IMG-LOGO
Daerah

Gandeng Media Lokal, LAZISNU Lampung Adakan Program "Puasa Sang Dhuafa"

Selasa 6 Juni 2017 22:30 WIB
Bagikan:
Gandeng Media Lokal, LAZISNU Lampung Adakan Program
Bandar Lampung, NU Online
Lembaga Amil Zakat Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Provinsi Lampung adakan program unggulan di bulan Ramadhan 1438 H. Program bertajuk "Puasa Sang Dhuafa" ini bekerja sama dengan media online duajurai.co dan akun media sosial berpengaruh @lampuung (Lampung Geh!).

Menurut Didi Wahyudi, direktur manajemen NU Care-LAZISNU Lampung, tahun ini pihaknya gencar sosialisasi program, terlebih di bulan ini memasuki usia 1 tahun LAZISNU Provinsi Lampung. “ Menjadi momentum spesial untuk mengangkat nama NU yang berkiprah di dunia perzakatan Provinsi Lampung,” ujar Didi, Selasa (6/6). 

"Puasa Sang Dhuafa" ini mirip program “orang pinggiran” yang tayang di salah satu tv nasional. Hanya saja formatnya berupa tulisan reportase yang dimuat di laman www.duajurai.co dan akun instagram @lampuung (Lampung Geh). Setiap mustahik (penerima zakat) yang menjadi narasumber mendapatkan santunan.

Prioritas mustahik dari prgram ini adalah para lansia yang masih jualan demi menyambung hidup tanpa mengemis, di samping ia tetap menjaga puasanya selama Ramadhan. (Red-Zunus)

Bagikan:
Selasa 6 Juni 2017 21:36 WIB
Di Jombang Pemuda Gereja Bagikan Seribu Takjil untuk Umat Muslim
Di Jombang Pemuda Gereja Bagikan Seribu Takjil untuk Umat Muslim
Jombang, NU Online
Sebanyak 1000 takjil untuk berbuka puasa dibagikan puluhan pemuda dari Gereja Sidang Pantekosta di Indonesia (GSPDI) Filadelfia Sejahtera Jombang, bersama jaringan GusDurian Jawa Timur. Pembagian takjil untuk umat muslim di kota santri ini dilakukan di Jl Jl Wahid Hasyim kota setempat, Selasa (6/6).

Pembagian takjil itu tak ayal menjadi tontonan dan rebutan pengguna jalan yang lewat, satu persatu pengguna jalan mendapatkan jatah. Bahkan, sejumlah warga yang ada di sekitar lokasi juga mendatanginya untuk memperoleh makanan itu.

Ronal Afero Saraghi, Inisiator kegiatan dari GSPDI Jombang mengatakan, pembagian takjil itu dilakukan sebagai bentuk penguatan arti toleransi di kota santri.

“Saat ini di Indonesia masih saja riuh soal intoleransi. Tapi bagi kami sebagai anak bangsa, meskipun berbeda dalam agama, harus tetap saling toleran. Makanya, ikhlas bagi kami berbagi kepada sesame seperti ini,” uajrnya ditemui dilokasi.

Kegiatan pembagian takjil, dikatakan Ronal Saraghi juga untuk mengajak pemuda dan remaja GSPDI untuk menanam nilai-nilai kebangsaan dalam perbedaan. Bahwa generasi bangsa harus saling menjaga kebersamaan.

“Saya sangat beruntung, ini disambut baik oleh teman-teman. Dan ternyata antusiasme masyarakat juga luar biasa. Ini yang membuat kami senang,” tandasnya.

Usai membagi takjil, mereka kemudian berbuka puasa bersama di GSPDI Jl Buya Hamka Kecamatan Jombang. Baik yang muslim maupun non-muslim yang ikut dalam kegiatan tersebut. Meski sempat berbeda waktu sedikit antara muslim yang lebih awal berbuka puasa, tapi yang non-muslim dengan rukun menemani. 

“Kami juga berpuasa hari ini, dan ini sesuai ajaran di kami, tapi waktu berbuka tepat pukul 18.00 WIB. Kalau teman-teman berbukanya sekitar pukul 17.25 WIB,” pungkasnya. (Muslim Abdurrahman)  

Selasa 6 Juni 2017 21:18 WIB
GP Ansor Kaduarah Timur dan UP2M Gelar Khitan Massal
GP Ansor Kaduarah Timur dan UP2M Gelar Khitan Massal
Sumenep, NU Online 

Pimpinan Ranting GP Ansor Kaduarah Timur Pragaan Sumenep menggelar khitanan missal. Kegiatan yang menggandeng UP2M ini juga dibarengi santunan anak yatim, bazaar sembako dan pengajian peringatan Nuzulul Qur’an dtempatkan dibalai desa setempat.

Ketua GP Ansor Ranting Kaduarah Timur, Masduqi mengatakan, peserta yang mengikuti khitanan massal sebanyak 25 anak. Mereka berasal dari tiga kecamatan, yakni Kecamatan Larangan Kaduarah Timur. Kecamatan Kadur Kertagena Laok Dan Kecamatan Pragaan meliputi Kaduarah Timur, Sendang, Larangan Pereng dan Sentol Laok.

” Program ini diagendakan setiap tahun pada bulan puasa, semoga bisa bermanfaat bagi masyarakat. Dan bisa berjalan setiap tahun,”ujarnya, Selasa (6/6). 

Dikatakannya, kegitan di mulai pada pukul 08.00-12.00 WIB, disamping khitanan missal rangkaian kegitan lain dianaranya meliputi, santunan anak yatim, khatmil Qur'an, bazar sembako dan pengajian keagamaan peringatan Nuzulul Qur'an.

Kunnaisa (26)  salah satu warga Desa Kaduarah Timur, yang mengantar anaknya menjadi salah satu peserta khitan mengatakan, dengan adanya program khitan massal secara gritis yang di prakarsai UPPM dan GP Ansor Ranting Kaduarah Timur sangat berdapak positif. Masyrakat terasa sangat terbantu.

“Kami sangat berterimakasih sehingga anak kami bisa ikut khitan masal yang digelar Ansor,” katanya. (Zainal Arifin/ Muslim A)

Selasa 6 Juni 2017 21:5 WIB
Pangdam Siliwangi Bantah Indonesia Dikuasai China
Pangdam Siliwangi Bantah Indonesia Dikuasai China
Tasikmalaya, NU Online 
Panglima Kodam III/Siliwangi Mayjen TNI Muhammad Herindra menanggapi pemberitaan bahwa Indonesia saat ini sudah dikuasai China. Menurut dia, pemberitaan tersebut bohong adanya. Ia menyampaikan bantahan tersebut pada Safari Ramadhan ke Kota Tasikmalaya di lapangan Makodim 0612, Senin (5/6).

"Tidak mungkin pemerintah akan menyengsarakan rakyatnya. Itu semua berita bohong, menyesatkan dan harus diwaspadai. Memang investasi negara Chna besar, namun Pemerintah tidak akan gegabah, semua ada kalkulasinya. Pemerintah saat ini berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan ditempuh dengan berbagai cara."

Pangdam meminta kepada seluruh pihak agar mewaspadai akan bahaya terorisme, diperlukan langka-langkah untuk mengantisipasi pergerakannya, termasuk upaya-upaya pencegahan yang harus dilakukan oleh pemerintah daerah. 

"Wajib kita menangkal terorisme sedini mungkin. Jangan sampai tumbuh dan berkembang di kota ini, termasuk musuh negara yang saat ini menentang Pancasila sebagai dasar negara. TNI ini aparat negara yang getol mengkampanyekan nilai Pancasila, ini final, sudah disepakati pendiri bangsa sehingga jika ada organisasi yang bertentangan, ya dibubarkan," ujar jenderal kelahiran Blitar 20 Oktober 1964 ini. 

Masih dalam sambutannya, Pangdam berbicara tentang hubungan TNI dan masyarakat. Ia meminta kepada seluruh jajaran TNI untuk lebih dekat dengan masyarakat. 

"Kemanunggalan TNI dan rakyat tidak terbantahkan. TNI lahir dari rakyat. Tanpa rakyat, TNI tak ada apa-apanya. Saya perintahkan agar semua unsur TNI selalu dekat dengan rakyat karena rakyat adalah ibu kandung TNI, dan memisahkan TNI dengan rakyat sama halnya memisahkan ikan dari air," tegas Mayjen bintang dua tersebut. 

Ketua GP Ansor Kota Tasikmalaya Ricky Assegaf sependapat dengan apa yang dikemukakan Pangdam Siliwangi, terlebih yang berkaitan dengan masalah yang dihadapi oleh bangsa saat ini. 

"Ansor komitmen menjaga keutuhan NKRI, kalau TNI bergerak dalam pencegahan dan penindakan, Ansor di samping pencegahan, juga meluruskan pemahaman keliru tentang 'jihad' serta ikut serta dalam pengamanan. Ormas anti-Pancasila juga bagian yang kami tentang saat ini, apa pun namanya harus dibubarkan. Terima kasih Pangdam telah bersama kami," ungkap Ricky seusai acara. 

Ia menambahkan, berita bohong, fitnah harus terus lawan oleh segenap masyarakat karena hal itu tidak mencerdaskan, bahkan jadi penyebab pertengkaran sesama anak bangsa, dan merusak sendi-sendi bernegara. 

“Bikin gaduh saja. Mari budayakan tabayyun,” tegasnya.  

Selain Ketua GP Ansor, Safari Ramadhan Pangdam tersebut dihadiri Walikota Budi Budiman, Ketua MUI KH Acep Noor Mubarok, Kapolresta AKBP Adi Nugraha, serta Dandim se-Priangan Timur. (A. Arif/Abdullah Alawi) 

IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
IMG
IMG