IMG-LOGO
Daerah

Pesan Gus Yaqut Saat Lantik PC GP Ansor Kota Surabaya

Senin 6 November 2017 21:40 WIB
Bagikan:
Pesan Gus Yaqut Saat Lantik PC GP Ansor Kota Surabaya
Surabaya, NU Online
Ketua PP GP Ansor H Yaqut Cholil Qoumas resmi melantik Pengurus Cabang GP Ansor Kota Surabaya Masa Khidmat 2017-2021, Ahad (5/10) di Hotel Tunjungan.

"Demi Allah sebagai Pengurus Gerakan Pemuda Ansor saya berjanji, bahwa saya dalam menerima jabatan pengurus Gerakan pemuda Ansor akan menjunjung tinggi ajaran Ahlussunnah wal jamaah," kata Gus Yaqut yang diikuti oleh pengurus GP Ansor yang baru dilantik. 

Gus Yaqut berpesan kepada pengurus baru PC GP Ansor Kota Surabaya agar berkhidmat sungguh-sungguh kepada GP Ansor dan NU.

"Tidak usah khawatir terhadap masa depan ketika kita berkhidmah secara tuntas, secara totalitas," kata Gus Yaqut panggilan akrab Ketua GP Ansor. 

Gus Yaqut juga mengingatkan kepada para pengurus yang baru dilantik terkait 4 karakter di dalam GP Ansor. 

"Karakter pertama, adalah karakter pemuda. Pemuda itu jangan dilihat umur. Jangan dilihat usianya. Tetapi pemuda harus dilihat dari semangatnya. Pemuda itu harus bergerak dengan cepat. Jika ada masalah, harus diselesaikan, bukan malah mengidarinya. Dan yang terpenting jaga kekompakan," tegas Gus Yaqut. 

Karakter kedua, lanjut Gus Yaqut, adalah karakter ke Islaman. "Kalian jangan mengaku pengurus PC  GP Ansor jika tidak mampu menunjukkan ciri ke Islaman."

Karakter ketiga, tambah Gus Yaqut adalah karakter kebangsaan.

"Karakter ini harus dimiliki pemuda GP Ansor. Dimana ada ancaman terhadap NKRI, disana ada GP Ansor yang siap membetengi. Para pendiri mendirikan Jamiyah Nahdlatul Ulama tujuannya untuk Indonesia," lanjut Gus Yaqut.

Sedangkan karakter terakhir adalah karakter karakyatan. 

"Kita tidak boleh membiarkan rakyat disekitar kita sengsara. Berikan advokasi kepada mereka yang mengalami kesulitan."

PC GP Ansor Kota Surabaya sendiri untuk masa Khidmat 2017-2021 dipimpin oleh HM Faridz Afif dan Sekretaris Abd Holil. Selain menggelar pelantikan pengurus, juga dilakukan pembagian hadiah para pemenang lomba Hari Santri yang diadakan oleh PC GP Ansor Kota Surabaya. 

Dalam prosesi pelantikan tersebut dihadiri oleh Ketua PWNU Jawa Timur KH Hasan Mutawakkil Alallah, Rais Syuriyah PCNU Kota Surabaya KH Mas Sulaiman Nur, Ketua PCNU Kota Surabaya Muhibbin Zuhri, Sekjen PP GP Ansor Adung Abdurrahman, dan Kasatkornas Banser Alfa Isnaeni, Ketua PW GP Ansor Jatim Rudi Tri Wahid, dan Wakil Ketua PW GP Ansor Jatim Abid Umar, dan Wakil Ketua PW GP Ansor Jatim yang juga menjabat sebagai Wagub Tranggalek Mochammad Nur Arifin. (RZ/Kendi Setiawan)

Bagikan:
Senin 6 November 2017 23:0 WIB
Ketum IPPNU: Rapatkan Barisan
Ketum IPPNU: Rapatkan Barisan
Gorontalo, NU Online
Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Putri Nahdlatu Ulama (PP IPPNU) Puti Hasni secara resmi melantik Pengurus Wilayah Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama (PW IPNU) Masa Bakti 2017-2020 di Gedung Meshaji Provinsi Gorontalo, Jumat (3/11).

Puti Hasni, dalam sambutannya mengajak semua kader untuk merapatkan barisan mengabdi kepada Nahdatul Ulama melalui IPPNU.

“Pengurus harus menjadi teladan bagi kader dan calon kader IPPNU nantinya. Teladan ini kita bisa lihat dari kaektifannya, militansinya, loyalitasnya kepada organisasi, serta dapat menguatkan kaderisasi baik formal maupun non formal,” jelas Puti.

Puti berharap, IPPNU didaerah mejadi solusi atas permasalahan yang dihadapi pelajar di setiap daerah khidmatnya.

“IPPNU Gorontalo harus fokus pada penataan organisasi dan kaderisasi internal,” imbuh Puti.

Pelantikan bertajuk “Revitalisasi peran IPNU dan IPPNU dalam mengawal tradisi NU serta menjaga keutuhan NKRI dan PANCASILA” tersebut juga dihadiri oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PP IPNU) Asep Irfan Mujahid.

Asep menyampaikan posisi terbesar NU Adalah pada prosesi kaderisasi awal NU yang pertama kali harus ditanamkan terhadap anak-anak muda.

“Kita harus mengintensifkan diri, lakukan kaderisasi di level-level sekolah negeri dan di level sekolah-sekolah umum lainnya,” tegasnya.

Ketua Pimpinan Wilayah IPNU-IPPNU Provinsi Gorontalo terpilih adalah Safitriandi Uno dan Sri Yusnita Junus. Keduanya sama-sama menyatakan, estafet kepengurusan yang diemban merupakan tanggung jawab besar.

Sri Yusnita Yunus mengatakan, pertama yang akan dilakukan adalah penguatan organisasi di tingkat cabang dan kaderisasi yang merupakan agenda penting untuk terus digalakan di tubuh organisasi pelajar NU.

“Kami akan fokus pada penataan cabang-cabang dan mendorong agar cabang-cabang segera membuat Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) setiap cabang, kalau perlu kami kawal kaderisasinya hingga level Lakmud (Latihan Kader Muda) dan Lakmut (Latihan Kader Utama),” katanya.

Pada kesempatan tersebut, turut hadir Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, H Rusman Langke, Ketua PWNU Provinsi Gorontalo, H. Zulkarnain Suleman M, Ketua PCNU Kota Gorontalo, H Ibrahim Sore, Ketua PCNU Kabupaten Gorontalo H Hasan Mohamad, seluruh Banom  NU, diantaranya GP Ansor, Fatayat NU, Muslimat NU, dan Banser serta Pengurus DPD 1 KNPI Provinsi Gorontalo dan GPII Povinsi Gorontalo, juga sahabat-sahabat PMII. (Anty Husnawati/Kendi Setiawan)

Senin 6 November 2017 22:30 WIB
Pesan Ketua PWNU Jatim untuk GP Ansor Kota Surabaya
Pesan Ketua PWNU Jatim untuk GP Ansor Kota Surabaya
Surabaya, NU Online
Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama KH Hasan Mutawakkil Alallah berpesan kepada pengurus baru Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kota Surabaya Masa Khidmat 2017-2021 untuk menjaga amanah pasca pelantikan. 

"Saya akan menyampaikan pesan dari hadis nabi Muhammad SAW.  Rasulullah bersabda Rasulullah SAW bersabda: Laa iimana liman laa amanata lahu, wa laa diina liman laa 'ahda lahu. Tidaklah sempurna iman seseorang apabila ia tidak mampu menjaga amanah, dan tidak sempurna agama seseorang bagi orang yang tidak konsisten dengan komitmennya," papar Kiai Mutawakkil, Ahad (5/10) di Hotel Tunjungan Surabaya. 


Oleh karenanya, lanjut Kiai Mutawakkil, jangan hanya puas dengan namanya tercantum di kepengurusan.

"Tapi ketahuilah, di pundak kalian semua sekarang ada amanah dari kalangan muda utamanya dari kalangan pemuda Ansor khususnya Kota Surabaya."

Kiai Mutawakkil berharap agar pengurus yang baru dilantik mampu menata niat.

"Bahwa kalian siap mengabdikan jiwa dan raga, dengan ikhtiar yang kalian miliki, demi berkhidmat, dalam melaksanakan dan membantu perjuangan ulama, menjadi benteng organisasi jamiyah Nahdlatul Ulama," ungkapnya lagi.

Jika benar-benar menjaga prinsip itu, janji Allah, akan memberikan pertolongan.

"Yaa Ayyuhalladzi na amanu intanshurullah yan shurkum wa yutsabbit aqdamakum. Hai Orang-orang yang beriman, jika kamu menolong Allah maka Allah akan menolong kamu dan meneguhkan pendirianmu," ungkap Kiai Mutawakkil mengutip Surat Muhammad ayat 7.

Semoga dengan adanya pelantikan yang digelar pada 5 November setelah peringatan Hari Santri 22 Oktober dan menjelang Hari Pahlawan 10 November ini, tambah Kiai Mutawakkil, kita bisa memetik spirit di hari bersejerah itu.

"Bahwa kaum santri mengasah nyali dan siap mati menjadi benteng dan perisai NKRI," pungkas Kiai Mutawakkil. 

PC GP Ansor Kota Surabaya sendiri untuk masa Khidmat 2017-2021 dipimpin oleh HM Faridz Afif dan Sekretaris Abd Holil. 

Dalam sambutannya, Gus Afif panggilan akrab Ketua GP Ansor Kota Surabaya, dirinya dan para pengurus lainnya siap lahir batin mengabdikan diri untuk GP Ansor dan Nahdlatul Ulama.

"Ini merupakan komitmen kami selamat empat tahun ke depan," katanya. 

Gus Afif melanjutkan, bahwa GP Ansor Kota Surabaya akan istiqomah menegakkan Islam ala ahalussunnah wal jamaah.

"Komitmen itu sebagai ruhul jihad kami dalam mengabdi kepada Nahdlatul Ulama." 

Selain itu, Gus Afif juga berjanji akan terus mengawal kebijakan pemerintah kota Surabaya.

"Kami akan bersikap kritis kepada pemerintah kota Surabaya jika ada kebijakan yang dzolim terhadap masyarakat Kota Surabaya. Kita akan berdiri di garda terdepan membela kebenaran," tambahnya. 

"Kami GP Ansor Surabaya secara tegas akan berada digarda melawan kedzaliman. Siapapun itu baik elit politik atau siapapun saja yang menghianati perjuangan ahlus sunnah wal jamaah akan kami lawan," tegasnya. (RZ/Kendi Setiawan)
 
Senin 6 November 2017 22:3 WIB
Pimpin GP Ansor Madiun, Gus Anam Siap Rangkul Seluruh Kader
Pimpin GP Ansor Madiun, Gus Anam Siap Rangkul Seluruh Kader
Madiun, NU Online
Pengurus Cabang GP Ansor NU Kabupaten Madiun sukses menggelar Konferensi Cabang (konfercab) ke-VII, di gedung NU Center Kabupaten Madiun, Ahad (5/11). Forum musyawarah tertinggi ini memilih Khotamil Anam (Gus Anam) sebagai ketua masa khidmat 2017-2021.

Gus Anam menyatakan tekadnya untuk membawa gerbong organisasi GP Ansor Kabupaten Madiun menjadi lebih baik lagi. Dia menegaskan bahwa kepengurusannya nanti akan mengakomodasi seluruh kader yang ada. Para kader, lanjutnya, adalah roh organisasi.

"Tidak ada cabang tanpa pimpinan anak cabang. Tiada pula pimpinan anak cabang tanpa pengurus ranting. Sumber dan kader GP Ansor berada di tingkat ranting. Insyaallah kami akan membangkitkan semangat ranting. Kita akan rangkul semua untuk kemajuan Ansor Kabupaten Madiun lebih baik lagi," katanya.

Gus Anam menekankan pentingnya menjaga komunikasi dengan para Kiai. Sebab para Kiai, jelasnya, merupakan motivator dan penunjuk arah dalam berorganisasi.

Konfercab VII diikuti oleh seluruh pimpinan anak cabang dan pengurus ranting se-Kabupaten Madiun. Konfercab dibuka oleh Bupati Madiun H Muhtarom.

Ketua GP Ansor Madiun Domisioner Gus Rosidin dalam laporanya mengaku puas dengan kinerja pengurus GP Ansor. Berbagai kegiatan dan pengkaderan sudah dilakukan oleh pengurus cabang periode 2013-2017 ini. "Hari ini kita dapat menyelesaikan kepengurusan dengan khusnul khotimah," ucapnya pada acara pembukaan.

Bupati Madiun H Muhtarom meminta agar ke depan GP Ansor memiliki sebuah unit usaha mandiri. Sebab organisasi ini, menurutnya, memiliki basis hingga akar rumput sehingga potensi para kader harus benar-benar dioptimalkan dalam rangka menuju kemandirian organisasi.

"Agar GP Ansor ini dapat menjadi contoh bagi organisasi kepemudaan lain di wilayah Kabupaten Madiun," tuturnya.

Pesan khusus juga disampaikan oleh Sekertaris GP Ansor Jawa Timur Gus Hamim kepada pengurus GP Ansor Madiun. Menurut Gus Hamim, para pengurus harus selalu update dengan perkembangan zaman. Diantaranya harus memiliki kiat khusus untuk dapat merekrut kader-kader zaman now. (Zaenal Faizin/Alhafiz K)

IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
Peresmian Bank Wakaf Mikro di Banten Oleh Presiden RI
IMG
IMG