IMG-LOGO
Trending Now:
Nasional

Pagar Nusa Kutuk Aksi Penyerangan terhadap Polisi di Sumut


Ahad 25 Juni 2017 20:34 WIB
Bagikan:
Pagar Nusa Kutuk Aksi Penyerangan terhadap Polisi di Sumut
ilustrasi: topik.id
Jakarta, NU Online 
Ketua Umum Pimpinan Pusat Pencak SIlat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa M. Nabil Haroen menagatakan, aksi teroris mengandaikan kericuhan atau tidak stabilnya tatanan sosial. Oleh karena itu, Pagar Nusa mengutuk keras aksi penyerangan pos polisi di Sumatra Utara, Ahad (25/6). 

Sebagaimana diketahui, penyerangan dilakukan dua orang terhadap aparat kepolisian di Pos Polisi Sumatra Utara, mengakibatkan seorang polisi meninggal. Sementara, satu penyerang tewas ditembak dan seorang lainnya dilumpuhkan dengan tembakan. 

"Selama ini, polisi telah bekerja keras dalam menjaga perdamaian dengan mengajak masyarakat sebagai mitra. Polri telah bertransformasi, menjadi institusi yang setia menjaga NKRI," terang Nabil melalui siaran pers. 

Nabil menilai, para pelaku teror ingin menyerang simbol-simbol pertahanan negara. "Ini jelas tindakan penyerangan yang berusaha menggempur psikologi aparat keamanan, juga memberi tekanan untuk melumpuhkan pilar keamanan negara. Ini berbahaya, jika polisi terus menerus menjadi sasaran penyerangan," ungkap Nabil. 

Penyerangan terhadap aparat kepolisian di Pos Sumatra Utara, hanya berselang sekitar sebulan dari bom bunuh diri di Kampung Melayu. Bom Kampung Melayu juga menyerang aparat kepolisian, dan mengakibatkan anggota polisi meninggal serta beberapa luka-luka. 

Pagar Nusa, ungkap Nabil Haroen, siap bergerak untuk melawan aksi penyerang atau pelaku teror. "Pagar Nusa sudah mengkomando pasukan agar siaga. Jika dibutuhkan, dalam waktu cepat kami akan melakukan gerakan untuk menjaga keamanan," terang Nabil. 

Nabil mengaku Pagar Nusa telah melakukan komunikasi intensif dengan Kapolri, petinggi TNI, serta pejabat teras dari lingkungan Kementerian Pertahanan. "Polri dan segenap aparat keamanan Indonesia, didukung warga untuk mengamankan negara. Ini tugas kita bersama, membantu kepolisian dan aparat keamanan Negara Indonesia untuk menjaga negeri ini agar tetap damai," jelas Nabil. 

Pagar Nusa, lanjut Nabil, telah menyiagakan tiga juga pendekar yang siap bergerak dengan komando khusus. Jaringan kader dan pendekar Pagar Nusa ini, tersebar di berbagai daerah di seluruh Indonesia. (Red: Abdullah Alawi)

Bagikan:
IMG
IMG