IMG-LOGO
Daerah

Gusdurian Bojonegoro Adakan Kelas Pemikiran Gus Dur

Senin 22 Mei 2017 17:48 WIB
Bagikan:
Gusdurian Bojonegoro Adakan Kelas Pemikiran Gus Dur
Bojonegoro, NU Online
Jaringan Gusdurian Bojonegoro mengadakan Kelas Pemikiran Gus Dur (KPG), 20-21 Mei 2017. Acara yang mengusung tema Internalisasi 9 Nilai Gus Dur Mengawal Diaspora Kultur Bangsa ini berlangsung di Auditorium Masjid Albirru Pertiwi, Dander, Bojonegoro.

Terdapat tujuh materi yang akan disampaikan dalam KPG ini. Pertama, Biografi Intelektual Gus Dur; Kedua, Gus Dur dan Gagasan Keislaman; Ketiga, Gus Dur dan Gagasan Demokrasi; Keempat, Analisis Media; Kelima, Gus Dur dan Gagasan Kebudayaan; Keenam, Gus Dur dan Gagasan Gerakan Sosial; dan Ketujuh, Gerakan Jaringan Gusdurian.

Jay, selaku perwakilan Seknas Gusdurian mengatakan, bahwa tujuan diadakannya KPG ini adalah untuk mendalami lebih dalam lagi terkait biografi Gus Dur. Ia berharap, momen seperti ini jangan pernah berhenti di Bojonegoro saja, tetapi dari semua penjuru Indonesia. 

"Perilaku terpuji dari Bapak Presiden Ke-4 Indonesia inilah yang patut kita tiru, dari pola berfikir yang selalu tenang dan juga terdapat sisi humor pada diri Gus Dur sendiri," ujarnya.

Acara ini diikuti oleh 26 peserta yang terdiri dari kalangan mahasiswa berbagai universitas yang ada di Bojonegoro. (Khusain Rifa'i/Dwi Khoirotun Nisa'/Mukafi Niam)
Bagikan:
Senin 22 Mei 2017 23:2 WIB
Sambut Ramadhan, Ribuan Warga NU Banjarsari Gelar Apel Kebangsaan
Sambut Ramadhan, Ribuan Warga NU Banjarsari Gelar Apel Kebangsaan
Banyumas, NU Online
Pimpinan Ranting (PR) Nahdlatul Ulama (NU) beserta badan otonom dan seluruh warga NU Desa Banjarsari Kecamatan Ajibarang Kabupaten Banyumas menggelar apel kebangsaan untuk menyambut bulan suci Ramadhan 1438 H. Mereka berbaris memadati Lapangan Desa Banjarsari, Ahad (21/5).

Tampak hadir Rais Syuriyah Majelis Wakil Cabang (MWC) NU KH Zuhdi Azhari, Camat Ajibarang Eko Heru Surono, seluruh badan otonom NU se-Kecamatan Ajibarang serta aparat desa setempat.

Wawan, Ketua Panita Apel ini menyampaikan, selain untuk menyambut bulan suci Ramadhan, kegiatan tersebut juga digelar sebagi komitmen kebangsaan warga Banjarsari untuk menjaga NKRI.

"Walaupun kami di desa, tapi semangat kebangsaan dan ke-NUan kita juga besar," Kata Wawan ketika diwawancarai.

Ia juga mengharapkan warga Banjarsari untuk terus teguh memegang ajaran Aswaja di bawah naungan Nahdlatul Ulama. "Jangan asal ikut-ikutan. Ikut NU saja yang sudah jelas benar," lanjutnya.

Camat Ajibarang Eko Heru Surono yang menjadi inspektur apel kebangsaan mengapresiasi kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan ini berguna sekali untuk mempererat tali persaudaraan antarwarga. "Apel tingkat ranting saja ramainya seperti ini, apalagi jika tingkat nasional. NU sungguh luar biasa," lanjutnya.

Selain apel kebangsaan, mereka sebelumnya menggelar pawai ta'aruf mengelilingi Desa Banjarsari. Ribuan nahdliyin mengikuti pawai ta'aruf ini.

"Nanti sebelum apel selesai, kita akan bersama-sama membaca ikrar kesetiaan kita pada Negara Kesatuan Republik Indonesia," kata Waluyo, salah satu panitia kegiatan. (Kifayatul Akhyar/Alhafiz K)

Senin 22 Mei 2017 22:30 WIB
Mendes PDTT: Desa Harus Fokus Empat Program Prioritas
Mendes PDTT: Desa Harus Fokus Empat Program Prioritas
Gianyar, NU Online
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo, mengingatkan agar seluruh desa di Bali tetap fokus pada program prioritas yang telah ditetapkan pemerintah. Keempat program tersebut adalah menentukan produk unggulan kawasan perdesaan (Prukades), mengembangkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), membangun embung air desa, dan membangun sarana olahraga desa.

"Saya selalu mengingatkan agar dana desa yang telah digelontorkan dana desa diharapkan bisa difokuskan kepada empat program prioritas yang kita berikan," ujarnya. saat menghadiri The 4th Ubud Royal Weekend di Museum Puri Lukisan, Ubud, Bali, Sabtu (20/5).

Menteri Eko menambahkan, agar desa dapat semakin mengembangkan potensinya, dirinya pun meminta untuk segera dibuat klasterisasi di desa baik di sektor pertanian, perikanan, maupun pariwisata. Dengan demikian, para pemangku kepentingan akan lebih mudah untuk menentukan pengembangan apa yang dapat dilakukan di desa tersebut.

"Konsentrasi dan fokus pada produk unggulannya, Nanti kita akan kumpulkan kementerian terkait, dunia usaha, juga perbankan untuk membantu mengembangkan produk unggulan desa tersebut," katanya.

Sementara itu, Menteri Eko menilai Desa Ubud di Bali dapat menjadi salah satu model pengembangan desa wisata di Indonesia. Pembangunan embung pun dinilai potensial untuk semakin meningkatkan pengembangan pariwisata di lokasi ini.

"Untuk Ubud ini, karena pertanian masih sedikit, embung bisa untuk pariwisata atau perikanan yang dapat meningkatkan gizi masyarakat. Ini juga sejalan dengan program prioritas percepatan pembangunan desa," katanya.

Selain itu, lanjut Menteri Eko, dirinya pun mengharapkan ada pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di kawasan ini. Dirinya juga meminta PT Mitra BUMDEs di kabupaten untuk turut membentuk mitra BUMDes di desa-desa sehingga ada pendampingan di tiap desa. Ke depan, standar yang diterapkan di BUMDes pun diharapkan dapat mengikuti perusahaan besar.

"Dengan begitu, bisa terjadi link and match antara perusahaan besar, UKM, dan pengusaha kecil di desa-desa. Karena yang selama ini menjadi problem UKM dan pengusaha kecil ini adalah mereka tak memiliki manajemen sumber daya manusia yang baik, distribusi, dan pemasaran," katanya.

Melalui link and match antara perusahaan besar dan UKM atau pengusaha kecil, lanjut sambungnya, nantinya UKM atau pengusaha kecil dapat menjadi pemasok bagi perusahaan-perusahaan besar. Para pelaku usaha pun tak lagi kesulitan untuk menemukan pasar bagi produk-produk unggulannya. (kemendesa.go.id/mahbib)
Senin 22 Mei 2017 22:1 WIB
Sambut Ramadhan, UPZIS Limpung Adakan Pengobatan Gratis
Sambut Ramadhan, UPZIS Limpung Adakan Pengobatan Gratis
Batang, NU Online
Menyambut Ramadhan tahun ini, Unit Pengelola Zakat Infak Sedekah Kecamatan Limpung, Batang, Jawa Tengah menggelar pengobatan gratis Sabtu (19/5) di halaman Masjid Al Barokah Desa Tembok Kecamatan  Limpung. 

Direktur  UPZIS  Limpung M Sofa menyampaikan pengobatan gratis dilaksanakan dengan menggandeng Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, yang dalam pelaksanaanya ditangani oleh UPT Puskesmas Kecamatan Limpung. 

“UPZIS Limpung berada di bawah binaan LAZISNU, selain mengadakan pengobatan gratis, di tempat dan waktu yang sama juga dilakukan penyerahan paket sembako untuk fakir miskin,” ujarnya.

Ia menambahkan kegiatan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab kepada para muzakki dan donatur, khususnya di Kecamatan Limpung.

“Tujuannya agar dalam menjalankan kewajiban puasa nanti masyarakat menjalankannya dengan dapat khidmat, sehat jasmani dan rohani,” imbuh Sofa. (Kendi Setiawan/Abdullah Alawi)

IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
IMG
IMG