IMG-LOGO
Daerah

‘Mlaku-mlaku’ Sarungan Meriahkan Harlah NU di Madiun

Senin 24 April 2017 22:0 WIB
Bagikan:
‘Mlaku-mlaku’ Sarungan Meriahkan Harlah NU di Madiun
Madiun, NU Online
Sejak Ahad (23/4) pagi, masyarakat berbondong-bondog dan memadati alun-alun Kota Madiun. Sementara panitia, dengan dukungan anggota Banser, membantu mengatur area parkir, dan mempersiapkan segala hal menjelang dan selama kegiatan bertajuk “Mlaku-mlaku Sarungan (Jalan-jalan Memakai Sarung)” berlangsung. 

Dua bendera, yang satu dipegang Kepala Kantor Sekretaris Daerah Madiun, Maidi; dan satunya dalam genggaman Kepala Depag Kabupaten Madiun, KH Amir Solahudin. 

Begitu apa-apa dibunyikan oleh Ketua PCNU Madiun KH Agus Mustofa Izudin, dan kedua bendera dikibarkan oleh masing-masing pemegangnya, para perserta sontak bergerak menyusuri jalan-jalan di dalam kota Madiun. 

Sepanjang rute yang dilalui, masyarakat terlihat antusias menyaksikan barisan peserta “Mlaku-mlaku Sarungan”. Mereka juga terhibur oleh adanya atraksi barongsai santri dari Pesantren Al-Mujadadiyah Kota Madiun.  

Atraksi barongsai ini menandakan sebagai santri mereka tidak hanya belajar mengaji, namun juga belajar berkesenian. Barongsai santri juga menunjukkan adanya akulturasi budaya Indonesia dan Tionghoa. Tak ayal para penonton dibuat terpukau oleh adanya atraksi ini.

Tiba di tempat finish, para peserta memasukkan kupon doorprize. Sambil menunggu seluruh peserta kembali, mereka menikmati makan bersama yang disediakan secara gratis oleh panitia.

Tahun ini “Mlaku-mlaku Sarungan” memuncaki peringatan Harlah NU di Madiun. Kegiatan donor darah yang dilaksanakan atas kerjasama Pemerintah Kota Madiun dan LKNU Madiun juga digelar pada hari yang sama. 

Sebelumnya pada 12 April, diadakan kegiatan pendahuluan berupa gelar shalawat dan pengajian umum. Pada 15 April diadakan khotmil Quran dan istighotsah dengan menghadirkan 94 tumpeng menandai ulang tahun NU ke-94.

Ketua PCNU Madiun KH Agus Mustofa Izudin mengungkapkan peringatan Harlah NU ke-94 merupakan simbol eksistensi NU di Madiun.

“Dengan kegiatan Mlaku-mlaku Sarungan di mana peserta sarungan yang mencapai 3000 warga Nahdliyin di Madiun saat ini kita tidak usah ragu dan tidak perlu takut untuk mengakui keberadaan NU di Madiun,” tegasnya. (Kendi Setiawan/Fathoni) 

Tags:
Bagikan:
Senin 24 April 2017 23:2 WIB
Islam dan Nasionalisme Saling Melengkapi
Islam dan Nasionalisme Saling Melengkapi
Tasikmalaya, NU Online
PCNU Kabupaten Tasikmalaya menggelar Halaqah Kebangsaan dalam rangka Harlah NU ke 94 dan Pelantikan Pengurus PCNU Kabupaten Tasikmalaya periode 2017-2022. 

Peserta Halaqah Kebangsaan kali ini adalah para ajengan, kiai dan santri di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

"Lewat Halaqah Kebangsaan ini kami ingin menguatkan komitmen ulama-ulama NU, khususnya yang ada di Kabupaten Tasikmalaya dalam hal menjaga keutuhan Indonesia," kata Ketua PCNU Kabupaten Tasikmalaya KH Atam Rustam, Ahad (23/4).

Saat ini, kata Atam, ada kelompok-kelompok yang berusaha mengkotak-kotakan Islam dengan rasa nasionalisme itu sebagai bagian yang terpisah. 

Padahal, lanjut Atam, ke duanya merupakan bagian erat yang tidak bisa dipisahkan satu sama lainnya.

Antara Islam dan nasionalisme itu, kata Atam, saling mengisi dan melengkapi. Islam sebagai agama memiliki peran dalam mewujudkan masyarakat beradab dan bermartabat. Sedangkan nasionalisme merupakan bagian penting sebagai buah atas kecintaan pada tanah air Indonesia.

"Semuanya saling melengkapi dan saling mengisi. Dan komitmen kebangsaan itu yang akan senantiasa dijaga oleh ajengan, kiai dan ulama-ulama NU," pungkas Atam. (Nurjani/Abdullah Alawi)

Senin 24 April 2017 21:3 WIB
Warga Sorong Rutin Menabung Bulanan untuk Haji dan Umrah
Warga Sorong Rutin Menabung Bulanan untuk Haji dan Umrah
Jakarta, NU Online
Semangat warga NU di Kabupaten Sorong, Papua Barat, untuk melaksanakan ibadah haji dan umrah semakin meningkat. Hal itu tebukti dengan aktivitas dan persiapan yang mereka lakukan.

Ketua PCNU yang sekaligus Ketua Perwakilan Asbihu Tour and Travel Kabupaten Sorong, H Sutedjo, mengatakan, setiap bulan pada minggu kedua warga Sorong yang bergabung dalam Asbihu melakukan pertemuan silaturrahim. Dalam pertemuan ini masing-masing anggota juga menyetorkan tabungan senilai minimum Rp500 ribu.

“Dana tabungan itu digunakan untuk membiayai perjalanan haji atau umrah,” kata Sutedjo.

Persiapan lainnya yang dilakukan adalah latihan manasik. Seperti pada 9 April lalu mereka melakukan latihan manasik di Masjid Al-Muttaqin, Kelurahan Malawele, Distrik Aimas. Latihan manasik dilakukan dengan lima orang pembimbing, yakni tiga orang laki-laki dan dua pembimbing perempuan.

“Waktu itu ada 120 orang yang mengikuti kegiatan. Mereka anggota Asbihu. Memang kalau di Jawa junlah itu mungkin termasuk sedikit. Kalau di Papua itu tergolong banyak,” ujar Sutedjo.

Ia menyebutkan, tahun ini kuota haji Kabupaten Sorong hanya mencapai 78 orang  jamaah. Karenanya sebagian warga ada yang memilih melaksanakan ibadah umrah terlebih dahulu. Seperti pada awal Maret 2017 lalu, terdapat 40 jamaah umrah Asbihu dari Kabupaten Sorong. Dan saat ini, beberapa jamaah juga mendaftar perjalanan umrah Ramadhan yang dipersiapkan Asbihu.

Sutedjo menceritakan, Asbihu Kabupaten Sorong berdiri tahun 2006. Semula bernama Taawun Haji NU. Setelah ada Asbihu, Taawun Haji NU Sorong lalu bergabung dengan Asbihu.

“Anggotanya semula hanya 25 orang. Sekarang sudah mencapai 250 orang,” kata Sutedjo.

Ia menyatakan rasa syukur saat ini dari 250 anggota, 80 persennya sudah terdaftar sebagai jamaah haji. Sementara jumlah anggota yang sudah berangkat haji mencapai 150 orang. (Kendi Setiawan/Alhafiz K)

Senin 24 April 2017 20:54 WIB
BMT NU Kramat Tegal Sejahterakan Ekonomi Umat
BMT NU Kramat Tegal Sejahterakan Ekonomi Umat
Suasana pengundian simpanan rejeki
Tegal, NU Online
Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiyaan Syariah (KSPPS)-Baitul Maal wat Tamwil Syirkah Muawanah (BMT SM) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kramat Kabupaten Tegal bertekad mensejahterahkan ekonomi umat. BMT yang berkantor pusat di Jalan Garuda 127 Bongkok Kramat itu terus mengembangkan sayap menuju kesejahteraan ekonomi umat. Lewat kerja gotong royong, BMT ini berkembang hingga 16 Cabang meski mulanya bermodal hanya Rp 8 juta. 

Demikian disampaikan Direktur Utama BMT SM NU Kramat H Ahmad Zubaedi di sela pembagian door prize Simpanan Rezeki di halaman Kantor Kecamatan Kramat Tegal, Ahad (23/4).

Zubaedi menerangkan, keenam belas kantor cabang tersebut berdiri di Tegal 4 buah, Purwokerto 3 buah, Kebumen 3 buah, Brebes 3 buah, Kota Tegal 1 buah, dan Pemalang 2 buah. Dari 16 cabang tersebut, Nahdliyin yang tergabung mencapai 16 ribu orang lebih. “Ekonomi Nahdliyin, kalau digerakan terbukti begitu dahsyat,” ungkapnya.

Pendirian BMT, lanjut Zubaedi, mendapat respon yang positif dari para anggota. Para anggota maupun calon anggota bisa meminjam dana dari 500 ribu sampai 100 juta. Tergantung pada kemampuan anggota untuk mengembalikannya, seluruh pinjaman kami layani. Tentu dengan sangat selektif. “Kami hanya memberikan pinjaman untuk usaha produktif, bukan spekulatif, ataupun konsumtif,” tegasnya.

Untuk Smpanan Rezeki, para anggota menabung mulai dari Rp 30 ribu  untuk satu nama dalam jangka waktu tiga tahun. Anggota suka sekali dengan sistem Simpanan Rezeki ini, terbukti hingga putaran yang kelima makin bertambah semarak. Pada putaran kelima, disediakan 200 item hadiah, dengan hadiah utama tiga buah sepeda motor. 

Pada undian simpanan rejeki 2017, yang mendapat hadiah utama yakni Guru SMK N 1 Slawi Wiwit Isaroh, MI NU Mejasem Timur Tegal, dan Jaelani dari Langon, Tegal.

Zubaedi menjelaskan, dalam kiprahnya BMT NU Kramat menawarkan produk simpan pinjam dan jasa. Ada tiga jenis simpanan yakni pertama Simpanan Sukarela (simpanan berguna, pengurus, karyawan, hari raya, pendiri, pendidikan, ziarah, mudhorobah berjangka); kedua Simpanan Wajib (simpanan wajib anggota); ketiga Simpanan Program dan Jasa (Simpanan Rezeki, TP-THT). 

“Sedangkan untuk pinjaman atau pembiayaan meliputi Mudhorobah, Musyarokah, Murobahah, Baibitsawam Ajil, Qordhul Hasan dan Al Hiwalah,” pungkas Haji Zubaedi. (Wasdiun/Abdullah Alawi)
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
IMG
IMG