Kecepatan Informasi di Medsos Harus Dimanfaatkan Santri

Kecepatan Informasi di Medsos Harus Dimanfaatkan Santri
Jember, NU Online
Pergerakan informasi di media sosial begitu cepat. Siapa cepat, dia dapat. Hal ini tentu tidak boleh disia-siakan oleh kalangan santri. Media sosial perlu dimanfaatkan sebagai media dakwah. Namun untuk bisa memanfaatkannya secara maksimal, dibutuhkan keterampilan yang memadai. 

Itulah yang melatarbelakangi Pondok Pesantren Nuris, Antirogo, Jember, Jawa Timur menggelar acara bertajuk “Pelatihan Website Dalam Bidang Jurnalistik Secara Praktis” di Nuris, Ahad (5/9). 

“Kami ingin agar santri juga berkontribusi dan memanfaatkan media sosial untuk kebaikan,” ucap salah seorang Pengasuh Nuris KH Robith Qashidi kepada NU Online. 

Menurutnya, banyak hal yang bisa dilakukan oleh santri terkait dengan media sosial. Selain mempunyai kecepatan yang luar biasa dalam menyebarkan informasi, media sosial juga menjangkau masyarakat secara luas tanpa dibatasi oleh dimensi ruang dan waktu. 

“Santri juga bisa menuangkan pemikiran-pemikirannya atau karya-karyanya untuk dakwah,” lanjutnya.

Dalam pelatihan tersebut, wartawan NU Online, Aryudi A. Razaq yang diundang sebagai pemateri menekankan pentingnya santri untuk ambil bagian di jagat media sosisal. 

“Jangan sampai santri ketinggalan, tidak punya kontribusi apa pun di media sosial,” ujarnya.

Ia juga mengimbau agar santri terus mengasah kemampuannya dalam menulis dengan banyak membaca dan memperbanyak kosakata. Sebab, dengan banyak membaca, bisa diketahui di mana kekurangan dan kelebihannya dalam menulis. 

“Perbendaharaan kosakata juga sangat penting untuk menghindari kebosanan pembaca terhadap tulisan kita,” tukasnya.

Pelatihan tersebut diikuti oleh 30 peserta yang berasal dari SMA Nuris. Mereka semua adalah calon penulis dan kontributor media di lingkungan Nuris. Sejauh ini, Nuris selain memilki Majalah Nuris yang terbit sebulan sekali, juga memilki website yang dikelola oleh santri-santri Nuris. (Red: Abdullah Alawi)  

BNI Mobile