IMG-LOGO
Nasional

Fenomena Kawin-Cerai, Karya Mbah Hasyim soal Perkawinan Dikaji Ulang

Senin 29 Mei 2017 11:01 WIB
Fenomena Kawin-Cerai, Karya Mbah Hasyim soal Perkawinan Dikaji Ulang
Jember, NU Online
Kitab Karya KH Hasyim Asy'ari berjudul Dhau'ul Mishbah fi Bayani Ahkamin Nikah dipilih sebagai materi kajian Ramadhan di Eksan Institute, Ahad (28/5).  Menurut pendiri Eksan Institute Moch Eksan, karya ini dipilih karena kitabnya tak terlalu tebal, hanya 22 halaman, termasuk halaman judul, sehingga bisa lekas khatam.

"Di samping tentu, karena alasan profil penulis, konten, dan konteks hubungan perkawinan di Indonesia," kata Eksan.

Menurutnya, KH Hasyim Asy'ari adalah ulama besar yang memiliki pengaruh luas di Indonesia. Pondok Pesantren Tebuireng dan Nahdlatul Ulama adalah dua warisan besar kiai keturunan Joko Tingkir dan Sunan Giri itu.

Pada zamannya dan zaman setelahnya, kata Eksan, Kiai Hasyim termasuk ulama yang produktif, memiliki pengetahuan luas dan pemahaman yang dalam tentang khazanah Islam klasik. "Ulama yang bukan hanya pemimpin umat tapi juga seorang intelektual terdepan yang mempengaruhi khazanah pergumulan intelektual Islam Nusantara bahkan dunia," jelasnya.

Wakil Ketua PCNU Jember ini menambahkan, walaupun kondisi umat Islam sekarang berbeda dengan saat Kiai Hasyim masih hidup, tetapi kitab ini masih kontekstual dengan persoalan yang banyak mendera perkawinan saat ini terutama terkait dengan fenomena kawin-cerai di kalangan selebritis.

Pengajian kitab yang berlangsung di aula Eksan Institute ini berlangsung sehari penuh, diikuti oleh kalangan mahasiswa dan umum. Pengajian serupa masih akan dilanjutkan Ahad depan (Aryudi A Razaq/Alhafiz K)
Bagikan:
IMG
IMG