IMG-LOGO
Daerah

Bangun Desa Produktif, STISNU Nusantara Tanam 1000 Pohon

Kamis 18 Agustus 2016 18:0 WIB
Bagikan:
Bangun Desa Produktif, STISNU Nusantara Tanam 1000 Pohon
Tangerang, NU Online
Di sela sela kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nahdlatul Ulama  (STISNU) Nusantara Tangerang mengadakan kegiatan tanam 1000 pohon buah produktif di Desa Kiarapayung Kecamatan Pakuhaji Kabupaten Tangerang. 

Ma'mun, ketua panitia pelaksana kegiatan tanam pohon menjelaskan program ini adalah rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) STISNU di desa Kiarapayung. "Kami bersama teman-teman menginginkan kehadiran kami memberikan manfaat untuk warga masyarakat, yang notabene warga Nahdlatul Ulama," jelas Ma'mun. 

Ketua STISNU Nusantara KH A. Baijuri Khotib menambahkan, kehadiran mahasiswa di Desa Kiarapayung memiliki tiga tugas, yaitu pengabdian, penelitian, dan pengembangan. Para peserta KKM mendatangi majelis-majelis taklim menjelas akidah ahlusunnah wal jamaah Nahdlatul Ulama, dan bahaya radikalisme ideologi atas nama agama di masyarakat yang digemborkan oleh organisasi transnasional, masyarakat diharapkan tidak tertipu dengan kedok agama padahal mereka sendiri yang merusak agama. 

"Mereka (mahasiswa) ditugaskan sebagai pion aswaja untuk NKRI  di kampung kampung". Ujarnya 

Setelah menjelaskan tentang aswaja, mahasiswa ditugaskan melakukan penelitian, yaitu berupa penyebaran angket pascasosialisasi di majelis-majelis. 

Terkait pengabdian di masyarakat, mahasiswa menanam 1000 pohon buah produktif, mulai dari mangga, nangka, jambu batu, dan rambutan. Nantinya, setiap rumah akan diminta untuk menanam 10 pohon dengan varian yang berbeda. 

"warga sekitar sini, nantinya jika butuh buah buahan, semua ada di Desa Kiarapayung," ujarnya. 

"Harapannya, setidaknya ada usaha dari kampus Nahdlatul Ulama (STISNU) berkontribusi membangun perekonomian warga Nahdlatul Ulama," tambahnya. 

Wawan Setiawan, Kepala Desa Kiarapayung menyampaikan terima kasih kepada STISNU karena telah memilih Desa Kiarapayung sebagai wilayah KKM. "Nanti, warga akan saya kontrol untuk menanam yang bener dan dijaga, insyaallah program ini membantu masyarakat menjadi salah satu solusi persoalan sosial ekonomi warga di sini. Kalau bisa mah, STISNU bangun kampus NU juga di sini, biar kita dorong-dorong anak muda sini kuliah di NU, insyaallah selamat dunia akherat," ujarnya dalam sambutan yang diiring tawa dan tepuk tangan hadirin. 

HA. Baidowi anggota DPRD Kab Tangerang dalam sambutannya siap mendorong kegiatan yang membantu masyarakat berkaitan masalah sosial dan ekonomi. Ia pun menjelaskan sembari memperkenalkan diri sebagai alumni dari Kampus Nahdlatul Ulama Tangerang. Menurutnya harusnya ada sinergis dari semua stakeholder untuk sama berkontribusi membangun masyarakat. Penanaman pohon ini akan berharga dan dapat dinikmati manfaatnya dalam lima tahun ke depan. 

Acara ditutup dengan pengumuman pemberian beasiswa khusus bagi calon mahasiswa dari Desa Kiarapayung. Warga Desa Kiarapayung yang ingin kuliah di STISNU diberikan beasiswa awal studi sebesar Rp 2.250.000 dari total biaya awal studi sebesar Rp. 2.650.000.-. Warga desa Kiarapayung yang ingin kuliah di STISNU cukup membayar Rp. 400.000.- saja. 

Hadir pada kegiatan tersebut H. Muhamad Qustulani (Wakil Ketua Bid. Akademik STISNU), Bahruddin (Waka Bid. Kemahasiswaan), Muhayar (Ketua LSM FORUM PEKERJA SEJAHTERA KAB. TANGERANG), KH. M. Mahrusillah (pengasuh PP Al Hasaniyah), Mahfuz Fauzi (Pengasuh PP Darul Quran), Fahmi Irfani (Wakil Direktur Pusat Studi dan Pengembangan Nusantara), staf Desa Kiarapayung dan mahasiswa STISNU Nusantara. (Qustulani Muhamad/Zunus) 
Tags:
Bagikan:
Kamis 18 Agustus 2016 22:2 WIB
GP Ansor Sumbar Jajaki Kerja Sama dengan BNN
GP Ansor Sumbar Jajaki Kerja Sama dengan BNN
Foto bersama Ansor Sumbar dengan BNN Sumbar.
Padang, NU Online
Pimpinan Wilayah Gerakan Pemudan Ansor bersinergi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumatera Barat untuk pencegahan semakin meluasnya penyebaran penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda Sumatera Barat. Sebagai bagian dari generasi muda, Ansor akan turut berperan aktif dalam upaya mencegah makin banyaknya korban dari narkoba.

Hal itu diungkapkan Ketua PW GP Ansor Sumatera Barat Rahmat Tuanku Sulaiman, Kamis (18/8) di sekretariatnya di Jalan Ciliwung No. 10 Padang. Menurut Rahmat, secara lebih rinci, Ansor Sumbar sudah beraudiensi dengan Kepala Ali Azhar BNN Sumatera Barat dan Kabag Rehabilitas dan Pemberdayaan Masyarakat S. Boy pada Selasa (16/8) di Jalan Belanti Ujung, Padang.  

Dikatakan Rahmat, kondisi penyebaran penyalahgunaan narkoba di Sumatera Barat sungguh memprihatinkan. Sebagaimana diungkapkan Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit pada malam “Doa dan Zikir untuk Bangsa” yang digelar PW Ansor Sumbar sehari sebelumnya, bahwa Sumatera Barat sudah darurat narkoba. Jika tidak ada gerakan bersama pemerintah dengan masyarakat, maka kehancuran generasi muda sudah di ambang pintu.

"Jika generasi muda sudah hancur, siapa lagi yang akan melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan bangsa. Untuk itu, Ansor sebagai bagian dari masa depan  bangsa Indonesia harus turut berperan. Ansor akan melakukan pendekatan secara humanis terhadap pecandu narkoba dan berkonstribusi untuk melakukan pencegahan narkoba di kalangan anak muda," kata Rahmat didampingi sekretarisnya Arianto, Wakil Ketua Nafriandi,  Satkorwil Banser Hardi Candra yang Ketua Badan Ansor Anti Narkoba (Baanar), dan Sekretaris Baanar Fauzan Ahmad.  

Dikatakan Rahmat, kader-kader Ansor harus bisa menjadi tenaga rehabilitasi dan penyuluh untuk pencegahan narkoba. Mereka terlebih dahulu dibekali agar mampu menjalankan tugasnya dengan baik.

Ketua BNN Ali Azhar menyebutkan, Ansor melaksanakan MoU dengan BNN dalam upaya pencegahan dan rehabilitasi, serta melakukan penyuluhan di tengah masyarakat. Ansor bisa melakukan peran dengan bekerja sama dengan BNN dalam bidang pencegahan dan penyuluhan relawan antinarkoba. Sedangkan rehabilitasi dengan mendirikan rumah rehabilitasi. (armaidi tanjung/abdullah alawi)
Kamis 18 Agustus 2016 21:5 WIB
Tarian Lengser Awali Pelantikan GP Ansor Cihideung
Tarian Lengser Awali Pelantikan GP Ansor Cihideung
Tasikmalaya, NU Online
Malam Agustusan, Selasa (16/8), diisi dengan Marawis Rijalul Ansor Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya. Malam yang memuat acara pelantikan kepangurusan GP Ansor Cihideung ini dibuka dengan "Lengser", tarian lokal, lengkap dengan atraksi silat di hadapan para hadirin.

Para pengurus yang akan dikukuhkan berbaris di tengah jalan menunggu penyambutan dari Ketua MWCNU Cihideung KH Tatang dan Rais Syuriyah MWCNU KH Misbahudin.

Tradisi Lengser dengan tarian khasnya mengantarkan Ketua MWC dan Rais Syuriyah MWCNU setempat di hadapan pengurus. Dua kain serban pun dikalungkan pada Ketua GP Ansor Cihideung dan sekretarisnya.

Lengser mempersilakan seluruh pengurus yang akan dilantik naik panggung. Selanjutnya pembacaan ikrar pengukuhan oleh Ketua GP Ansor Kota Tasikmalaya Ricky Assegaf.

Ketua GP Ansor Cihideung Erus Rustandi dengan penuh semangat mengikuti setiap perkataan Ricky. Diikuti seluruh pengurus yang dilantik, pelantikan berjalan lancar.

Sekretaris GP Ansor Jawa Barat Johan Jauhari Anwar mengapresiasi prosesi pelantikan ini. Pasalnya selain di momen Malam Hari Kemerdekaan RI, pelantikan ini juga memadukan unsur agama dan budaya.

"Pelantikan PAC Ansor ini satu-satunya yang digelar di malam kemerdekaan. Satu-satunya juga pelantikan yang memakai Lengser. Hebat," kata Johan. (Nurjani/Alhafiz K)

Kamis 18 Agustus 2016 17:10 WIB
Indonesia Butuh Satu Kata untuk Maju: Serius!
Indonesia Butuh Satu Kata untuk Maju: Serius!
PC Ansor Way Kanan mengikuti peringatan HUT RI ke-71 di Blambangan Umpu

Way Kanan, NU Online  
Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) membutuhkan satu kata untuk bisa maju, yakni serius. Pernyataan tersebut disampaikan Ketua PC GP Ansor Way Kanan, Lampung, Gatot Arifianto, di Blambangan Umpu, Rabu (17/8).

"Tujuh puluh satu tahun sudah kita merdeka, namun fakta Indonesia belum maju sesuai harapan pendiri bangsa tidak bisa dipungkiri. Ada beberapa hal yang membuat itu terjadi, tapi bisa diselesaikan dengan kebersamaan, kuncinya serius, itu saja," kata Gatot setelah mengikuti upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 71 di lapangan Pemkab Way Kanan.

Selama ini, lanjut Gatot didampingi Sekretaris Eko Wahyudi, Kasatkoryon Banser Pakuan Ratu Eko Sugiyanto, Ketua PAC Ansor Rebang Tangkas Arif Makhfudin, banyak perilaku tidak sejalan dengan Pancasila dalam membangun bangsa. "Perilaku ambisius dan rakuslah yang membuat kemajuan tidak tercapai optimal," ujar Ketua Bidang Media dan Publikasi DPP Sarbumusi Nahdlatul Ulama (NU) itu lagi.

Bagi kaum muda NU, pegangan yang diberikan para ulama jelas. "Kita bisa melangkah sederhana tapi pasti dalam mengisi pembangunan bangsa dengan harakah (gerakan) sejalan fikrah nahdliyah. Terus berbuat maslahat kendati hanya untuk satu RT atau bahkan satu orang sekalipun, merupakan bentuk riil partisipasi memajukan bangsa," kata dia lagi.

Disinggung apa yang sudah diperbuat Ansor Way Kanan untuk bangsa, Gatot menjelaskan pihaknya telah menggelar Bimbingan Belajar Pasca Ujian Nasional (BPUN) bagi pelajar kurang mampu tapi berprestasi selama dua kali.

"Tidak ada keuntungan materi dengan pelaksanaan BPUN, namun kami bangga bisa mengantar sejumlah pelajar menuju pendidikan lebih baik lagi ke beberapa perguruan tinggi negeri. Dan maaf saja, pelaksanaan BPUN Way Kanan tanpa mengganggu uang negara. Karena itu, wajar jika kami sebagai warga negera menuntut pengguna anggaran serius untuk membangun bangsa," kata dia lagi.

Gerakan Pemuda Ansor Way Kanan memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 71 di sejumlah wilayah. Salah satu di Kampung Way Tawar Kecamatan Pakuan Ratu. Ansor Ranting Way Tawar menggelar tirakatan untuk mengenang jasa pahlawan pendiri bangsa.

"Pimpinan cabang mengapresiasi upaya-upaya penegasan cinta tanah air dilakukan sahabat-sahabat Ansor dan Banser, baik dengan tirakat, mengikuti perlombaan di kampung-kampung hingga upacara bendera di kabupaten," pungkas Gatot. (Disisi Saidi Fatah/Abdullah Alawi)



IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
Peresmian Bank Wakaf Mikro di Banten Oleh Presiden RI
IMG
IMG