IMG-LOGO
Trending Now:
Pesantren

Jelang Ramadhan, PCNU Kabupaten Garut Gelar Keramasan

Rabu 24 Mei 2017 10:2 WIB
Bagikan:
Jelang Ramadhan, PCNU Kabupaten Garut Gelar Keramasan
Garut, NU Online
Dalam rangka menyambut bulan Ramadhan, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Garut menggelar keramasan di Pondok Pesantren Salaman (Fauzan III) Sukaresmi-Garut, Selasa (23/5).

Keramasan yang digelar oleh PCNU Garut yang dihadiri oleh Rais Syuriyah KH Amin Muhyiddin, Ketua PCNU Garut KH Atjeng Abdul Wahid, Sekretaris PCNU Garut Deni Ranggajaya, pengurus lembaga NU, pengurus banom, pengurus MWCNU Se-Kabupaten Garut, dan ribuan warga NU Kecamatan Sukaresmi.

Kiai Abdul Wahid berpesan kepada seluruh jajaran pengurus, lembaga, dan banom NU untuk meningkatkan amal ibadah di bulan Ramadhan serta saling memaafkan agar jalinan ukhuwah islamiyah tetap terjaga dan menjadi teladan bagi masyarakat sekitar.

Sementara Kiai Amin Muhyiddin berpesan agar warga NU senantiasa menjaga dan meningkatkan amal ibadah serta menjaga keyakinan terhadap kiai NU dalam melaksanakan ibadah sesuai dengan ajaran Islam Ahlussunnah wal Jamaah.

"Salah satunya kita harus yakin bahwa shalat tarawih itu 23 rakaat beserta witir, kebiasaan kita sebelum atau sesudah bulan Ramadhan kita terbiasa untuk berziarah kubur, memperbanyak ssedekah, dan amalan-amalan lainnya.” (Muhammad Salim/Alhafiz K)

Tags:
Bagikan:
Selasa 23 Mei 2017 8:6 WIB
Hindari Jenuh Belajar, IAI Nurul Jadid Gelar Diklat Pengelolaan Kelas Aktif
Hindari Jenuh Belajar, IAI Nurul Jadid Gelar Diklat Pengelolaan Kelas Aktif
Probolinggo, NU Online
Dalam rangka meningkatan kompetensi guru sekolah dan madrasah di Kabupaten Probolinggo, Fakultas Tarbiyah IAI Nurul Jadid Paiton Kabupaten Probolinggo bersama Yayasan Dana Sosial Al-Falah (YDSF) Surabaya mengadakan pendidikan dan pelatihan (diklat) bertema “Pengelolaan Kelas Aktif Berbasis Karakter”, Senin-Rabu (22-24/5).

Kegiatan yang dilaksanakan di aula Program Pascasarjana IAI Nurul Jadid Paiton ini dihadiri trainer dari Kualita Pendidikan Indonesia (KPI) Surabaya di antaranya Ustadz Yusuf, Ustadz Husein, dan Ustadz Jazil.

Dekan Fakultas Tarbiyah IAI Nurul Jadid Paiton Hasan Baharun menyampaikan, kegiatan ini merupakan langkah awal Fakultas Tarbiyah dalam menjalin kemitraan dengan Yayasan Dana Sosial Al-Falah (YDSF) Surabya dalam rangka penguatan kelembagaan dengan menggandeng Kualita Pendidikan Indonesia (KPI) Surabaya.

“Selain itu, kegiatan ini bertujuan dalam upaya untuk membentuk guru yang aktif, kreatif, dan berkarakter sehingga mampu menghasilkan generasi muda yang benar-benar berkualitas dan profesional,” katanya.

Sementara Ketua LP Maarif NU Kota Kraksaan H Taufik mengatakan, kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan wawasan baru kepada guru dalam mengelola kelas di kelas.

“Jangan sampai guru itu mengajar monoton dan membosankan sehingga akan mempengaruhi motivasi belajar siswa. Saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada YDSF Surabaya, KPI dan Fakultas Tarbiyah karena telah peduli terhapdap pendidikan di Kabupaten Probolinggo,” katanya. (Syamsul Akbar/Alhafiz K)

Senin 22 Mei 2017 17:26 WIB
Pesantren Daarul Khair Selenggarakan Haflah Akhirussanah
Pesantren Daarul Khair Selenggarakan Haflah Akhirussanah
Kotabumi, NU Online
Pondok Pesantren Daarul Khair Kotabumi Lampung Utara menyelenggarakan acara Haflah Akhirussanah XXVI dan Milad XXI (20/05) yang diadakan di komplek pesantren. Acara tersebut dihadiri oleh para alim ulama se-Kabupaten Lampung Utara, wali santri, dan masyarakat Lampung dan se-Sumbagsel.

Pengajian akbar dihadiri oleh ribuan jamaah dari beberapa wilayah di Provinsi Lampung bahkan ada yang dari Sumatera Selatan dengan menghadirkan pembicara Ustadz H Syamsul Arifin Nababan.

Dalam sambutanya Ketua Yayasan Ponpes Daarul Khair KH Sanusi Marzuki menyampaikan. “Setelah 6-3 tahun mereka kami didik, kini mereka kita kembalikan kepada para wali murid guna keberlanjutan pendidikan kejenjang yang lebih tinggi. Mudah-mudahan bekal yang sudah diberikan dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari sehingga mereka mampu mencerminkan sebagai anak yang sholeh dan solehah.”

Dalam sambutan Pimpinan Ponpes Daarul Khair KH Andi Komarhadi menyampaikan bahwa almagfurlah Ayahanda KH Abdul Syukur Syah, mendirikan Daarul Khair ini adalah sebagai sarana agar seseorang mau untuk mondok (tinggal) di ponpes.  

"Daarul Khair itu berdiri tidak memandang karena ilmu umum atau ilmu agama, karena ilmu itu hanya satu yaitu ilmu yang mengajak taqarrub kepada Allah SWT. Sehingga akan lebih baik jika selain belajar ilmu agama juga dengan ilmu umum," ungkapnya.

Dan Pimpinan Ponpes Daarul Khair KH Andi Komarhadi pada kesempatan ini menyampaikan bahwa kegiatan pendidikan, pengajaran dan kepengasuhan berjalan dengan baik. Semua ini berkat kerjasama yang baik antara pengurus pesantren dan para santri serta dukungan dari orang tua santri. 

“Keberhasilan putra/i Bapak/Ibu belajar di Pesantren Daarul Khair bukan semata-mata hanya hasil kerja keras para guru melainkan adanya dukungan dari para wali santri agar putra/inya dapat belajar dengan baik dan mentaati segala aturan yang berlaku di Pesantren Daarul Khair.”

Acara akhirussanah tersebut dimeriahkan dengan penampilan seni persada, seni tari, seni hadrah, grup vokal serta pidato dalam bahasa Arab dan Inggris dari santri dan santriwati Daarul Khar. Red: Mukafi Niam
Senin 22 Mei 2017 12:4 WIB
Pesantren Darul Mukhlasin Didik Santri Keterampilan Membatik
Pesantren Darul Mukhlasin Didik Santri Keterampilan Membatik
Probolinggo, NU Online
Pondok pesantren mampu merepresentasikan apa yang menjadi cita-cita masyarakat. Pondok pesantren mampu mengajak para santri melangkah lebih maju untuk berkreasi dan inovasi, salah satunya seni membatik.

Demikian disampaikan Bupati Probolinggo Hj Puput Tantriana Sari ketika menghadiri haflatul ikhtibar Ke-XII wisuda MI, MA dan SMK Amtsilati Pondok Pesantren Darul Mukhlasin Desa Tegalsiwalan Kecamatan Tegalsiwalan Kabupaten Probolinggo, Ahad (21/5).

Menurut Tantri, selain menuntut ilmu pendidikan, siswa dan siswi haruslah diimbangi dengan ketrampilan agar mampu berkreasi dalam rangka membantu menghadapi tantangan zaman.

“Salah satu parameter dan tumpuan harapan adalah tujuan yang dimiliki oleh Pondok Pesantren Darul Mukhlasin dengan mencetak karakter anak-anak muda yang tangguh dan bekerja keras,” jelasnya.

Tantri menerangkan, pendekatan enterpreneur menjadi ikhtiar untuk memajukan pondok pesantren yang memiliki pemanfaatan bagi pondok maupun masyarakat. Ikhtiar para guru, ustadz, dan ustadzah mencetak karakter anak-anak muda yang berkualitas, berkreasi, dan berinovatif diimbangi dengan iman dan ilmu.

“Hanya iman dan ilmu yang dapat mengantarkan menjadi manusia yang utuh dan mampu menghadapi tantangan zaman yang semakin maju dan berkembang dengan pesat,” pungkasnya.

Sementara Pengasuh Pesantren Darul Mukhlasin KH Mahfudz Basya mengharapkan agar ilmu yang didapat para santri menjadi ilmu yang berkah dan bermanfaat di tengah masyarakat. “Semoga kegiatan ini bisa memberikan motivasi bagi para santri yang diwisuda sehingga bisa terus berkarya di tengah masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut Tantri juga melihat dari dekat hasil kreatifitas siswa dan siswi berupa seni membatik dan produk makanan para siswa dan siswi Yayasan Pendidikan Islam Pondok Pesantren Darul Mukhlasin. (Syamsul Akbar/Alhafiz K)

IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
Peresmian Bank Wakaf Mikro di Banten Oleh Presiden RI
IMG
IMG