IMG-LOGO
Nasional

TGB Sediakan Fasilitas Khusus untuk Kiai Sepuh NU


Jumat 27 Oktober 2017 12:01 WIB
Bagikan:
TGB Sediakan Fasilitas Khusus untuk Kiai Sepuh NU
Mataram, NU Online
Untuk menyukseskan dan memeriahkan pelaksanaan Munas Alim Ulama dan Konbes NU di Mataram yang akan dibuka oleh Presiden Jokowi pada 23 November 2017, pukul 13.00 Wita di Islamic Center, Gubernur NTB memerintahkan jajaran SKPD dan OPD di lingkungan Pemprov NTB untuk berpartisipasi aktif dalam acara tersebut.

Selain itu TGB akan menyediakan fasilitas khusus, di luar tanggungan Pemprov NTB dan panitia untuk para kiai sepuh NU yang menghadiri acara Munas dan Konbes NU. Ini sebagai bentuk penghormatan dan kecintaan TGB terhadap marwah para ulama dan kiai sepuh NU.

Demikian disampaikan Ketua Panitia Munas dan Konbes NU Lalu Winengan dalam rapat koordinasi antara panitia daerah dan panitia nasional PBNU di aula PWNU NTB, Kamis (26/10).

Winengan menyampaikan informasi perkembangan pekerjaan masing-masing seksi dalam menunjang kelancaran acara Munas dan Konbes NU ini.

Rapat koordinasi antara panitia daerah dan panitia pusat PBNU dipimpin dan dipandu oleh Wakil Ketua PBNU Robikin Emhas dibantu sejumlah panitia nasional yang hadir yaitu Gus Ali, Gus Fikri, Gus Naim dan Yayuk.

Panitia daerah yang tampak hadir adalah Ketua PWNU NTB TGH Taqiuddin Mansyur, Sekretaris Panitia H Marinah Hardi, Pengasuh Pesantren Nurul Islam Hj Wartiah beserta tiga pengurus pesantren lainnya yakni utusan Darul Fallah, Darul Quran, Darul Hikmah, dan Pesantren Al-Halimi Sesela Lombok Barat. Juga tampak hadir Koordinator Seksi Transportasi Agus Mulyadi, Koordinator Akomodasi Abdul Majid, Koordinator Seksi Acara Baiq Mulyanah, Seksi Bazar Nuairi, Suaeb Qori.

Robikin Emhas juga menginformasikan sebelum acara Munas dan Konbes NU, pihak PBNU menginisiasi tiga acara besar yang disebut Pra Munas dan Konbes untuk wilayah Indonesia bagian timur yg dipusatkan di kota Menado tanggal 11 November 2017 dengan thema NU dan kebhinekaan. "Pesertanya seluruh PWNU yang ada di Indonesia bagian timur, termasuk NTB," ujarnya.

Selanjutnya untuk acara pra-Munas wilayah Indonesia bagian tengah dipusatkan di Kalimantan Tengah yakni di Kota Palangkaraya dan sudah dilaksanakan tanggal 10 oktober 2017 dengan tema Kesenjangan Ekonomi dan Penguatan Ekonomi Warga Nahdiyin.

Lebih jauh Robikin mengatakan acara pra-Munas untuk Indonesia bagian barat akan dilangsungkan di Lampung yang mengangkat tema tentang reforma agraria. "Untuk komisi bahsul masail pra-Munas akan dilaksanakan di Kota Purwakarta tanggal 11-12 November 2017," lanjutnya.

Semua rangkaian acara pra-Munas yang sudah dan akan dilaksanakan oleh PBNU ini merupakan komitmen NU untuk peduli terhadap permasalahan umat dan kebangsaan.

Sementara itu Sekretaris Panitia H Marinah Hardi menambahkan bahwa untuk undangan peserta resmi Munas dan Konbes NU sejumlah 700 orang. Pihak panitia daerah sudah menyiapkan lokasi akomodasi untuk masing peserta tersebut di lima pondok pesantren yakni Pesantren Nurul Islam, Darul Fallah, Darul Quran dan Pesantren Al-Halimi.

"Sementara untuk akomodasi panitia nasional akan dipusatkan di Pesantren Darul Hikmah," ujarnya.

Forum rapat juga menyetujui bahwa panitia daerah akan menyediakan konsumsi untuk peserta 1200 yang tersebar di berbagai pesantren, kendaraan berjumlah 90 unit yang terdiri atas berbagai tipe bus, minibus, motor, dan lain-lain.

"Untuk panggung, desain, soundsystem, 60 stan bazar tanggung jawab panitia nasional," pungkas Robikin. (Syamsul Hadi/Alhafiz K)

Bagikan:
IMG
IMG