IMG-LOGO
Puisi

Meminang Keberanian

Ahad 30 April 2017 02:01 WIB
Meminang Keberanian
Robiatul Adawiyah

Bahagia tak layak menjadi jaminan
Bila bahagia masih menjadi sebuah kemungkinan
Kemungkinan hidup yang saling bergantungan.
Hidup adalah keberanian.
Keberanian hujan dengan sejuta alasan
Tanpa tahu yang berada dalam gendongan
Yang berada ditepi jalan.

Seperti gula,
Manis
Larut
Dan mengendap dalam gelas.
Wujudnya tak lagi menarik
Namun rasa adalah penggoda
Darinya keberanian tercipta.

Sementara,
Memandu jalannya kenangan
Tak menuntutmu untuk memberi
Dan lekas tuk disudahi.
Sebab, lelaki separas apapun
Tak akan menarik jika terluka.

Menimang-nimang kenangan
Sungguh membuatku kerepotan
Kenangan menjadi tumpukan bergilir
Dan air mata hanya akan terus mengalir.

Kenangan menjadi sangat luber.
Semua orang sibuk merawat dan menghias kenangan.
Sayangnya, kenangan tak bisa diganti orangnya
Dan tak bisa diubah rasanya.

Jakarta, April 2017

Penulis adalah kader PMII Az-Ziyadah, peserta kelas menulis NU Online
Tags:
Bagikan:
IMG
IMG