IMG-LOGO
Daerah
HARI SANTRI 2017

Ikuti Lomba Lari 9K GP Ansor Surabaya

Sabtu 14 Oktober 2017 5:30 WIB
Bagikan:
Ikuti Lomba Lari 9K GP Ansor Surabaya
Surabaya, NU Online
Memeriahkan Hari Santri Nasional 2017, PC GP Ansor Surabaya mengadakan Lomba Lari 9K, Ahad (13/10) mulai pukul 6 pagi.

Koordinator Lomba Lari 9K A Ridwan mengatakan, start dan finish di PCNU Kota Surabaya jalan Bubutan. 

"Rutenya melewati Balai Kota Surabaya, Makam Pahlawan, dan finish di PCNU Kota Surabaya," katanya.

Untuk peserta, tambah aktivis Karang Taruna, diikuti oleh kader Ansor se-Surabaya, dan masyarakat umum. 

"Peserta harus laki-laki. Untuk registrasi pendaftaran paling lambat besok hari Sabtu sore. Pendaftaran tidak dipungut biaya alias gratis," katanya. 

Sedangkan untuk hadiahnya, lanjut Ridwan, Juara I akan mendapatkan hadiah tropi dan uang tunai tiga juta rupiah. Juara II tropi dan uang tunai dua juta rupiah. Juara III tropi dan uang tunai tiga juta rupiah. 

"Juga ada piagam penghargaan untuk 10 orang pemenang," tambahnya. 
Bagi peserta yang ingin mendaftar, Ridwan menyilakan datang langsung datang ke Kantor PC GP Ansor Surabaya di PCNU Kota Surabaya. Atau menghubungi panitia Ridwan (081217430361), Elly M (085707370055), Irwan (081553279798). (Red: Kendi Setiawan)

Bagikan:
Sabtu 14 Oktober 2017 19:4 WIB
Soal RUU Minuman Beralkohol, Belum Ada Kabar Lagi
Soal RUU Minuman Beralkohol, Belum Ada Kabar Lagi
Jakarta, NU Online
Ketua Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Undangan-Undang Minuman Beralkohol (RUU Minol) Arwani Thomafi mengatakan, sampai saat ini belum ada kabar gembira soal RUU Minol. Menurutnya, ada dua hal yang menyebabkan RUU ini tidak kunjung diundangkan.

“Pertama soal judul (nama Undang-Undang),” kata Arwani usai mengisi acara halaqah nasional dengan tema Menyongsong Pembentukan UU Mengenai Minuman Beralkohol di Hotel Menara Peninsula Jakarta, Jumat (13/10) malam.

Kedua, definisi atau cakupan RUU. Antara pihak satu DPR dan pihak lainnya pemerintah masih terus menerus saling silang terkait hal ini. Maka dari itu, ia meminta dukungan kepada seluruh masyarakat agar kedua belah pihak bisa menemukan titik temu sehingga RUU Minol ini bisa segera disahkan.

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menjelaskan, hingga saat ini Pansus terus melakukan koordinasi dengan pemerintah untuk menemukan keselarasan dan formula yang bisa disepakati bersama.

“Misalnya pengusul DPR menyakinkan kepada pemerintah terkait dengan cakupan versi DPR tidak akan mematikan ataupun menutup industri minuman beralkohol,” katanya.

Selain itu, ia menuturkan bahwa soal RUU ini DPR tidak melakukan pelarangan total. Menurut dia, ada tempat-tempat tertentu yang mana minuman beralkohol diperbolehkan untuk beredar seperti tempat wisata. Ia juga mengatakan, RUU ini juga berupaya untuk memberikan ruang kepada industri minuman beralkohol tradisional.

“Justru kita ingin melakukan penertiban. Menciptakan sebuah lingkungan yang sehat, lingkungan yang aman,” jelasnya.

Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Minuman Beralkohol (Minol) ini sudah bergulir satu tahun lebih, yaitu pemerintah dan DPR sudah membahasnya sejak 26 Mei 2016 lalu. Namun hingga kini pembahasan itu tak kunjung selesai. (Muchlishon Rochmat/Alhafiz K)

Sabtu 14 Oktober 2017 18:4 WIB
Pedagang Sayur Ajak IPNU Way Kanan Ramaikan Hari Santri
Pedagang Sayur Ajak IPNU Way Kanan Ramaikan Hari Santri
Way Kanan, NU Online
Memperingati Hari Santri 22 Oktober, Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Way Kanan, Lampung menggelar sejumlah kegiatan di Kampung Bumi Merapi, Kecamatan Baradatu dan mendapat respon positif kepala kampung setempat, Marsana dengan cepat.

Ketua IPNU Nufi Muhammad Yusuf, di Baradatu, Sabtu (14/10) menjelaskan, kegiatan akan dilakukan cukup beragam menanggapi ajakan warga Bhakti Negara, Baradatu, Slamet Edy Santoso yang berprofesi sebagai pedagang sayur keliling.

"Setelah berbincang menghabiskan segelas kopi di rumah mas Slamet, pengurus IPNU segera silaturahmi dengan kepala kampung dan rencana kegiatan langsung disambut baik," kata Nufi.

Kegiatan bekerja sama dengan Banser Husada Satkorwil Lampung, Gusdurian Lampung, Pemerintah Kampung Bumi Merapi dan Tim Swarna Raya Yayasan Aji Tapak Sesontengan Global Indonesia tersebut akan dilakukan pada Ahad, 22 Oktober mulai pukul 09.00-15.30 WIB di Masjid Al Muhajirin, Dusun 3, RT 3 di Kampung Bumi Merapi. Informasi 0857-0916-1016.

Meliputi bakti sosial penyembuhan alternatif penyakit medis dan non medis AJi Tapak Sesontengan (ATS), sedekah oksigen, pembacaan shalawat nariyah, hingga kampanye keberagaman.

Nufi yang sudah mengikuti Diklatsar Banser PC GP Ansor Way Kanan itu semula tidak paham bagaimana aplikasi ATS di lapangan. Namun saat di rumah mas Slamet menyaksikan warga dari Kampung Sungsang, Negeri Agung yang sudah tidak mau makan selama dua hari akibat gangguan non medis.

"Menjelang magrib mereka tiba, dan saat azan berkumandang, warga yang sakit itu menjerit-njerit histeris. Tapi setelah ditangani mas Slamet akhirnya sudah membaik dan mau makan juga," papar Nufi.

Masyarakat yang ingin menyembuhkan penyakitnya tanpa melihat latar belakang agama silakan menghadiri kegiatan tersebut. Tidak dipungut biaya.

Tapi panitia menyediakan kotak donasi seridhonya bagi yang mampu untuk sedekah oksigen. Bagi yang tidak mampu tidak perlu memaksakan diri, tetap bisa menyembuhkan penyakitnya.

"Kami berpikir bahwa itu solusi baik. Sekali dayung dua tiga pulau terlampaui. Ini yang menguggah hati untuk menyambut ajakan ajakan mas Slamet yang merupakan praktisi ATS dari Swarna Raya, bahwa sehat ternyata itu tidak mahal dan mudah," kata Nufi lagi.

Perihal sedekah oksigen, IPNU mengajak warga untuk bekerjasama, mengulurkan tangan untuk urunan menanam pohon dengan tujuan terciptanya lingkungan asri, udara sejuk, serta manfaat beragam lain.

"Sedekah itu bukan untuk kami karena dikembalikan untuk kampung guna membeli satu jenis pohon mempunyai nilai produktif seperti mangga, sawo, rambutan atau nangka. Ini yang membuat kepala kampung menyambut baik kegiatan satu kali yang mempunyai dampak positif beragam," kata dia lagi.

Sambil menunggu terapi penyembuhan, warga muslim akan diajak melantunkan shalawat nariyah. NU kontinu menggelar shalawat nariyah 1 miliar dengan harapan Indonesia selalu dinaungi oleh kemakmuran, keadilan, kesejahteraan, kedamaian.

"IPNU Way Kanan yakin, harapan tersebut juga diinginkan dan dilakukan seluruh anak bangsa dengan latar belakang yang berbeda-beda. Saudara kita dari umat Hindu, Budha, Kristen tentu menginginkan hal sama. Ini yang harus kita jaga bersama dengan cara-cara bermartabat," kata Nufi.

Slamet kemudian menambahkan, Yayasan ATS Global Indonesia terus berkomitmen mendarmabaktikan diri bagi kemanusiaan dengan warisan jenius leluhur nusantara di bidang husada, tanpa biaya untuk terapi, hanya saja untuk bisa menguasai ATS dikenakan biaya Rp1 juta.

"Kita boleh terinspirasi dengan pernyataan Steve Jobs. 'In your life you only get to do so many things and right now we've chosen to do this, so let's make it great' (dalam hidupmu, kamu bisa melakukan banyak hal dan sekarang kita telah memilih untuk melakukan ini, jadi mari kita membuatnya jadi besar). Tapi jangan lupa inspirasi Sunan Kalijaga, 'urip kuwi urup' (hidup itu hendaknya memberi manfaat bagi orang lain disekitar kita, semakin besar manfaat yang bisa kita berikan tentu akan lebih baik)," ujar Slamet. (Erli Badra/Alhafiz K)

Sabtu 14 Oktober 2017 9:2 WIB
PCNU Subang Inisiasi Peringatan Hari Santri Setingkat Daerah
PCNU Subang Inisiasi Peringatan Hari Santri Setingkat Daerah
Subang, NU Online
Kegiatan peringatan Hari Santri Nasional yang diinisasi oleh PCNU Kabupaten Subang rencananya akan melibatkan Kanwil Kemenag Jawa Barat dan levelnya akan naik menjadi kegiatan Peringatan Hari Santri Nasional tingkat provinsi Jawa Barat.

Demikian disampaikan Kepala Kankemenag Kabupaten Subang H Abdurrohim dalam kegiatan rapat gabungan membahas persiapan Hari Santri Nasional di aula Kementerian Agama Kabupaten Subang, Jumat (13/10).

"Awalnya saya melapor rencana kegiatan Hari Santri ini ke Pak Kanwil Jawa Barat karena dalam kegiatan ini Kemenag Subang akan membagikan rekening PIP kepada 500 santri dan ia merespon positif bahkan berencana akan berpartisipasi dalam kegiatan ini," ungkapnya.

Sebelumnya Kanwil Kemenag Jawa Barat memiliki rencana akan menggelar kegiatan Hari Santri Nasional di Bandung pada tanggal 26 Oktober mendatang, namun setelah mendapatkan informasi bahwa PCNU Subang telah bekerja sama dengan Kemenag Subang dan SKPD Subang, Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat berkeinginan agar kegiatan peringatan Hari Santri ini digabung supaya lebih meriah, efektif dan efesien.

"Keputusan jadi atau tidaknya Insyaallah hari Senin atau Selasa, tapi 70 persen kemungkinan jadi karena Pak Kanwil sudah berkomunikasi dengan Kiai Musyfiq (Ketua PCNU Subang, red) membahas kegiatan ini," imbuhnya.

Dalam rapat yang melibatkan PCNU Subang, SKPD, Kemenag dan Ormas Islam itu, KH Dadan Hamdani yang mewakili PCNU Subang menyampaikan beberapa rangkaian kegiatan peringatan Hari Santri Nasional, yaitu halaqah ulama tarekat Subang, bahtsul masa'il gabungan tiga zona dan puncaknya adalah apel akbar, kirab dan tabligh akbar yang akan diisi oleh KH Manarul Hidayat.

"Hari Ahad besok kita ada halaqah ulama tarekat, hari Rabu bahtsul masail di kantor PCNU dan Ahad 22 Oktober di Kemenag kita menggelar apel akbar santri dan pelepasan rombongan kirab menuju alun-alun Subang. Puncak kegiatan akan kita laksanakan di alun-alun," pungkasnya. (Aiz Luthfi/Alhafiz K)
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
IMG
IMG