maupun PDAM serta pembelian pulsa handphone. (Qomarul Adib/Alhafiz K)

Sabtu 18 Juni 2016 19:36 WIB
Kader IPNU Lampung Terbitkan Buku Pembelajaran Iqro bagi Anak Tunarungu
Kader IPNU Lampung Terbitkan Buku Pembelajaran Iqro bagi Anak Tunarungu
Lampung Tengah, NU Online
Keluarga besar Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PW IPNU) Propinsi Lampung sangat berbahagia, karena salah satu kader terbaiknya mampu menorehkan sejarah akademik dalam bentuk karya intelektual, yaitu menerbitkan buku.

Adalah Muhammad Gusnur Wahid selaku Wakil Sekretaris PW IPNU Lampung masa hidmat 2014-2017 sekaligus alumnus Pascasarjana STAIN Metro Lampung menerbitkan buku dengan judul "Pedoman Pembelajaran Iqro untuk Anak Tunarungu ".

Bertempat tinggal di desa Tanggulangin Kecamatan Punggur Muhammad Gusnur Wahid, ia menyatakan, Sabtu (18/6), buku ini hadir dari proses penelitiannya setahun yang lalu di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Kecamatan Kotagajah, Lampung Tengah.

"Pendekatan multi indrawi yang dikembangkan dalam buku pedoman pembelajaran iqra' untuk anak tunarungu, yaitu memanfaatkan media visual, bahasa isyarat alfabetis, metode oral, dan tulis, dan beberapa isyarat tajwid tambahan," tambahnya yang juga alumni pondok pesantren Baitul Mustaqim Sidomulyo Punggur Lampung Tengah asuhan KH Muhtar Ghozali, yang juga selaku Rais PCNU Lampung Tengah.  

Aan Uly Rosyadi, selaku Ketua PW IPNU Lampung mengaku bangga melihat salah satu kadernya mempunyai prestasi yang positif. Buku yang ditulis rekan Muhammad Gusnur Wahid mengenalkan banyak hal kepada adik-adik kita Tunarungu.

"Sarana pembelajaran dan teori yang baik untuk mendidik Tunarungu sebagai bentuk kepedulian untuk mengenalkan mereka dengan Tuhan melalui tahap pengajaran dan memberian hak-hak yang terabaikan dan seharusnya mendapatkan perhatian pemerintah dan lingkungan sekitar,” tambah alumni STAIN Jurai Siwo Metro, Lampung ini.  

Hal senada juga di sampaikan Dedi Kurniawan, mantan Ketua PC IPNU Lampung Tengah, ia memberikan apresiasi kepada rekan Muhammad Gusnur Wahid atas bukunya, di propinsi Lampung jarang sekali buku yang menjelaskan tentang proses pembelajaran iqra' bagi Tunarungu. Semoga buku tersebut bermanfaat dan membantu dalam proses pendidikan.

"Mudah-mudahan ini menjadi spirit sekaligus motivasi bagi kader-kader IPNU mauupun IPPNU lainnya diseluruh propinsi Lampung umumnya dan khususnya di Lampung Tengah untuk terus berkarya dalam bidang menulis, membaca (literasi) dan penelitian," tambah mantan aktivis PMII Metro ini.

Buku karya Muhammad Gusnur Wahid, yang berjudul "Pedoman Pembelajaran Iqro untuk Anak Tunarungu" diterbitkan oleh Sai Wawai Publishing, Metro-Lampung, terbit cetakan: Pertama, bulan April, tahun 2016, dengan nomor ISBN: 978-602-74140-5-1. Tebal Halaman : xviii+111. (Ahmad Syarif Kurniawan/Fathoni)

IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
Peresmian Bank Wakaf Mikro di Banten Oleh Presiden RI
IMG
IMG